26.8 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 19

Koramil 10/ Sirampog Berikan Pendampingan Trauma Healing

0

Beritaistana.com

BREBES |- Koramil 10/Sirampog Kodim 0713/Brebes Korem 071/Wijayakusuma melaksanakan kegiatan pendampingan Trauma Healing untuk warga masyarakat yang terdampak bencana tanah bergerak di Posko Pengungsian Tanggap Bencana Desa Mendala Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes. Sabtu(10/05/2025)

Kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI bersinergi Bersama Polri, BPBD dan Relawan bertujuan untuk membantu pemulihan psikologis anak-anak dan lansia yang terdampak di posko pengungsian.

Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E., M.Si. diwakili Danramil 12/Bantarkawung Lettu Inf Nursadi mengatakan kegiatan ini bertujuan mengurangi dampak trauma dan stres pada warga terutama anak-anak dan Lansia akibat bencana alam.

“Saya menekankan pentingnya perhatian psikologis pada anak-anak dan lansia terdampak,” katanya.

Lettu Inf Nursadi selaku perwira komando tanggap darurat bencana Tanah Bergerak, juga berharap, melalui kegiatan ini dapat membantu anak-anak mengatasi rasa takut, kesepian dan kecemasan. 

“Kodim 0713/Brebes sangat mendukung pemulihan psikologis bagi para warga di pengungsian, karena ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat,” ucapnya.

Tak hanya Trauma Healing kegiatan dilanjutkan dengan karya bakti pembersihan lingkungan posko guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi warga di pengungsian.

Sumber (Pen0713) Brebes.
Redaksi Tim beritaistana.com Brebes,

Post Views: 3.976

Aksi Ormas Preman Bikin Presiden Prabowo Resah, Mau Dibina atau Dibinasakan

0

Beritaistana.com

JAKARTA | – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah merasakan keresahan terhadap aksi-aksi premanisme yang dibungkus dengan organisasi masyarakat atau ormas.

Bahkan, Presiden Prabowo Subianto betul-betul resah.

Prasetyo mengatakan aksi-aksi premanisme mengatasnamakan ormas itu justru tidak menciptakan iklim perusahaan yang kondusif.

“Jadi pak presiden, pemerintah, betul-betul resah,” kata Prasetyo di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat 9 Mei 2025.

Prasetyo mengemukakan, Presiden Prabowo sudah berkoordinasi dengan sejumlah jajarannya untuk mengambil langkah menanggulangi hal tersebut.

Beliau berkoordinasi dengan Jaksa Agung, berkoordinasi dengan Pak Kapolri, untuk mencari jalan keluar terhadap “terutama pembinaan terhadap ormas supaya tidak mengganggu iklim perusahaan dan mengganggu keamanan ketertiban masyarakat,” sambungnya.

Hal tersebut disampaikan Prasetyo menanggapi keberadaan Satuan Tugas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakatan (Satgas Ormas) Meresahkan.

Prasetyo menegaskan pemerintah bakal memberikan sanksi terhadap ormas yang memang melakukan tindakan pidana.

“Kalau memang ditemukan tindak-tindak pidana ya sanksi, Apalagi kalau sampai tingkat tindak pidananya ya dianggap itu sudah tidak bisa ditoleransi, ya tidak menutup kemungkinan juga. Kan harus kita evaluasikan,” ujar Prasetyo.

Sebelumnya, Keberadaan Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas Meresahkan dipastikan leading sector-nya berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam)

Lebih lanjut ia menyatakan, pemberantasan aksi premanisme tidak hanya bergantung pada Satuan Tugas (Satgas) anti premanisme.

Menurutnya, fungsi itu turut bisa dijalankan oleh Polri dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), salah satunya melalui pembinaan.

“Kalau itu berada di daerah-daerah, di kabupaten atau di provinsi,

kemudian kalau misalnya itu sudah mulai masuk ke tindak kriminal, bisa teman-teman polisi sudah masuk menangani di situ. Jadi ya sudah berjalan, tidak perlu menunggu adanya Satgas atau tim khusus,” tandasnya.(Red/Iqbal jk08)

Post Views : 5.329

Penuh Haru, “Pelepasan dan Perpisahan SMK Muhammadiyah Bumiayu,

0

Beritaistana.com

BUMIAYU | – Sebanyak 330 siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Bumiayu resmi dilepas dalam acara perpisahan yang digelar pada Kamis, 8 Mei 2025. Bertempat di halaman sekolah, momen haru ini menandai berakhirnya masa pendidikan mereka di tingkat SMK sekaligus membuka lembaran baru menuju masa depan yang lebih luas.

Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh Kepala SMK Muhammadiyah Bumiayu, Faiz Hanani, S.Pd., M.M., dan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bumiayu, Drs. H. Sukmono. Keduanya menyampaikan pesan inspiratif bagi para lulusan.

Dalam sambutannya, Faiz Hanani mengucapkan selamat kepada siswa atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun. Ia menegaskan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan.

Langkah kecil hari ini adalah awal dari perjalanan besar. Jika ingin sukses, milikilah tujuan dan jalani prosesnya dengan tekad dan kerja keras,” ungkapnya penuh semangat.

Ia juga berpesan agar siswa menghargai ilmu yang telah diberikan para guru, menjaga nama baik almamater, serta menghormati orang tua.

“Apa yang kalian pelajari adalah bentuk kasih sayang dan tanggung jawab kami sebagai pendidik. Jangan lupakan perjuangan orang tua kalian yang luar biasa,” tambahnya.

Sementara itu, Drs. H. Sukmono dalam sambutannya berharap para lulusan dapat menjadi kader Muhammadiyah yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga berjiwa Islami dan nasionalis.

Pendidikan Muhammadiyah menanamkan nilai-nilai Islam, kemanusiaan, dan kemandirian. Jadilah kader yang siap berkontribusi untuk umat dan bangsa,” pesannya.

Ia juga mendorong siswa untuk segera mengambil ijazah sebagai bukti penting capaian pendidikan, serta mengajak masyarakat agar terus mempercayakan pendidikan anak-anaknya di SMK Muhammadiyah Bumiayu.

Acara ditutup dengan momen penuh haru saat siswa bersalaman dengan orang tua masing masing. Tangis haru pun pecah, menggambarkan perjuangan panjang para orang tua dalam mengantarkan anak-anaknya hingga titik ini. Suasana emosional itu menjadi penutup dari rangkaian acara yang berlangsung dengan lancar dan penuh makna.

Dengan bekal ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai keislaman yang diperoleh selama di sekolah, para lulusan kini siap melangkah ke dunia kerja, melanjutkan pendidikan, atau menjadi wirausahawan mandiri yang membanggakan. Tutupnya.

Tim beritaistana.com Brebes.

Post Views : 3.629

TNI kerahkan Intel Polisi Militer ( PM) Untuk Bantu Tertibkan Ormas Meresahkan.

0

Beritaistana.com

JAKARTA |- Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengatakan pihaknya turut mengerahkan satuan intelijen untuk membantu aparat berwenang dalam menertibkan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dianggap meresahkan masyarakat.

Mayjen TNI Yusri mengatakan intelijen polisi militer memiliki fungsi penyelidikan dan pengamanan fisik (lidpamfik) yang bisa membantu intelijen dari lembaga-lembaga lain untuk menangani suatu masalah.

Adapun tujuannya, TNI akan sama-sama membantu demi terciptanya keamanan.

“Kami selalu bersama-sama dengan Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Mayjen TNI Yusri saat konferensi pers Rapat Koordinasi Polisi Militer TNI di Markas Besar TNI, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

Dia mengatakan informasi dan analisis yang didapat oleh Polisi Militer TNI akan dikombinasikan dengan informasi dari Badan Intelijen Negara dan Badan Intelijen Strategis untuk melakukan pencegahan-pencegahan gangguan oleh ormas.

Menurutnya, penindakan hukum bakal dilakukan terhadap premanisme berkedok ormas maupun terhadap oknum prajurit TNI jika diduga melindungi ormas tersebut. Namun, proses hukum bakal dilakukan sesuai dengan ketentuannya.

Kalau memang di ormas itu ada mereka katanya orang sipil, ya nanti yang menangani adalah dari kepolisian. Kalau ada oknum TNI-nya, baru kami yang menangani,” kata Danpuspom.

Saat ini banyak pandangan dari beberapa pihak mengenai keberadaan ormas yang meresahkan, khususnya setelah adanya gangguan terhadap pabrik otomotif BYD di Subang, Jawa Barat, yang diduga dilakukan oleh kelompok ormas. (Red Iqbal jk08)

Post Views: 4,368

Danrem 071/Wk Bersama Forkopimda Brebes Tanam Bawang Merah di Songgom.

0

Beritaistana.com

Brebes |– Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Jamaluddin, S.IP., M.I.P. didampingi Forkopimda Brebes melaksanakan Tanam Bersama Bawang Merah dilahan Ketahanan Pangan TNI AD Kodim 0713/Brebes luas 2 Hektar. Rabu (07/05/2025).

Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas tni bersama forkopimda dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. kita menyadari bahwa kebutuhan pangan, khususnya bawang merah sebagai komoditas strategis, terus meningkat.

“Kegiatan ini bukan hanya menanam bawang, tetapi juga menanam harapan bagi kesejahteraan rakyat dan kemandirian bangsa di sektor pangan
.

Ditambahkan Kolonel Inf Jamaluddin bahwa masalah pangan saat ini mendapat perhatian yang sangat besar dari pemerintah, dengan harapan dapat lebih ditingkatkan produktivitasnya guna mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga stabilitas kehidupan masyarakat. dalam situasi yang penuh tantangan ini, TNI berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional. melalui kegiatan penanaman bawang merah ini meningkatkan produksi pangan lokal, serta memberdayakan masyarakat sekitar”. Harap Danrem.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar penanaman bawang merah, tetapi juga merupakan bentuk sinergi antara tni, forkopimda, unsur terkait lainnya dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan” Imbuhnya.

Danrem juga mengajak bersama-sama berkolaborasi, berbagi pengetahuan, dan saling mendukung demi tercapainya tujuan bersama untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini, baik dalam proses penanaman maupun perawatan tanaman hingga panen nanti. mari kita tanamkan semangat gotong royong dan saling membantu, sehingga hasil yang kita peroleh dapat bermanfaat bagi kita semua.

Bagi TNI AD, penyelenggaraan pembinaan ketahanan pangan ini sejalan dengan amanah konstitusi yang tercantum dalam undang-undang republik indonesia nomor 34 tahun 2004 tentang TNI,

yang menyebutkan bahwa salah satu tugas TNI adalah pemberdayaan wilayah pertahanan di darat. dalam konteks tersebut, maka TNI AD dituntut mampu mendukung terwujudnya ketahanan nasional yang tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman,

Momentum tanam perdana bawang merah dilahan Ketahanan Pangan yang nantinya menjadi Cikal Bakal Kompi Produksi diwilayah Kodim 0713/Brebes diharapkan dapat menghasilkan panen yang melimpah dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain untuk ikut serta dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Hadir dalam Tanam Bersama Bawang Merah diantaranya Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Sapto Broto, S.E.,M.Si., Kasdim 0713/Brebes Mayor Inf Drs H. Abdul Asis Lallo, Kasi Ter Korem 071/Wijayakusuma Letkol Cba. (K) RR. Sri Harjani., E.D.A., E. Sos, ⁠Kapen rem 071/WK, Kapten Arm. Imam Sunandar, Camat Songgom Subianto, Kepala desa Songgom M. Ratono, Manager PLN Jatibarang Andi Man Satria, Kabid Holtikultura dan perkebunan dinas pertanian Kab. Brebes Tanti Palubi, PPL Songgom Nurhasim, gapoktan dan Poktan Desa Songgom, Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro serta anggota TNI, PNS Kodim 0713/Brebes.

Tim Berita istana.com Brebes
Sumber : (Pen0713) Brebes

Post Views : 1.415

Bertindak Cepat’ Pemkab Brebes” Tangani Jalan Penghubung 2 Kabupaten Yang Amblas di Kedungoleng

0

Beritaistana.com

BREBES Selatan| Jalan penghubung antara Kabupaten Brebes dengan Kabupaten Banyumas provinsi Jawa Tengah, yang amblas karena adanya pergerakan tanah yang terjadi bulan lalu, mulai di kebut pengerjaannya,

Kepala dinas PU kabupaten Brebes Sutaryono,SH.M.Si. Yang di wakilkan Suheri Hamzah (Kepala UPTD) Bumiayu, langsung turun kelokasi untuk melakukan pengecekan dan pengawasan pelaksanaan pengerjaan jalan,
Rabu 7/5/2025,

“Pengawasan pelaksanaan dan pengecekan dilakukan agar dalam pelaksanaannya mendapatkan hasil yang maksimal,

“Pengerjaan pemeliharaan jalan ini sengaja di” Kebut’ supaya aktifitas warga pengguna jalan tidak terganggu dan tidak menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan.”jelasnya,

Pelaksanaan pengerjaan pemeliharaan jalan dilakukan di Rt 08 RW 05 dan rt 03 rw 03,jalan lingkar ke pemandian air panas Tirta Husada desa Kedungoleng,
Kecamatan Paguyangan, Selatan kabupaten Brebes,

“Di tepi jalan yang sudah diperbaiki diharapkan dari desa nantinya diusahakan buat aliran air,supaya air tidak langsung naik kejalan, manakala hujan,jalan tidak cepat rusak”pungkas Heri,

“Pemeliharaan jalan ini juga nanti bukan hanya di kejadian yang amblas,tapi jalan yang berlubang yang ada di RW 03 kadus 2.”Tambah Mansyur selaku pengawas lapangan di UPTD PU Bumiayu.

Reporter Brebes (Imam K, Jaenul,Ritno)

Post Views : 1.863

Resmi di Bentuk “Satgas Anti Premanisme & Ormas Meresahkan, Bersih-Bersih Dimulai

0

Beritaistana.com

JAKARTA | – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan membentuk Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang meresahkan masyarakat dan mengganggu investasi.

Hal ini dilakukan untuk mewujudkan stabilitas keamanan, kepastian hukum guna menjamin jalannya investasi dan usaha sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Negara tidak akan tinggal diam terhadap berbagai bentuk tindakan yang mengancam ketertiban umum dan kestabilan sosial,” tegas BG-sapaan akrab Budi Gunawan,

Menko Polkam mengatakan, Satgas Terpadu Operasi Penanganan Premanisme dan Ormas terbentuk usai rapat koordinasi lintas kementerian pada Selasa (6/5/2025).

Rapat melibatkan Kementerian Sekretaris Negara, Kementarian Dalam Negeri, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Kementerian Hukum. Kemudian, Kementerian Luar Negeri, Kementerian HAM, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasi, UMKM, Kementerian Perdagangan, Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kejaksaan Agung, TNI, Polri, Kantor Staf Kepresidenan, Kantor Komunikasi Kepresidenan, BIN, serta BSSN.

Eks Kepala BIN ini mengatakan, Pemerintah tidak akan ragu-ragu dalam menindak tegas segala bentuk premanisme dan aktivitas ormas yang meresahkan masyarakat serta berpotensi mengganggu jalannya investasi maupun kegiatan usaha.

kehadiran negara harus dirasakan nyata oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman, menjamin kebebasan beraktivitas, dan menjaga iklim usaha yang sehat dan kompetitif.

Pemerintah memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan bahwa Ruang publik tidak dikuasai oleh intimidasi, kekerasan, atau pemaksaan oleh kelompok-kelompok tertentu.

Stabilitas keamanan adalah fondasi utama dari pembangunan dan kemajuan ekonomi.

Untuk itu, setiap tindakan yang mengancam ketertiban umum dan rasa aman masyarakat harus segera ditangani secara terukur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia memastikan, operasi penanganan premanisme dan ormas meresahkan ini akan dilaksanakan secara sinergis oleh jajaran TNI-Polri bersama seluruh kementerian lembaga, bekerja sama dengan pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya.

“Pada prinsipnya, Pemerintah tidak melarang kebebasan berserikat dan berkumpul termasuk Ormas, tapi memastikan seluruh organisasi untuk disiplin mematuhi ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Menko Polkam menjelaskan, Pemerintah juga membuka ruang saluran pengaduan masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan tertib,

Dirinya meminta, masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan, pemerasan, pungutan liar, atau bentuk intimidasi lain yang dilakukan oleh oknum maupun kelompok tertentu.

Pemerintah, kata dia, tidak akan memberi toleransi terhadap Ormas yang bertindak di luar batas hukum, memaksakan kehendak dengan kekerasan, atau merusak tatanan sosial.

Negara akan hadir secara nyata untuk melindungi warganya dan menjaga marwah hukum.

“Dengan kebijakan tegas ini, Pemerintah berharap akan tercipta ruang publik yang bersih dari tindakan premanisme, terbebas dari dominasi kelompok kekerasan, serta memberikan rasa keadilan dan keamanan yang merata bagi seluruh warga negara,” ucapnya. (Red/ Iqbal jk08)

Post Views : 7,982

Desa Pruwatan, “Wakili Bumiayu” Lomba Desa Brebes 2025, : Dari Lumbung Pangan Ke Panggung Inovasi

0

Beritaistana.com


BREBES Selatan
| Menjadi Wakil dari kecamatan Bumiayu, Desa Pruwatan, Selatan Kabupaten Brebes, resmi mewakili wilayahnya dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Kabupaten Brebes tahun 2025.

Desa ini terpilih sebagai satu dari lima nominator yang akan dinilai oleh tim kabupaten dalam ajang bertema “Swasembada Pangan Desa dan Kelurahan Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas.”

“Kegiatan penilaian berlangsung Selasa (6/5/2025) di Aula Kantor Desa Pruwatan.

Acara diawali dengan penyambutan tim penilai dari Pemerintah Kabupaten Brebes yang dipimpin oleh Ketua Tim, Rosmedia Puspitasari. Turut hadir Anggota DPRD Brebes Dapil 2 Imam Sairi, perwakilan TP PKK Kabupaten Brebes, unsur Forkopimcam, serta para tokoh masyarakat setempat.

Camat Bumiayu, Cecep Aji Suganda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan kerja sama warga Desa Pruwatan. Ia menyebutkan bahwa desa ini memiliki potensi besar, terutama di sektor pertanian, sehingga pantas mewakili Kecamatan Bumiayu.

Desa Pruwatan merupakan lumbung pangan di wilayah Brebes Selatan.

Mayoritas warganya adalah petani yang produktif dan berdedikasi. Walaupun masih berstatus sebagai desa belum mandiri, semangat masyarakat dalam membangun desa sangat luar biasa,” ujar Cecep.

Terpisah Kepala Desa Pruwatan, Rasiman, SH, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan melalui inovasi lokal.

Salah satu program unggulan yang ditampilkan dalam lomba ini adalah penggunaan teknologi pompa air tenaga surya untuk irigasi lahan pertanian
“sebuah solusi tepat guna untuk mengatasi keterbatasan akses air.

Selain penilaian administratif dan paparan program unggulan, rangkaian kegiatan juga mencakup aksi sosial,
Program ini merupakan hasil kolaborasi TP PKK Kabupaten Brebes dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, dengan total sasaran 43 anak di Desa Pruwatan.

Bupati Brebes yang di Wakili Rosmedia menekankan pentingnya lomba desa sebagai tolok ukur pencapaian pembangunan berbasis masyarakat.

“Desa Pruwatan menunjukkan langkah konkret melalui inovasi pemanfaatan pompa air tenaga surya.

Ini merupakan bukti nyata kemandirian dan kreativitas desa dalam mendukung ketahanan pangan,”

Melalui sambutan tertulisnya, Bupati Brebes juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

“Program pemerintah tidak akan berhasil tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Lomba ini adalah sarana untuk menilai sejauh mana desa mampu mengelola potensi lokal secara berkelanjutan,” tulisnya.

Penilaian Lomba Desa Tingkat Kabupaten Brebes Sendiri dijadwalkan berlangsung hingga pertengahan Mei 2025.

Desa dengan nilai tertinggi akan melaju sebagai wakil Kabupaten Brebes ke tingkat Provinsi. (Red/ Iqbal JK 08)

Post Views : 5.961

Melihat Seberapa “Urgent “Jamkesda Yang Dihapuskan Pemkab Brebes ” Bagi Masyarakat Miskin’

0

Beritaistana.com

BREBES| Ramai di beritakan sebelumnya Aliansi Masyarakat Peduli Kesehatan (AMPK) Brebes dan beberapa Lembaga Swadaya Serta Aktivis di Kabupaten Brebes menggelar aksi demonstrasi damai di depan Kantor Bupati Brebes, Selasa, 29 April 2025. Aksi ini menuntut pemerintah daerah untuk segera mengaktifkan kembali program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang dihentikan sejak awal tahun ini.

Penghentian skema NON CUT OFF JKN di Brebes membuat banyak warga miskin kehilangan akses terhadap layanan kesehatan. Mereka yang sebelumnya bergantung pada Jamkesda atau SKTM kini harus membayar biaya berobat yang tinggi.

Merujuk pada Surat Edaran No.400.7/1994/XII/2024 tentang pemberhentian skema NON CUT OFF JKN di Kabupaten Brebes, Jamkesda dan SKTM sudah tidak berlaku otomatis sejak 1 Januari 2025.

“Hal ini menyebabkan banyak warga miskin yang belum menjadi peserta JKN, baik Mandiri maupun PBI, kembali terbebani biaya pengobatan yang mahal.

Kalau regulasi terlalu kaku, masyarakat kecil jadi korban. Sistem harus lentur saat nyawa menjadi taruhan,”

ketiadaan Jamkesda dan SKTM di Brebes mengharuskan pemerintah daerah mencari terobosan yang tidak hanya administratif, tapi juga bersifat responsif dalam kondisi darurat.

Adapun pendaftaran aktif JKN PBI dan perluasan skema pembiayaan melalui APBD menjadi langkah yang diharapkan mampu menutup celah perlindungan bagi warga miskin, ungkap Sadiqoh Salah satu aktivis yang ikut menyuarakan agar Jamskeda Brebes kembali’ di berlakukan,

Sebelumnya di beritakan Seorang Balita di kecamatan Bantarkawung Harus “Meregang Nyawa” karena disinyalir terkendala administrasi , dimana orang tua nya tidak terdaftar dalam BPJS kesehatan,

Apa itu Jamskeda. ?

Jamkesda merupakan program jaminan kesehatan daerah yang berbeda dengan BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) yang bersifat nasional.

Jamkesda adalah singkatan dari Jaminan Kesehatan Daerah, yaitu program jaminan kesehatan yang dibiayai oleh pemerintah daerah.

“Jamkesda ditujukan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada penduduk daerah agar dapat mengakses pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu.

Sasarannya : Umumnya ditujukan bagi masyarakat miskin atau kurang mampu yang belum memiliki jaminan kesehatan lain.

Terpisah Slamet Maryoko, yang akrab disapa Bang Djarot, selaku Ketua Gerakan Otak Sehat (GERTAKS) Kabupaten Brebes, turut menyuarakan keprihatinannya. Ia meminta agar pemerintah meninjau ulang keputusan tersebut.

“Penghapusan Jamkesda harus dipertimbangkan matang-matang. Jangan sampai rakyat kecil jadi korban kebijakan yang tidak berpihak,” tegasnya Jarot. Rabu, ( 30/04/2025 )

Jamkesda kembali diberlakukan atau setidaknya disediakan solusi nyata bagi masyarakat yang terdampak.

” Mungkin tak hanya orang dewasa, beberapa anak-anak yang menjadi korban ketidakjelasan sistem jaminan kesehatan juga turut hadir, menggambarkan betapa mendesaknya solusi dari pemerintah.

Kami berharap adanya dialog terbuka antara pemerintah daerah, DPRD, dan perwakilan masyarakat guna merumuskan kebijakan yang benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat kecil. Serta ada kebijakan yang harus dievaluasi. Jangan biarkan masyarakat miskin semakin terpuruk akibat kehilangan akses layanan kesehatan,” ujar Djarot

Hal senada disampaikan oleh warga Brebes lainnya, Bagus Handoko, yang menyatakan kekecewaannya atas dihapusnya Jamkesda dan berharap agar suara masyarakat dapat didengar oleh para pemangku kebijakan.

Berkaca pada Banyaknya permintaan dari beberapa Tokoh dan Aliansi yang ada di Brebes mengenai Jamkesda, Pimred beritaistana.com Mencoba menghubungi Ketua Komisi 4 Brebes Ferry Anggrianto melalui Pesan WhatsApp,

Bung Ferry Anggrianto Selaku ketua Komisi 4 Yang membawahi bidang Kesejahteraan Sosial,kesehatan dan pendidikan “Menyatakan” Bahwa kebijakan mengenai Jamkesda lagi di Musyawarahkan bersama dengan mengundang mitra kerja terlebih dahulu untuk di tinjau ulang,

Semoga dengan duduk bersama para pemangku kebijakan di kabupaten Brebes, dapat menghasilkan Satu kebijakan” yang benar benar berpihak kepada Masyarakat,

( Red : Iqbal Ck08)

Post Views: 8,094

Secercah Harapan dari Gubernur Jateng ” Ahmad Luthfi” Untuk Korban Tanah Bergerak Sirampog,

0

Beritaistana.com

BREBES | Jum, at 2/5/2025 Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi Mengunjungi Lokasi Warga terdampak tanah bergerak, Mendala Sirampog Selatan kabupaten Brebes,

Dalam Kunjungannya Gubernur meminta kepada seluruh instansi terkait untuk mengebut rekonstruksi pasca-bencana,

Utamanya adalah penyiapan hunian tetap bagi ratusan korban terdampak.

Tidak hanya sekedar datang, Ahmad Lutfi Selaku Orang nomor satu di Provinsi jawa tengah, juga membawa Secercah harapan,
Dengan memberikan bantuan Langsung sebanyak Rp2.010.000.000 untuk perbaikan rumah dan tempat ibadah terdampak bencana tanah bergerak di daerah tersebut.

“Terkait dengan situasi di Sirampog, sudah saya perintahkan untuk buat kajian, untuk memindahkan masyarakat kita di sini,” kata Luthfi usai mengunjungi dan bertemu para pengungsi di lokasi pengungsian Gunung Poh,

Senada Pemerintah Kabupaten Brebes sudah menyiapkan hunian sementara (huntara) yang bisa dihuni oleh 432 pengungsi yang tersebar di beberapa titik pengungsian.

Sementara ini para pengungsi tersebar di Gunung Poh sebanyak 197 orang, Krajan 29 orang, dan 202 orang di rumah saudaranya masing-masing.

“Saya ingin agar segera dicarikan tempat yang representatif, harus cepat, dan dikaji secara geologis. Jangan sampai kita memindahkan penduduk, tapi jalurnya nanti mbledug meneh (bergerak lagi). Harus benar-benar aman untuk tempat tinggal,” tegasnya.

Menurut Luthfi, hal yang perlu diperhatikan saat merelokasi korban bencana tanah bergerak adalah kondisi mental dan moril masyarakat. Mereka perlu diyakinkan agar jangan sampai saat dipindahkan, di lain hari mereka kembali ke tempat semula.

Di tempat yang sama Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma mengatakan, anggaran untuk hunian tetap sudah disiapkan oleh Gubernur Ahmad Luthfi. Kebutuhan lahan untuk hunian tetap seluas 1,2 hektare.

“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Beliau (Gubernur) sudah menyiapkan dana untuk membeli hunian tetap. Alhamdulillah terima kasih,” katanya.

oppo_0

Saat ini sudah ada dua tempat di wilayah Kecamatan Sirampog yang diusulkan. Keduanya adalah lahan di Desa Manggis dengan luas 1,8 hekatre dan Bumiwah seluas 1,6 hektare. Dua tempat ini sedang dalam kajian geologis.

“Kita masih menunggu kajian geologinya. Untuk memastikan tanah tidak bergerak dan aman untuk ditinggali.,” ujarnya.

Terkait hunian sementara, rencananya akan mulai ditinggali pada tanggal 16 Mei 2025. Pihaknya melakukan kerja cepat untuk memfasilitasi para korban terdampak bencana, agar segera mendapatkan tempat tinggal yang layak.

“Kita tidak mau warga kami mengungsi terus di tenda. Kami perintahkan dinas terkait untuk segera menyiapkan,” tukasnya (Red)

Post Views: 7,323