26.5 C
Jakarta
Beranda blog Halaman 16

Petugas Gabungan Sita “Miras” dari Tempat Karaoke.

0

Beritaistana.com

BREBES | – Puluhan petugas gabungan dari jajaran Kepolisian dan Satpol PP Kabupaten Brebes menggelar razia dibeberapa lokasi hiburan karaoke maupun kafe diwilayah Kabupaten Brebes, pada Mingu (25/05/2025) malam. Hasilnya, petugas berhasil menyita sejumlah minuman keras (miras) pabrikan berbagai merek.

Kabag Ops polres Brebes Kompol Suraedi menyampaikan, razia ini menyasar 2 (dua) kafe yang berlokasi di Kecamatan Larangan dan Kecamatan Songgom.

“Dari kafe yang berlokasi di Kecamatan Larangan petugas berhasil menyita barang bukti minuman keras.

Sedangkan Kafe yang berlokasi di Kecamatan Songgom saat dilakukan razia, dalam kondisi tutup,” kata Suraedi dalam keterangannya di Mapolres Brebes, Senin (26/05)

Kabag Ops mengungkapkan bahwa kegiatan patroli yang sekaligus razia tersebut dilakukan dalam rangka pencegahan aksi premanisme dan antisipasi gangguan Kamtibmas.

“Selama kegiatan berjalan lancar, aman dan situasi kondusif. Adapaun barang bukti dan pemilik kafe yang melanggar kemudian didata untuk proses lebih lanjut,”

Kompol Suraedi menegaskan, petugas gabungan akan terus melakukan operasi penertiban tempat karaoke dan peredaran miras. Operasi akan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondusifitas.

Ia berharap agar masyarakat bisa bersinergi dalam menciptakan kondusifitas di sekitar wilayah Kabupaten Brebes.

Dengan demikian, seluruh permasalahan yang mengganggu ketenteraman bisa diatasi bersama.

Masyarakat yang menemukan adanya tindakan mencurigakan bisa melaporkan. Baik itu peredaran miras atau aktivitas yang meresahkan dan menggagu Kamtibmas. Kami pastikan identitas pelapor akan kita jaga dan akan segera ditindaklanjuti,” pungkasnya,

Kontributor: tim beritaistana.com Brebes,

Post Views : 1.305

Smart Surau, Strategi Pemko Padang, Wujudkan Masjid Ramah Anak ” Teknologi Berbalut Religius..!

0

Beritaistana.com

PADANG Sumatera Barat| – Pemerintah Kota Padang terus mempercepat realisasi Program Unggulan Smart Surau dengan melengkapi masjid-masjid di tingkat kecamatan dengan infrastruktur digital. Program ini bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda berbasis teknologi.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memimpin rapat percepatan sarana dan prasarana Smart Surau pada Sabtu (24/5/2025) sore di Ruang Rapat Kantor Balai Kota Lama.

“Rapat ini dihadiri oleh Asisten I Setdako Padang Edi Hasymi, Kabag Kesra Jasman, Kabag Tata Pemerintahan Eka Putra Buhari, para camat, serta pengurus Masjid Agung dan Masjid Besar dari 11 kecamatan.

“Alhamdulillah, program Smart Surau terus menunjukkan progres yang positif.

Saat ini kita telah memasuki tahap teknis. Kami juga telah menetapkan klasifikasi 11 masjid di kecamatan sebagai Masjid Besar, dan satu Masjid Agung yaitu Masjid Nurul Iman,” ujar Maigus Nasir.

.
Sebagai dukungan infrastruktur, setiap masjid akan dilengkapi dengan akses WiFi, gazebo edukatif, infocus, serta tablet yang terintegrasi dengan aplikasi Ruang Guru. Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung proses pembelajaran digital di lingkungan masjid.

“Tablet dan aplikasi pembelajaran ini kami hadirkan agar anak-anak kita bisa belajar sambil beribadah. Smart Surau adalah tempat di mana teknologi bertemu dengan nilai-nilai keislaman,” .

Selain fasilitas fisik, Pemko Padang juga meminta pengurus Masjid Besar menyiapkan ruang khusus untuk pelaksanaan kegiatan. Pemerintah akan menyalurkan dana hibah untuk renovasi dan peningkatan sarana yang diperlukan.

Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) juga akan memberikan pelatihan teknis kepada mentor atau pendamping kegiatan yang bertugas membimbing anak-anak dalam aktivitas edukatif dan keagamaan di masjid.

“Smart Surau ke depan akan diisi dengan kegiatan ekstrakurikuler yang mengasah kreativitas, keterampilan, dan pemahaman keagamaan generasi muda. Ini bukan sekadar program digitalisasi, tapi langkah besar menjadikan masjid sebagai pusat peradaban anak muda,” tegas Maigus.

Dengan kolaborasi lintas perangkat daerah dan dukungan penuh dari pengurus masjid, Pemerintah Kota Padang menargetkan Smart Surau menjadi simbol transformasi masjid yang modern, inklusif, dan mendidik.

Kontributor: Tim beritaistana.com Padang
Sumatera Barat.

Post Views: 8.376.

Larangan Tolak Pasien’ Komisi IV DPRD Brebes : Pengaktifan “Non Cut Off” BPJS, Demi Warga Miskin,

0

Beritaistana.com

BREBES | – Komisi IV DPRD Brebes menggelar Rapat kerja dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Sosial (Dinsos) pada Senin (26/5) untuk membahas polemik “non cut off” dalam pelayanan BPJS Kesehatan. Rapat ini menyoroti kesulitan warga “miskin”di Kabupaten Brebes yang tidak memiliki keaktifan kepesertaan BPJS, sehingga menghambat akses mereka terhadap layanan kesehatan.

Banyak warga miskin kesulitan mendapatkan layanan kesehatan karena status kepesertaan BPJS mereka tidak aktif. Hal ini menjadi perhatian utama Komisi IV DPRD Brebes yang mendesak solusi konkret.

Kepala Dinkes ( Dinas kesehatan) Brebes, Inneke Trisulistyowati, menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan kini sepenuhnya mengacu pada keaktifan kepesertaan BPJS.

Pasien “miskin” yang tidak terdaftar atau tidak aktif harus dirujuk ke tiga rumah sakit umum daerah (RSUD), yaitu RSUD Soekarno, RSUD Bumiayu, dan RSUD Brebes. Namun, hal ini menyebabkan kapasitas pelayanan menjadi terbatas karena beban tidak terbagi merata ke fasilitas kesehatan lain.

Kami sedang berproses meningkatkan keaktifan peserta JKN. Salah satu caranya adalah mendorong badan usaha, termasuk dinas pendidikan dan tenaga kerja, agar menghimbau pekerja mendaftarkan anggota keluarga lainnya seperti orang tua atau mertua,” jelas Inneke.

Ia menambahkan, sudah ada kemajuan meskipun kecil. Lebih dari 40 badan usaha dan beberapa rumah sakit mulai mendaftarkan anggotanya ke program JKN. Dinas terkait juga bersinergi melalui berbagai program, seperti mensyaratkan keaktifan JKN saat pendaftaran siswa baru, serta integrasi data bayi baru lahir melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Meski demikian, Inneke mengakui bahwa meningkatkan keaktifan peserta mandiri masih menjadi tantangan besar. “Segmen mandiri itu yang paling rendah tingkat keaktifannya. Kalau hanya mengandalkan APBD, berat. Makanya kita dorong dari sektor yang bisa diintervensi langsung seperti ASN atau pekerja perusahaan,” paparnya.

Target keaktifan kepesertaan JKN di Brebes masih jauh dari ideal, baru mencapai 74 persen, sementara target nasional minimal 80 persen. “Itu butuh usaha besar, dan tentu saja biaya,” tambahnya.

DPRD Desak Penataan Data dan Solusi Jangka Panjang

Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Ferri Anggrianto, S.E, menyoroti pentingnya validasi data sebagai langkah awal menuju solusi jangka panjang.

Kami mendesak agar non cut off BPJS Kesehatan untuk semua peserta bisa difungsikan kembali, setidaknya dalam skema darurat atau sebagai jaring pengaman sementara. Tapi ini tentu harus dimulai dari penataan data yang valid,” .

Ia menegaskan, TIDAK boleh ada penolakan terhadap pasien di fasilitas pelayanan kesehatan, apapun status kepesertaan BPJS mereka.

Jangan sampai karena alasan administrasi, pasien miskin tidak tertangani. Ini menyangkut nyawa. Tentu saja ada mekanismenya ada rekomendasi dari nakes terkait kondisi pasien tersebut,” ujar politikus PDIP itu dengan tegas,

Senada Wakil Ketua Komisi IV DPRD Brebes, Zamroni, mendorong pemerintah daerah dan DPRD mencari pola pendanaan serta kebijakan yang memungkinkan sistem jaminan sosial lebih inklusif dan responsif terhadap warga miskin yang belum terdaftar.

Untuk menjawab polemik ini, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci. Puskesmas, rumah sakit, dinas pendidikan, Disdukcapil, dan sektor swasta harus bergerak dalam satu arah untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan,”

Sekretaris Komisi IV DPRD Brebes, Abdullah Syafaat.M.T. MESy. mengusulkan terobosan menjadikan keaktifan JKN sebagai bagian dari proses administratif lainnya, seperti pendaftaran sekolah, pembuatan akta, atau pelayanan administrasi kependudukan lainnya.

Kami juga meminta seluruh OPD mencari potensi kepesertaan aktif di lingkungannya masing-masing dan memberi target kepesertaan aktif dari potensi yang sudah terdata,” jelas Abdullah Syafaat.

Menurutnya, hal ini akan mendorong partisipasi tanpa menambah beban administratif yang rumit.

“Ke depan, di harapkan keberlanjutan sistem kesehatan yang adil dan merata di Brebes sangat ditentukan oleh keberanian mengambil langkah-langkah sistemik yang berpihak pada rakyat kecil,” pungkasnya.

Kontributor: tim beritaistana.com Brebes.

Post Views: 7.641

Potensi Wisata, Jembatan “BAPER” Pasar Rakyat Yang Menawarkan Relaksasi dan Pesona Alam.

0

Beritaistana.com

BREBES Selatan | – “BAPER ” Kata kata yang Sudah Sangat Melakat di kalangan masyarakat, terutama generasi Milenial, namun kali ini kita bukan membahas mengenai “BAPER” kebawa Perasaan Istilah Milenial nya,

Namun BAPER” adalah Sebuah Jembatan penghubung Sederhana yang Menghubungkan dua desa di kawasan selatan kabupaten Brebes, yang berada di kecamatan Bantarkawung, Ya “BAPER” Sendiri adalah Singkatan dari Bantarwaru dan Pangarasan,

Setiap Minggu pagi, sebuah kegiatan unik namun menarik terjadi di Jembatan BAPER Desa Pengarasan Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

Pasar kuliner Rakyat Yang menyajikan berbagai macam jajanan Khas tempo dulu yang di kemas dengan gaya milenial,

Pasar kuliner dan jajanan ini tidak hanya menawarkan makanan lezat, tetapi juga memberikan pengalaman yang berbeda karena lokasinya yang unik,

Berjalan-jalan di atas jembatan sambil menikmati aroma makanan yang menggoda, sambil menikmati pemandangan sungai Cigunung yang mengalir di bawahnya, tentu menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Berbagai macam hidangan dari mulai nasi jagung, krawu singkong, ondol-ondol, hingga sosis bakar serta lainnya, tersedia di pasar ini. Selain itu minuman kopi, teh manis, susu dan lainnya juga dijajakan dengan Sajian yang unik.

Pengunjung dapat memilih dan menikmati hidangan favorit mereka sambil duduk santai di atas jembatan.

Keunikan pasar jajanan ini tidak hanya terletak pada lokasinya yang menarik, tetapi juga pada suasana yang hangat dan ramah dari penduduk sekitar, yang masih khas dengan gaya perdesaan nya.

Para pedagang biasanya ramah dan bersahabat, membuat pengunjung merasa seperti berkunjung ke rumah keluarga atau kerabat terdekat.

Pasar jajanan di atas jembatan Baper, Bantarwaru – Pengarasan ini bukan hanya tempat untuk membeli makanan, tetapi juga menjadi tempat untuk Rileksasi melepas kepenatan, untuk sejenak menyatu dengan alam.

Suasana kekeluargaan yang tercipta di pasar jajanan ini membuat pengunjung merasa betah dan ingin kembali lagi ke sini.

Kepala Desa Pengarasan, H. Ahmad Nirom ketika di konfirmasi Awak beritaistana.com menuturkan, meski buka setiap Minggu pagi, nilai transaksi atau putaran uang di pasar pagi Baper cukup signifikan,

“Ada sirkulasi uang di pasar pagi Baper bisa mencapai Rp50 juta,”

Putaran uang sebesar itu dalam waktu hanya 2-3 jam saja, antara pukul 06.00-09.00 WIB,

Dan bukan itu Saja, kegiatan yang terjadi di pasar Pagi BAPER secara tidak langsung juga ikut menjadikan Desa ini sebagai bidikan untuk desa Wisata,

Mengingat Program yang di canangkan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi, tentang desa pengembangan desa wisata,

Yang juga Sejalan dengan program Asta Cita nya Presiden RI Prabowo Subianto, yang menggiatkan pertumbuhan ekonomi desa’

Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman berbeda dalam menikmati jajanan khas daerah, datanglah ke pasar jajanan di atas Jembatan Baper setiap Minggu pagi.

Rasakan sensasi unik berjalan-jalan di atas jembatan BAPER sambil menikmati makanan lezat dan pemandangan yang indah yang Sulit di lupakan,

Kontributor : tim beritaistana.com Selatan kabupaten Brebes.

Post Views : 5.497

Terobosan Hebat..! RSUD Bumiayu SPELING ( Pelayanan dokter Spesialis Keliling)

0

Beritaistana.com

BREBES Selatan| Salah satu program Astacita pemerintah adalah kesehatan,untuk mewujudkan masyarakt indonesia sehat.

Minggu 25 mei 2025. pemerintah kabupaten Brebes bersama RSUD Bumiayu melaksanakan program speling(Spesialis keliling) yang dilaksanakan didesa kedungoleng.

Kegiatan ini dihadiri Oleh Dirut RSUD Bumiayu dr Dedy Zulkarnaen,Dinkes kesehatan Kab Brebes yang diwakili oleh Bpk Agus Riyanto,dan perwakilan Dinas kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

Ini adalah kegiatan yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Tengah tanggal 3 maret 2025 ada 1278 titik ditahun ini yang akan diselenggarakan.

“Ini adalah salah satu yang hari ini dilaksanakan kerjasama dengan RSUD Bumiayu, dari rencananya akan dilaksanakan 1278 d Jawa Tengah“jelas perwakilan dari dinas kesehatan provini Jawa Tengah.

Kegiatan yang dilakukan hari ini diterima dan disambut oleh masyarakt yang hadir berobat gratis dengan rasa bangga dan bahagia.

bersyukur banget hari ini ada program berobat gratis dari RSUD bumiayu,bisa langsung ke dokter spesialis,dengan gratis dan tidak usah jauh ke Bumiayu sudah sangat membantu kami”jelas Amud.

Disela kegiatannya dr Dedy zulkarnaen mengajak ke semua komponen dan warga masyarakt untuk bekerjasama mewujudkan warga masyarakat
brebes yang sehat,RSUD Bumiayu akan melaksnakan,pelayanan,penanganan kesehatan,
kepada masyarakat secara maksimal.

RSUD Bumiayu sudah lengkap alat kesehatan dan dokter spesialisnya sudah ada semuanya,warga masyrakat yang sakit datang dan berobat di RSUD bumiayu,insyaalloh kami akan memberikan pelayanan yang maksimal dan memuaskan untuk pasien”jelas dr Dedy.

Kegiatan speling ini bertujuan untuk mewujudkan masyrakat brebes sehat dan bregas,baik untuk bayi,anak anak, maupun dewasa dan orang tua,menurunkan langsung dokter spesialis ke lapangan, jemput bola untuk para warga yang sakit,dapat merasakan berobat gratis.

Redaksi: Tim beritaistana.com. Brebes.

Post Views: 2,312

Pungli Hingga Polisi Gadungan, Polres Brebes Ungkap Tiga Kasus dalam 10 Hari.

0

Beritaistana.com

BREBES | – Selama sepuluh hari pelaksanaan Operasi Kewilayahan “Aman Candi 2025“, Polres Brebes berhasil mengungkap tiga kasus kriminal yang meresahkan masyarakat.

Operasi yang digelar sejak 12 Mei 2025 ini merupakan bagian dari agenda serentak Polda Jawa Tengah untuk memberantas premanisme, pungutan liar (pungli), dan berbagai bentuk tindak pidana yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam konferensi pers di Mapolres Brebes, Kamis (22/5/2025), Wakapolres Brebes Kompol Purbo Adjar Waskito, menyampaikan bahwa pengungkapan tiga kasus tersebut merupakan bukti keseriusan Polres Brebes dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Bukan hanya untuk masyarakat umum, tapi juga untuk mendukung pertumbuhan dunia usaha dan investasi di Kabupaten Brebes,” ujar Kompol Adjar mewakili Kapolres AKBP Achmad Oka Mahendra.

1. Pungli di Depan PT Gold Emperor Indonesia

Kasus pertama yang terungkap adalah tindak pidana pemerasan yang terjadi pada 14 Mei 2025 di depan gerbang PT Gold Emperor Indonesia, Desa Kemurang Tanjung.

Dua pelaku, Dapuri (42) dan Wakhyani (39), ditangkap setelah memaksa para sopir truk pengangkut material untuk memberikan sejumlah uang. Mereka melakukan pungli dengan cara mengintimidasi sopir yang hendak masuk ke area pabrik.

“Keberadaan pelaku semacam ini menghambat distribusi logistik dan mengganggu iklim investasi di kawasan industri,”

2. Polisi Gadungan Rampas Motor di Fly Over Kramatsampang,

Kasus kedua adalah perampasan bermodus polisi gadungan yang dilakukan Risto Saputra (34) di Fly Over Kramatsampang, Kersana, pada 14 Mei 2025 sekitar pukul 10.00 WIB.

Pelaku berpura-pura sebagai anggota polisi dan menodongkan airsoft gun kepada korban untuk merampas sepeda motor.

Aksi ini bukan hanya membahayakan korban, tapi juga mencoreng nama baik institusi kepolisian,” tegasnya.

3. ABH Bawa Sajam Saat Konvoi Motor,

Kasus ketiga melibatkan seorang Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit saat mengikuti konvoi motor bersama kelompoknya.

Peristiwa ini terjadi pada 12 Mei 2025 sekitar pukul 18.30 WIB di Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari.

Keterlibatan remaja dalam aksi premanisme perlu menjadi perhatian serius, karena berpotensi menimbulkan konflik antar kelompok,” ujar Adjar,

Operasi Aman Candi 2025 tidak hanya mengedepankan penindakan hukum, tetapi juga menyertakan langkah-langkah preemtif dan preventif.

Polres Brebes aktif melakukan deteksi dini, penyuluhan hukum, penerangan keliling, dan patroli rutin di wilayah rawan.

“Kami ingin masyarakat merasa aman dalam aktivitas sehari-hari serta menciptakan iklim investasi yang sehat,” ujar Wakapolres.

Redaksi: Tim beritaistana.com Brebes,

Post Views: 2.118

KDM Jelaskan Kerjanya Yang Terkesan “One Man Show”, Ungkap Operasi Kerap Gagal, Jika Rapat Dulu.

0

Beritaistana.com

BANDUNG | – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi “KDM” mengakui bahwa kerjanya selama ini sering kali dianggap menimbulkan kontroversi dan dianggap sebagai tindakan one man show yang lebih berfokus pada konten media sosial.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa setiap langkah yang diambilnya bertujuan untuk menyelesaikan persoalan di daerah.

Dedi meyakini bahwa pendekatannya dapat mempercepat penyelesaian masalah yang dihadapi Jawa Barat.

Mantan bupati Purwakarta ini memberikan contoh saat ia melakukan operasi penutupan tambang galian C dan area yang melanggar aturan lingkungan. Ia melakukan itu sendirian.

“Kalau saya menggordinasikan dulu dengan jajaran saya, bisa jadi operasi saya gagal. Karena begitu rapat, besoknya penambangnya sudah tahu apa yang akan kami lakukan. Kejutan-kejutan itu dilakukan untuk memberikan efek kejut,” ungkap Dedi dalam pidatonya saat rapat paripurna DPRD Jawa Barat, Kamis (22/5/2025),

Dedi menambahkan bahwa efek kejut yang dihasilkan dari tindakannya tersebut telah melahirkan konten viral di media sosial, menarik perhatian publik serta pejabat yang berwenang.

Menurutnya, viralnya konten yang ia unggah dan ramainya pemberitaan terkait tindakannya berdampak pada atensi dari penegak hukum.

“Yang pada akhirnya pada hari ini di Jawa Barat, seluruh penambangan liar bisa diselesaikan secara hukum dan kapolda memberi atensi yang sangat tinggi,” lanjut Dedi.

Hari ini Jaksa Agung memberikan perintah kepada kajati untuk melakukan proses pidana bagi siapa pun yang melakukan pelanggaran lingkungan dan menimbulkan kerugian bagi kepentingan masyarakat,” tukasnya.
(Red/ Asn)

Post Views: 4.307

Pimpinan DPRD Sumenep : Proses PAW Anggota Dewan Terjerat Narkoba,

0

Beritaistana.com

SUMENEP Jawa Timur | – Pimpinan DPRD segera memproses penggantian antar waktu (PAW) Bambang Eko Iswanto, pasca hakim menjatuhkan vonis 10 tahun penjara atas kasus penyalahgunaan narkoba.

“Kami tinggal menunggu salinan putusan dari Pengadilan Negeri Sumenep terhadap yang bersangkutan. Setelah itu, kami akan sampaikan salinan putusan itu sebagai lampiran surat ke Gubernur Jawa Timur untuk mendapatkan SK pemberhentian sebagai anggota dewan,” kata Wakil Ketua DPRD Sumenep, Dulsiam, Jumat (23/05/2025).

Ia menegaskan bahwa DPRD akan menjalankan seluruh mekanisme PAW sesuai aturan yang berlaku, tahapan demi tahapan. “Jangan khawatir, pimpinan DPRD tetap melaksanakan tahapan-tahapan PAW sesuai regulasi,” ujarnya.

Proses PAW Anggota DPRD kabupaten/kota dilakukan setelah Pimpinan DPRD
menyampaikan surat permintaan nama calon pengganti terhadap pemberhentian anggota DPRD kab/kota atas dasar surat dari partai politik.

Kemudian KPU kabupaten/kota mencatat surat permintaan nama calon pengganti. Setelah itu, KPU akan melakukan verifikasi dokumen calon PAW.

Bambang Eko Iswanto merupakan anggota DPRD Sumenep dari PPP. Bambang terjerat kasus narkoba, dan majelis hakim Pengadilan Negeri Sumenep menjatuhkan vonis 10 tahun penjara terhadap yang bersangkutan.

Sesuai aturan, apabila anggota DPR/DPRD tersandung kasus hukum dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara, maka akan diberhentikan. Pemberhentian itu diajukan dengan melampirkan salinan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,
(Red/ A, Habiri)

Post Views : 2.115

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) Perintahkan : Sikat Rentenir Berbaju Koperasi..!

0

Beritaistana.com

JAWA BARAT | – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi yang Akrab disapa “,KDM ” menyampaikan bahan koreksi dan pidana terkait fenomena rentenir berbaju koperasi yang marak di berbagai daerah. Terutama, yang lokasinya dekat perkantoran atau pabrik.

Hal tersebut, kata Dedi, telah disampaikan ke kantor wilayah Bank Indonesia (BI).

“Itu namanya Kosipa, Koperasi Simpan Pinjam. Kalau orang Karawang, pasti senyum. “Bangke” Kata orang Bekasi, Kelihatannya seperti koperasi, tapi sesungguhnya itu adalah rentenir yang berbaju koperasi,” kata Dedi yang akrab disapa KDM dalam video yang diposting di akun Instagram pribasinya, @dedimulyadi71, Sabtu (22/3/2025).

Tidak ada anggota yang nyimpan uang di situ. Yang ada, cuma yang pinjam. Jaminannya, biasanya ATM-ATM para pegawai pabrik dan para pensiunan,” sambungnya.

Dalam konteks ini, KDM menilai negara memiliki potensi kerugian. Pasalnya, rentenir berkedok koperasi itu memasang bunga dengan tarif 10 persen. Mereka pun tidak membayar pajak.

KDM bilang, fenomena ini merugikan perbankan yang menerapkan bunga rendah dan mengenakan pajak pada kreditnya.

Jawa Barat, banyak orang yang tiba-tiba punya uang Rp 1 miliar, asal mau gebrak-gebrak orang. Dalam satu bulan, dia mendapat gaji Rp 100 juta, Itu melahirkan orang cepat kaya. Orang cepat kaya ini melakukan kekerasan kalau menagih,” beber KDM.

Apa yang disampaikan KDM ini sebetulnya juga telah menjadi perhatian pemerintah. Dalam rapat terbatas bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada 7 Maret 2025, Presiden Prabowo Subianto membahas rencana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih untuk melindungi warga dari bahaya rentenir, sekaligus memberantas kemiskinan.

Koperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan meningkatkan ekonomi pedesaan. Serta mengatasi jeratan pinjaman online (pinjol), tengkulak, dan rentenir yang selama ini membebani masyarakat desa.

Pak Presiden tadi sampaikan, Koperasi Desa Merah Putih ini untuk memutuskan rentenir, tengkulak, pinjaman online yang menjerat dan menjadi sumber kemiskinan di desa-desa,”

Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih yang mencakup unit simpan pinjam, masyarakat desa akan jauh lebih terbantu dari sisi pendanaan dan tidak terjerat lingkaran setan kemiskinan. Terutama memutus mata rantai Rentenir “Si lintah darat,

Redaksi: tim beritaistana.com Jabar,

Post Views: 4.397

Andre Rosiade Gantikan Fadli Zon, “Nahkodai” IKM’ Ikatan Keluarga Minang, Pemersatu Orang Minang,

0

Beritaistana.com

JAKARTA | – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Andre Rosiade terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) periode 2025-2030. Andre terpilih melalui Munas ke-1 IKM yang diselenggarakan di Jakarta pada Jumat, 23 Mei 2025.

Sebelum ditetapkan secara aklamasi, mekanisme pemilihan tersebut telah melalui persetujuan dari seluruh peserta munas. Selain itu, Andre juga menjadi formatur tunggal dalam pemilihan Ketua Umum DPP IKM Wadah pemersatu Keluarga Minang,

“Apakah dapat pemilihan Ketua Umum IKM ini kita lakukan secara aklamasi, secara langsung untuk kemudian menetapkan ketua umum terpilih periode 2025-2030 tanpa melalui mekanisme pemungutan suara dan penghitungan suara?,” tanya pimpinan sidang Munas ke-1 IKM, Arteria Dahlan yang dijawab setuju oleh peserta.

Lalu, Arteria kembali meminta tanggapan dari peserta munas terkait calon tunggal yakni Andre Rosiade yang akan ditetapkan sebagai Ketua Umum DPP IKM periode 2025-2030.

“Apakah bapak ibu semua peserta yang hadir sepakat, setuju aklamasi tanpa voting untuk memilih menjadikan pak Andre Rosiade sebagai Ketua Umum DPP IKM periode 2025-2030, sepakat?,” tanya Arteria Dahlan lagi yang disetujui peserta.

Selanjutnya, Arteria menetapkan Andre Rosiade sebagai Ketua Umum DPP IKM periode 2025-2030. “Pimpinan sidang menetapkan melalui forum munas pertama IKM bahwa Bapak Andre Rosiade sebagai Ketua Umum DPP IKM periode 2025-2030,” kata Arteria.

Sementara Ketua DPP IKM periode 2025-2030, Andre Rosiade mengatakan akan memaksimalkan pembentukan DPW IKM di seluruh Indonesia ke depannya. Saat ini, kata dia, sudah ada 30 DPW sehingga akan dimaksimalkan lagi tentunya.

Insya Allah, di munas kedua kita akan maksimalkan 3 DPW lagi, kita akan ada di seluruh Indonesia targetnya atau 38 DPW. Sekarang ada 157 DPD, target kita di munas kedua 350 DPD. Kemudian, sekarang ada 165 DPC, minimal kita wujudkan 1.650 DPC,” kata Andre.

Selain itu, Andre bertekad mengajak semua orang Minang di seluruh lembaga pemerintah, termasuk DPR RI dan lainnya untuk bergabung di kepengurusan DPP IKM periode 2025-2030.

“Untuk kepengurusan, kita akan ajak juga menteri aktif, pimpinan lembaga tinggi negara termasuk anggota DPR RI dari seluruh partai bergabung di kepengurusan periode 2025-2030 ini sesuai tagline kita ‘basamo mako manjadi’,” ujar Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat ini.

Kemudian, Andre juga akan mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk proses pengukuhan kepengurusan DPP IKM periode 2025-2030 yang rencananya digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat

Saya punya mimpi Insya Allah paling lambat bulan Desember 2025, kita akan melaksanakan pengukuhan kepengurusan di Istora Senayan. Kita akan akan hadirkan 10 ribu orang Minang, istilahnya urang minang baralek gadang. Nanti kita lobi Presiden Prabowo untuk bisa mengukuhkan,” jelas Andre.

Sedangkan, Ketua Umum demisioner DPP IKM periode 2016-2025, Fadli Zon mendukung terpilihnya Andre Rosiade sebagai Ketua Umum DPP IKM periode 2025-2030. Menurut dia, kepemimpinan dalam suatu organisasi tidak boleh berlama-lama dan harus sadar diri kapan berhenti.

Saya sangat mendukung DPP IKM dipimpin oleh Andre Rosiade karena memang harus ada estafet. Kita ini tidak boleh terlalu lama-lama. Kita tahu kapan harus turun dan harus ada yang melanjutkan. Kita pindah ke perahu yang lain dan meneruskan. Tapi Insya Allah, saya akan selalu bersama-sama dengan IKM, kalau diberi tanggung jawab mungkin sebagai Pembina atau yang lainnya,” pungkasnya.
( Red/ IQBAL elang08)

Post Views: 8.761