Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Antara Sragen Dan Kota Angin

Penulis : Warsito Nusantoro Pamungkas | Editor: Umy| Jum’at 20 Desember 2019.

https://www.beritaistana.com/redaksi/

MAJALENGKA, BERITAistana.comPerjalan kami dari Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen Provinsi Jateng jam 12;00 WIB, menuju ke kota angin jarak tempuh kurang lebih 380 kilo meter tiba dikota angin jam 23:00 setibanya disana kami dikejutkan dengan adanya suara angin yang gemuruh. Tepatnya Didesa Jatiwangi, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka Provinsi Jabar.

Rasa penasaran kamipun bertanya kepada seorang wanita yang sedang menjaga warung kopi, oh iya neng saya mau tanya kenapa suara angin begitu besar dan gemuruh? Jawab si neng iya mas, namanya juga kota angin jawab neng sambil senyum, si neng bertanya emang si akang dari mana? Saya jawab dari solo.

Wajahnya yang cantik, tubuh seksi dengan rambut hitamnya, membuat perempuan ini terlihat ‘berbeda’ dari balik meja warung kopi. Kami tak menyangka kalau si neng itu adalah pemilik warung kopi.

Seperti halnya daerah lain, Kabupaten Majalengka juga memiliki julukan tersendiri. Kota Angin adalah salah satu julukan yang disematkan kepada kabupaten yang digadang-gandang menjadi kekuatan ekonomi baru di Jawa Barat itu.

Namun, belum diketahui secara pasti sejarah di balik penyebutan itu. Salah satu sumber menyebut bahwa julukan itu muncul dari orang luar yang berkunjung ke Kabupaten Majalengka dan mendapatkan fakta merasakan embusan angin yang cukup kencang di Majalengka.

Kendati belum ditemukan secara pasti asal mula penyebutan julukan itu, dilihat dari sisi lain sebutan Kota Angin untuk Kabupaten Majalengka sedikit terjawab. Adalah BMKG Stasiun Meteorologi yang bisa memberi penjelasan tentang julukan itu.

Dari data yang ada di BMKG, kecepatan angin di Kabupaten Majalengka tergolong lebih cepat dibanding daerah sekitarnya. Letak geografis, dekat dengan puncak Gunung Ciremai lagi-lagi menjadi salah satu pemicu kondisi tersebut.

Kecepatan angin di Kabupaten Majalengka akan semakin terasa ketika memasuki musim kemarau, periode Juli sampai Oktober. Kondisi itu sedikit banyak juga terjadi di Kabupaten Cirebon.

“Majalengka dan Cirebon, di musim kemarau kecepatan angin bisa mencapai 30 knot atau 56 km per jam. Untuk kecepatan normal sendiri di kisaran 15 knot,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Meterologi Jatiwangi Ahmad Faa Iziyn saat berbincang dengan awak media Beritaistana.com.

Kecepatan angin yang terjadi di Kabupaten Majalengka, jelas dia, tidak terlepas dari keberadaan Gunung Ciremai yang terletak di sebelah selatan Kabupaten Majalengka. Sempat terhalang oleh puncak Ciremai, angin kemudian berembus kencang saat melewati puncak gunung tertinggi di Jawa Barat itu.

“Faktor angin dari timuran (Australia), ketika menuju ke kita, Kabupaten Majalengka, lewat Ciremai. Di kalangan masyarakat, angin ini disebut juga angin kumbang,” jelas dia.

Bulan Agustus merupakan saat-saat ketika kecepatan angin di Kabupaten Majalengka berada di angka maksimal. “Dari data yang ada, dalam 10 tahun terakhir, tahun ini merupakan tahun dengan kecepatan angin yang paling tinggi. Kecepatan angin maksimal biasanya terjadi pada bulan Agustus,” papar dia.

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...