Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Rawan Pungli, Warga Mantingan Merasa Pati di Bodohi Dengan Surat Pernyataan Biaya Adminiatrasi PTSL 

Rawan Pungli, Warga Mantingan Merasa Pati di Bodohi Dengan Surat Pernyataan Biaya Adminiatrasi PTSL 

Kamis 20 agustus 2020 oleh tim berita istana 

Beritaistana.id, Pati – Surat pernyatan tentang biaya administrasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebesar 500 ribu yang dibuat Kepala Desa (Kades) Mantingan, kecamatan Jaken, kabupaten Pati, Jawa Tengah Menjadi polemik dikalangan masyarakat khususnya bagi pemohon.

Dari pantauan media ini, biaya administrasi PTSL 500ribu atas kesepakatan sejumlah desa di wilayah kecamatan Jaken yang mendapat jatah program PTSL tahun 2020. Pasalnya, biaya administrasi 500ribu yang dibebankan kepemohon PTSL dirasa sangat memberatkan karena tidak sesuai SKB 3 Menteri. Selain itu, saat ini masyarakat masih kesuliatan dalam segi ekonomi mengingat kondisi masih pandemi covid-19.

” kami warga pemohon PTSL sangat keberatan dengan biaya administrasi sebesar 500ribu, sebab itu tidak sesui dengan yang digembar gemborkan presiden Jokowi dan peraturan SKB 3 Menteri tentang biaya program PTSL.” Ungkap warga Mantingan kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Menurut warga, pihak Kades maupun panitia tidak transparan dalam pengelolaan biaya serta penetapan biaya administrasipun mengikuti aturan dari desa tetangga, sehingga hal itu menjadi polemik dikalangan warga apalagi saat ini warga masih kesulitan dari segi ekonomi mengingat masih dalam situasi pandemi covid-19.

” kami berharap, aparat penegak hukum tidak tuli dengan permasalah yang ada di desa kami, dan kami sebagai warga jangan dibodohi dengan aturan aturan yang sangat memberatkan dan mencekik leher kami, apalagi ini masih dalam masa pandemi covid-19 dan perekonomian masih sulit.” Keluh warga Mantingan

Terpisah, Kades Mantingan Sulistiyono ketika dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, kamis (20/8/2020) menepis tudingan warganya dan apa yang disampaikan warga itu tidak benar,” sebelumnya sudah melalui musyawarah desa (musdes), kuota sebanyak 1.135 bidan dan biaya administrasi 500ribu. Apa yang disampaikan warga itu tidak benar dan untuk lebih jelas silahkan datang kekantor desa.” Cetus Sulistiyono

Sampai berita ini diturunkan, ketua panitia Program PTSL sekaligus sekretaris desa (SekDes) Mantingan Jariyah ketika dihubungi via telepon tidak ada jawaban. ( suf )

Editor : Arw

Terkait

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

Warganya Kesulitan Ekonomi Kepala Dusun Cuek Pengusaha Muda Turun Tangan Bantu Warga

Maret 1, 2021

  KOPI Jembrana – Kondisi Pandemi Covid-19 membuat banyak warga menjerit. Keadaan ekonomi yang sulit memunculkan tekanan psikologis masyarakat di mana-mana. Bencana kemanusiaan sedang...

Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif

Februari 28, 2021

SOLO, - Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif. Menhub Ir. Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di Kota Solo, Minggu...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments