Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Izin Dipermudah, Menteri Bahlil Lahadalia Ingatkan OSS Ini Memangkas Birokrasi

000483100_1628481803-OSS_2

Izin Dipermudah, Menteri Bahlil Lahadalia Ingatkan Pengusaha Tidak Jadi Tukang Kungfu alias Curang

Oleh Beritaistana.id pada 12 Agu 2021, 16:45 WIB

Peresmian Aplikasi One Single Submission (OSS) oleh Presiden Joko Widodo.
 Perbesar
Peresmian Aplikasi One Single Submission (OSS) oleh Presiden Joko Widodo.
 

Jakarta Keberadaan Online Single Submission (OSS) Risk Based Approach (RBA) atau OSS Berbasis Risiko diyakini kian memudahkan izin usaha bagi pengusaha.

Meski demikian, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meminta pengusaha agar tidak menjadi “Tukang Kungfu” atau mencoba untuk curang.  Sebaliknya, berbagai kemudahan kehadrian OSS dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Kita kan tukang Kungfu juga dulu jadi kita tahu. Nah yang baik-baik saja ini barang, dengan demikian OSS ini memangkas birokrasi, memangkas biaya, memangkas waktu, dan transparansi,” ujar dia, Kamis (12/8/2021).

Dikatakan jika selama dokumen persyaratan untuk memulai bisnis sudah lengkap, pengusaha tidak perlu mengurus dokumen secara langsung, melainkan bisa di rumah saja secara online.

“Jadi OSS berbasis risiko ini memudahkan betul, tidak perlu pengusaha ketemu pejabat terlalu banyak selama dia benar,” kata Bahlil.

 

 
Scroll down untuk melanjutkan membaca

OSS Jadi Reformasi

Peresmian Aplikasi One Single Submission (OSS) oleh Presiden Joko Widodo.
 Perbesar
Peresmian Aplikasi One Single Submission (OSS) oleh Presiden Joko Widodo.

OSS berbasis risiko telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Senin (9/8/2021). OSS Berbasis Risiko disebut sebagai reformasi yang sangat signifikan dalam perizinan di Indonesia.

Melalui kehadiran OSS Berbasis Risiko ini, kata Jokowi, jenis perizinan akan disesuaikan dengan risikonya.

Perizinan antara Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan usaha besar tidak sama.Layanan perizinan ini dinilai akan membuat iklim berusaha di Indonesia menjadi lebih baik.

“Risiko tinggi perizinan berusaha berupa izin, risiko menengah perizinan berusaha berupa sertifikat standar, risiko rendah perizinan berusaha cukup berupa pendaftaran atau nomor induk perusahan dari OSS.

Direktur PT. BERITA ISTANA NEGARA

 

Terkait

Dana PKH Bu Toina Raib 5 Bulan, Pendamping PKH dan Aparat Desa Simojayan Kurang Responsif

September 12, 2021

Dana PKH Bu Toina Raib 5 Bulan, Pendamping PKH dan Aparat Desa Simojayan Kurang Responsif Malang - (beritaistana.id); Masih di Desa Simojayan RT 07/RW 04 Kecamatan Ampelgading, seorang penerima...

Danyonarmed 11 Kostrad Berikan Penghargaan Kepada Prajurit Berprestasi

September 11, 2021

Danyonarmed 11 Kostrad Berikan Penghargaan Kepada Prajurit Berprestasi Magelang - Brita Istana Negara.Dalam rangka mewujudkan dan mengembangkan semangat para Prajurit Guntur Geni, Danyonarmed...

Baru Dibangun Talud Desa Kletekan Sudah Mulai Retak Retak

September 10, 2021

Baru Dibangun Talud Desa Kletekan Sudah Mulai Retak Retak Berita istana Ngawi, berbekal informasi masyarakat yang menyebut proyek bangunan TPT atau talud penahan tanah di desa Kletekan kecamatan...

Disaat Pencairan Dana BPNT E-Warung Desa Simojayan Ampelgading Malang Menaikan Harga Berlebihan

September 9, 2021

Disaat Pencairan Dana BPNT E-Warung Desa Simojayan Ampelgading Malang Menaikan Harga Berlebihan MALANG,- Media beritaistana.id dan Anggota Reclasseering Indonesia mengklarifikasi terkait...

Presiden Minta Kredit UMKM Ditingkatkan hingga 30 Persen

September 9, 2021

JAKARTA,-Presiden Joko Widodo mengapresiasi penambahan penyaluran kredit bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) oleh perbankan yang terus mengalami peningkatan. Namun, Presiden berharap...

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments