Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Mensos Ngamuk di Jember, Reclasseering Indonesia Juga Akan Kumpulkan Data Dugaan Penyelewengan Bansos di 3 Kecamatan di Kabupaten Malang

IMG-20210830-WA0529
Menyewakan Audio Sound System’ & Multimedia “ARW GROUP” Alamat : Dukuh Rejosari RT 003/00 Desa Gilirejo Baru, Kec. Miri, Kab. Sragen Prov Jateng. Hp. 0852-5751-5757

Malang – (beritaistana.id); Menteri Sosial, Tri Rismaharini melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Sabtu (28/08/2021) lalu.

Dalam kunjungannya, Bu Risma melakukan evaluasi adanya ribuan bantuan sosial yang belum terdistribusikan ke keluarga penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, Bu Risma memberikan peringatan dan teguran keras kepada bank penyalur Bansos di Jember, supaya ada transparansi data dari pihak Perbankan dan Kemensos.

Sehingga diketahui, letak persoalan ada di titik mana terkait belum terdistribusinya Bansos dari Kemensos.

“Saya beri peringatan keras, ini harus diselesaikan. Datanya juga harus dibuka. Kalau tidak, nanti selalu Kemensos yang salah, dikira tidak becus bekerja,” ujarnya dalam nada tegas dan tinggi.

Hadir mendampingi Mensos, Bupati Jember, Hendy Siswanto, Anggota Komisi VIII DPR RI, Umar Bashor, Dirjen Linjamsos, Pepen Nazaruddin, Dirjen PFM, Asep Sasa, Sekretaris Linjamsos, Roben Rico dan Staf Khusus Menteri Sosial.

“Itu tinggi sekali (data warga yang belum menerima bantuan). Kemarin di Bandung, saya dapati data, ada 5 ribu yang belum disalurkan, saya pikir itu sudah tinggi sekali. Ini di Jember malah 8 ribu totalnya. Tolong diperbaiki ya,” ujar Bu Risma dengan nada tinggi.

Bu Risma menganggap, sistem birokrasi di bank tersebut telah menghambat, bahkan sengaja mengulur pencairan.

Padahal, pemerintah melalui Kemensos sudah bekerja keras agar dana bisa masuk ke perbankan sesuai jadwal, persisnya pada akhir Maret lalu.

Lambatnya penyaluran bantuan oleh bank tersebut, dinilai berbahaya.

Sebab, jika sampai beberapa minggu ke depan bantuan belum juga dicairkan oleh bank BUMN tersebut, maka bantuan akan hangus.

Bu Risma menganggap, tindakan bank tersebut sengaja menyusahkan rakyat kecil yang sudah terdampak pandemi.

Di sisi lain, pemerintah kerap menerima keluhan atau tudingan tentang warga miskin yang terdampak pandemi namun belum juga tersentuh bantuan.

“Saya tiap hari baca di media, orang fakir miskin yang tidak tersentuh bantuan. Padahal pagunya ada. Kita terus yang disalahkan. Padahal, tidak semua orang di Kemensos itu pencuri,” tegas Bu Risma.

Usai rapat, Bu Risma menolak diwawancarai, alasannya bergegas menuju ke Lumajang Jawa Timur untuk agenda yang sama.

Tim Reclasseering Indonesia dan media beritaistana.id yang pada saat itu juga sedang berada di lokasi, mengaku akan mengungkap dugaan penyelewengan bansos di Kabupaten Malang yang tempatnya masih dirahasiakan. (eko s)

Biro Pers Jakarta, Media, dan Informasi Sekretariat PT. Berita Istana Negara Website: https://www.beritaistana.id / https://www.beritaistana.com YouTube: https://youtu.be/0s5aUejNHpo
Biro Pers Jakarta, Media, dan Informasi Sekretariat PT. Berita Istana Negara
Website: https://www.beritaistana.id / https://www.beritaistana.com
YouTube: https://youtu.be/0s5aUejNHpo

Terkait

Dana PKH Bu Toina Raib 5 Bulan, Pendamping PKH dan Aparat Desa Simojayan Kurang Responsif

September 12, 2021

Dana PKH Bu Toina Raib 5 Bulan, Pendamping PKH dan Aparat Desa Simojayan Kurang Responsif Malang - (beritaistana.id); Masih di Desa Simojayan RT 07/RW 04 Kecamatan Ampelgading, seorang penerima...

Danyonarmed 11 Kostrad Berikan Penghargaan Kepada Prajurit Berprestasi

September 11, 2021

Danyonarmed 11 Kostrad Berikan Penghargaan Kepada Prajurit Berprestasi Magelang - Brita Istana Negara.Dalam rangka mewujudkan dan mengembangkan semangat para Prajurit Guntur Geni, Danyonarmed...

Baru Dibangun Talud Desa Kletekan Sudah Mulai Retak Retak

September 10, 2021

Baru Dibangun Talud Desa Kletekan Sudah Mulai Retak Retak Berita istana Ngawi, berbekal informasi masyarakat yang menyebut proyek bangunan TPT atau talud penahan tanah di desa Kletekan kecamatan...

Disaat Pencairan Dana BPNT E-Warung Desa Simojayan Ampelgading Malang Menaikan Harga Berlebihan

September 9, 2021

Disaat Pencairan Dana BPNT E-Warung Desa Simojayan Ampelgading Malang Menaikan Harga Berlebihan MALANG,- Media beritaistana.id dan Anggota Reclasseering Indonesia mengklarifikasi terkait...

Presiden Minta Kredit UMKM Ditingkatkan hingga 30 Persen

September 9, 2021

JAKARTA,-Presiden Joko Widodo mengapresiasi penambahan penyaluran kredit bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) oleh perbankan yang terus mengalami peningkatan. Namun, Presiden berharap...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments