Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Hajatan Warga Harus Sesuai Dengan Protokol Kesehatan

 

Boyolali. Pemerintah perlahan mulai memperbolehkan kegiatan masyarakat berlangsung kembali salah satunya hajatan. Saat ini masyarakat sudah diperbolehkan mengadakan hajatan namun dengan catatan harus mematuhi protokol pencegahan COVID-19 seperti yang ditetapkan pemerintah daerah setempat.

Penambahan kasus positif Covid-19 di Boyolali masih fluktuatif. Namun, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Boyolali memberi sinyal gelaran hajatan pernikahan. Dengan catatan, tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Yakni pengecekan suhu tubuh, mengenakan masker dan penutup wajah, cuci tangan dengan sabun, serta jaga jarak (physical distancing).

“(Pesta) nikahkan anak ya boleh-boleh saja. Tapi, kalau mau mengundang orang ya harus dibatasi,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Boyolali Bp. Masruri beberapa waktu lalu
Selain itu, hajatan pernikahan wajib mengantongi izin gugus tugas. Minimal dari tingkat kecamatan. “Karena di tingkat kecamatan yang paham kondisi daerah sekitar. Pemilik hajatan harus sediakan alat pengukur suhu tubuh (thermo gun). Tamu undangan yang suhu tubuhnya tinggi, ya dilarang masuk,” tegas Bp Masruri yang juga sekretaris daerah (sekda) Boyolali tersebut.
Oleh karena tersebut Babinsa Desa Sumber Koramil 12 Simo Kodim 0724 Boyolali Sertu Hardiono bersama Bhabinkamtipmas Polsek Simo dan tim gugus Covid 19 Kecamatan Simo mendatangi kediaman Ibu Sukarti Rt 04 Rw 01 Dukuh Karanggayam Desa Sumber Kecamatan Simo yang akan melaksanakan hajatan. Sabtu (25/07).

Di dalam penyampaiankepada Ibu Sukarti bahwa setiap orang yang akan menyelenggarakan acara tersebut wajib memberitahukan kepada Tim Percepatan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 kecamatan atau desa setempat berkaitan dengan rencana penyelenggaraan hajatan paling lambat 7 hari sebelum pelaksanaan.

Selain itu tim percepatan gugus tugas juga akan memantau berlangsungnya kegiatan untuk memastikan bahwa aturan protokol tetap dilakukan, bahkan dengan tegas akan membubarkan kegiatan hajatan jika dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan protokol yang dianjurkan.
“Harapan kami, masyarakat tetap harus mengacu pada pedoman pelaksanaan protokol kesehatan. Kami akan turut mengawasi, guna meghindari penyelenggraan yang tidak sesuai aturan selama pandemi. ” pungkas Babinsa.

Penulis : Kemplu

Editor : Azis

Terkait

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

Warganya Kesulitan Ekonomi Kepala Dusun Cuek Pengusaha Muda Turun Tangan Bantu Warga

Maret 1, 2021

  KOPI Jembrana – Kondisi Pandemi Covid-19 membuat banyak warga menjerit. Keadaan ekonomi yang sulit memunculkan tekanan psikologis masyarakat di mana-mana. Bencana kemanusiaan sedang...

Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif

Februari 28, 2021

SOLO, - Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif. Menhub Ir. Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di Kota Solo, Minggu...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments