Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Pro Kontra Beras Murah Berlabel Gugus Tugas Covid-19 Desa Wirotaman Dijual

Pro Kontra Beras Murah Berlabel Gugus Tugas Covid-19 Desa Wirotaman Dijual

Malang,_Simpang siur kabar terkait pengadaan beras murah di Desa Wirotaman Kecamatan Ampelgading Kabupaten Malang membuat resah beberapa warga setempat.

Pasalnya, beras murah yang dijual Rp. 93.000,-/sak 10 kg tersebut bertuliskan Gugus Tugas Covid-19.

Pengadaan beras murah pada bulan Mei itu katanya untuk program penanggulangan Pandemi Covid-19.

Menurut warga setempat, beras murah bisa ditebus oleh masyarakat hanya jika masyarakat tersebut membawa kupon yang sudah diberikan oleh Pemerintah Desa yang diberikan satu kupon per-Kepala Keluarga. (12/8/2020).

Yang dipertanyakan oleh masyarakat ialah darimana asal beras tersebut, apakah memang beras murah yang diadakan oleh Gugus Tugas Covid-19 wilayah Kabupaten Malang, atau beras bantuan dari Pemerintah/institusi-institusi tertentu yang dikemas ulang oleh Kepala Desa dan Satgas Covid-19 Desa Wirotaman.

Sebab, di Gudang Balai Desa Wirotaman, terdapat banyak bantuan beras Covid-19 dari Pemerintah yang belum disalurkan ke masyarakat.

Ketika diklarifikasi oleh Tim Reclasseering Indonesia (RI) IMI Jatim dan media nawacitalib.com pada Selasa (11/08/2020) pagi, Pak Soleh selaku Kepala Desa Wirotaman mengaku bahwa beras tersebut didapat dari Pengurus Persatuan Penggilingan Padi di Desa Jatirejoyoso Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.

Namun, ketika ditanya dana apa yang dipakai, Kepala Desa Wirotaman mengatakan bahwa pada saat itu tiba-tiba saja ditawari pinjaman beras oleh seseorang yang baru saja dikenalnya di Desa Jatirejoyoso tersebut.

Warga masyarakat menduga-duga bahwa bisa saja dana yang dipakai adalah dana DD/ADD.

Dan ketika Tim RI IMI 007 mengklarifikasi hal tersebut kepada Camat Ampelgading, Camat Ampelgading mengatakan bahwa tidak tahu-menahu mengenai program tersebut.

Bahkan, Kepala Desa dan Satgas Covid-19 Desa Wirotaman tidak bisa memberikan berita acara pengadaan beras murah tersebut.

Bisa jadi pihak-pihak terkait mencari keuntungan sendiri di tengah pandemi seperti ini dengan mengganti karung beras bantuan dari Pemerintah menjadi beras Gugus Tugas Covid-19 Desa Wirotaman.

Kasus ini pernah dilaporkan ke inspektorat, namun tidak ada kejelasan dan ketegasan apapun dari inspektorat, dan tetap _silent_ sampai saat ini.

Tim RI IMI 007 masih terus mendalami terkait permasalahan tersebut.

Sesuai dengan Instrumen Hukum yang mengancam koruptor dana bansos covid-19 yakni Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam hal ini apabila seseorang melakukan pemotongan dana bansos atau melakukan pungutan liar terhadap pelaksanaan bantuan sosial Covid-19 diancam pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200.000.000 / 200juta dan paling banyak Rp 1.000.000.000 / satu miliar sebagai mana yang tercantum dalam Pasal 12 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pidana mati dapat dijatuhkan kepada pelaku tindak pidana korupsi yang dilakukan dalam keadaan tertentu.

Dalam keadaan tertentu pula dapat dijadikan alasan pemberatan pidana korupsi, diantaranya bila dilakukan terhadap dana bencana alam nasional dan dana penanggulangan krisis ekonomi dan moneter.

Sebagaimana yang terjadi saat ini wabah covid-19 telah ditetapkan sebagai kedaruratan kesehatan masyarakat dan bencana nasional oleh pemerintah dalam Keppres No. 11 Tahun 2020 tentang penetapan kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19.

Prosedur penanganan dugaan penyimpangan dana bansos juga mengacu pada Pasal 385 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. (eko s)

Editor : Umy 

Terkait

Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian Dengan Skala yang Lebih Luas

Januari 11, 2021

JAKARTA --| Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian dengan Skala yang Lebih Luas. Pada 11 Januari 2021 Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021, Senin...

BABINSA BERI WASBANG SECARA VIRTUAL

Oktober 26, 2020

Boyolali,- Mengingat pentingnya wawasan kebangsaan bagi siswa, juga kondisi yang tidak memungkinkan untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar dengan bertatap muka, saat ini Babinsa Koramil...

Dirlantas Polda Metro Jaya Siapkan Pos Pengamanan Saat Cuti Bersama

Oktober 25, 2020

Jakarta| Dirlantas Polda Metro Jaya siapkan Sebanyak 15 pos pengamanan disiapkan Polda Metro Jaya saat libur cuti bersama. Titik posko tersebar di jalan tol dan beberapa titik jalan...

Oknum Polri Berpangkat Kompol Jadi Kurir Narkotika

Oktober 25, 2020

Pekanbaru, |Dirresnarkoba Polda Riau Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu yang melibatkan anggota Polri dengan barang bukti sebanyak 16 kilogram, dan mengamankan dua tersangka, pengungkapan...

Pemdes Arse Simatorkis Tentukan Titik Rencana Pembangunan Jembatan Gantung

Oktober 24, 2020

Sabtu, 24 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas,-Pemerintahan Desa Arse (Pemdes) Simatorkis Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas) tentukan titik rencana pembangunan jembatan gantung...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments