Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Surat Edaran Stikering Plt Gubernur Aceh Dicabut Ada Apa

 

Banda Aceh — Masih belum hilang diingatan masyarakat Aceh program stickering BBM subsidi dengan menempelkan stiker yang bertuliskan kata-kata sindiran yang ditempel pada bagian kaca depan mobil-mobil yang dinilai bukan mobil mewah maka layak mengonsumsi BBM subsidi, namun kenyataan dilapangan mobil mewah masih dibolehkan memakai BBM subsidi, asalkan bersedia memasang sticker yang telah disiapkan oleh pihak terkait.

Diduga karena digugat ke Pengadilan Negeri Banda Aceh oleh 24 warga Aceh, sebab dinilai merugikan dan merendahkan martabat masyarakat pada kalimat yang tertulis di stiker tersebut. Di stiker yang ditempelkan pada mobil masyarakat umum pengkonsumsi BBM bersubsidi itu baik premium maupun solar tertulis kata-kata “Bukan untuk masyarakat yang pura-pura tidak mampu”, dan ada tulisan “Subsidi untuk rakyat, bukan untuk para penimbun yang jahat”, serta juga dibubuhi logo Pancacita, BPH Migas hingga Pertamina.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah akhirnya mencabut Surat Edaran Nomor 540/9186 tanggal 2 Juli 2020 tentang Program Stikering pada Kendaraan sebagai Strategi untuk Penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Penugasan yang tepat Sasaran.

Isi dari surat pencabutan untuk surat edaran itu adalah melalui surat Plt Gubernur Aceh Nomor 540/14661 tanggal 15 Oktober 2020 tentang Pencabutan Surat Edaran yang ditujukan kepada para bupati/wali kota, dan Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina. Tembusan surat pencabutan itu ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri, Menteri ESDM, Kepala BPH Migas, Dirjen Migas Kementerian ESDM, Ketua Hiswana Migas Aceh.

Pencabutan surat edaran stikering itu mengingat usulan DPRA karena pelaksanaan di lapangan belum berjalan efektif. “Maka perlu dicabut dan ditinjau kembali pelaksanaannya,” alasan Nova Iriansyah

Nova Iriansyah juga meminta agar Pertamina mengambil langkah-langkah evaluasi dan melanjutkan distribusi BBM bersubsidi sebagaimana masa program stickering belum diberlakukan.

Apakah dengan keluarnya surat pencabutan surat edaran stikering pemakai BBM bersubsidi maka tuntutan 24 warga Aceh di Pengadilan Negeri Banda Aceh Akan di cabut juga, tentu masyarakat Aceh sangat menantikan hasil akhir dari polemik ini, konon lagi saat ini Nova Iriansyah sudah menerima SK Penetapan Devinitif sebagai Gubernur Aceh disisa jabatan 2017 – 2022. (ayahdidien)

Editor : Umy

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments