Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Jual Beli Buku LKS Marak di Sekolah SMPN Ngawi Diduga Dikordinir Oleh Oknum KS

Jual Beli Buku LKS Marak di Sekolah SMPN Ngawi Diduga Dikordinir Oleh Oknum KS

Berita istana Ngawi,- praktik jual beli buku LKS kembali marak lagi dijajaran sekolah SMPN dikabupaten Ngawi Jawa-timur, padahal larangan sudah jelas ada, baik PP No. 17 tahun 2010 maupun Permendikbud No. 44 tahun 2012, lebih ngerinya lagi praktek tersebut dikordinir oleh salah-satu oknum kepala sekolah SMPN yang berada di kota kabupaten.

Memang informasi dari berbagai sumber, jual bel buku LKS pada murid keuntungan sangat menggiurkan sekitar 30 sampai 40% fee yang didapat, tinggal menghitung saja bila murid disebuah sekolah 1000 anak dengan harga permurid 100 ribu rupiah dalam setahun 2x yaitu semester ganjil dan semester genap.

Salah satu murid di SMPN 1 karangjati mengaku disuruh beli oleh pihak sekolah, ” iya beli seratus ribu lebih, ” kata beberapa murid yang buru2 masuk sekolah ketika ada jadwal masuk piket.

Smd ( inisial) KS SMPN diKarangjati kepada awak media mengakui memang ada pengadaan buku LKS namun itu semua sudah dikordinasi oleh Mnr oknum KS SMPN di Ngawi, ” kita sudah setor uang sekitar 6 juta Rupiah kok. Katannya sudah beres semua kita juga gak mau kalu seperti ini.” ungkapnya sambil langsung tilpon pihak Mnr.

Terdengar dari ujung tilpon Mnr mengakui sudah menerima setoran uang dari Smd ketika ditilpon saat itu Sehingga dari situ sangat gamblang memang kordinatornya salah-satu oknum KS SMPN di Ngawi kota yang berinisial mnr.

Hal tersebut diamini oleh beberapa kepala sekolah lain di wilayah SMPN timur bahwa sekolah yang mengadakan penjualan buku LKS semua setor uang ke Mnr” ada sekitar 5 sekolah yang jual LKS, ” ungkap oknum KS Lain yang juga melakukan praktik yang sama.

Gunawan ketua MKKS SMPN se Ngawi ketika dikonfirmasi terkait pratik ilegal dibeberapa sekolah wilayah timur mengaku kaget, ” masak masih ada seperti itu? Kalau kita sudah tidak berani karena memang dilarang, ” Selasa 8/9/20 dihalaman sekolah SMPN 1 Jogorogo ketika selesai acara pisah kenal kepala sekolah baru dan lama. ( Bd)

Editor : Umy

Terkait

Sadis! Bupati Dogiyai Diduga Menikam Istrinya Sendiri

November 2, 2021

Nabire, Papua – Baru-baru ini Nabire dihebohkan dengan kasus penganiayaan terhadap Makdalena Tebai (28), yang diketahui merupakan istri Bupati Dogiyai. Penganiaayaan terhadap Makdalena tersebut...

Dana PKH Bu Toina Raib 5 Bulan, Pendamping PKH dan Aparat Desa Simojayan Kurang Responsif

September 12, 2021

Dana PKH Bu Toina Raib 5 Bulan, Pendamping PKH dan Aparat Desa Simojayan Kurang Responsif Malang - (beritaistana.id); Masih di Desa Simojayan RT 07/RW 04 Kecamatan Ampelgading, seorang penerima...

Danyonarmed 11 Kostrad Berikan Penghargaan Kepada Prajurit Berprestasi

September 11, 2021

Danyonarmed 11 Kostrad Berikan Penghargaan Kepada Prajurit Berprestasi Magelang - Brita Istana Negara.Dalam rangka mewujudkan dan mengembangkan semangat para Prajurit Guntur Geni, Danyonarmed...

Baru Dibangun Talud Desa Kletekan Sudah Mulai Retak Retak

September 10, 2021

Baru Dibangun Talud Desa Kletekan Sudah Mulai Retak Retak Berita istana Ngawi, berbekal informasi masyarakat yang menyebut proyek bangunan TPT atau talud penahan tanah di desa Kletekan kecamatan...

Disaat Pencairan Dana BPNT E-Warung Desa Simojayan Ampelgading Malang Menaikan Harga Berlebihan

September 9, 2021

Disaat Pencairan Dana BPNT E-Warung Desa Simojayan Ampelgading Malang Menaikan Harga Berlebihan MALANG,- Media beritaistana.id dan Anggota Reclasseering Indonesia mengklarifikasi terkait...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments