Erick Thohir Penjual Bakso, Sentil Dirut yang Suka Titip Barang

Sen, 9 Des 2019 09:44:21pm [update-viewer] author Berita Istana
IMG-20191209-WA0276.jpg

Senin, 9 Desember 2019 19:56 WIB  | Editor ; Warsito Nusantoro Pamungkas  

BERITA ISTANA.COM- Dalam rangka menyemarakkan Hari Antikorupsi Sedunia, beberapa menteri yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju menyelenggarakan sebuah pentas drama.

Video dapat dilihat di awal

Pada drama tersebut, tampil Menteri BUMN Erick Thohir yang memainkan peran sebagai penjual bakso.

Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (9/12/2019), pada saat berakting sebagai tukang bakso, Erick Thohir sempat menyindir kasus penyelundupan yang baru-baru ini sedang hangat diperbincangkan.

Meski tak secara jelas, Erick Thohir tampak memberikan sindiran pada mantan Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Ari Askhara.

Diketahui, Ari Askhara disebut jadi dalang penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton yang dibawa melalui pesawat baru milik Garuda Indonesia.

Sindiran Erick Thohir disampaikan saat ia menceramahi komedian Bedu Tohar yang berperan sebagai anak SMA.

“Jangan mentang-mentang anak bos, malah manfaatin fasilitas,” ucap Erick Thohir yang tampak menggunakan kaos oblong berwarna hitam, topi berwarna coklat, lengkap dengan handuk berwarna putih melingkari lehernya.

Erick Thohir kemudian berpesan kepada Bedu sembari menyelipkan pesan sindiran.

“Entar kalau lu udah gede jadi Dirut malah nitip barang-barang lu,” kata Erick Thohir.

Ledekan Erick Thohir lantas mengundang tawa dari Bedu, Wishnutama dan penonton pentas tersebut.

Pentas tersebut memberi pesan kepada masyarakat bahwa perilaku korupsi, sekecil apa pun, tidak diperbolehkan.

Selain Erick Thohir, tampil juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dan juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama.

Nadiem Makarim dan Wishnutama berperan sebagai siswa SMA kelas X dan XII.

Bedu tidak sendirian, ada komedian Sogi Indra Dhuaja yang turut meramaikan pentas tersebut.

Pesan Jokowi di Pentas Drama SMKN 57 Jakarta

Dikutip dari laman setkab.go.id, Senin (9/12/2019), Jokowi yang turut hadir dalam acara pementasan tersebut menyampaikan beberapa pesan terkait korupsi.

“Pesan penting yang bisa ditangkap dari pentas tersebut adalah yang namanya korupsi itu tidak boleh. Sekecil apapun itu tetap korupsi. Tidak gede, tidak kecil, tidak boleh! Yang kedua yang namanya KKN; korupsi, kolusi, nepotisme tidak boleh,” ujar Jokowi.

Menurutnya, korupsi dapat merusak tatanan.

Share this :

Baja Juga

News Feed

[bigthumb]
[bigthumb]

Pengertian Media Sosial

Ming, 26 Jan 2020 01:13:23pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Soto Ledok Kartosuro Legendaris

Sab, 25 Jan 2020 09:52:27am [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Kunjungi Pecinan jelang Imlek, Ganjar: Sin Chun Kiong Hi!

Jum, 24 Jan 2020 08:47:54pm [myexcerpt]

Berita Terbaru

Sen, 27 Jan 2020 09:47:33am

International

Fokus

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Visitor