Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Habiskan Anggaran Dana Desa 781 Juta, Gedung Serbaguna Desa Semampir Pati Terbengkalai

Habiskan Anggaran Dana Desa 781 Juta, Gedung Serbaguna Desa Semampir Pati Terbengkalai

PATI (JATENG)- Warga Desa Semampir Kecamatan Pati mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Pati untuk melakukan penyidikan terkait proyek pembangunan gedung serbaguna yang proses pekerjaannya tidak sesuai bestek.

Proyek pembangunan gedung yang dibangun tahun 2018 dan menghabiskan anggaran ratusan juta yang bersumber dari Dana Desa (DD) dan Pendapatan Asli Desa (PAD) tahun 2018 sampai sekarang belum bisa difungsikan dan terbengkalai.

Amatan media, Pembangunan gedung serbaguna yang seharusnya bisa difungsikan, namun sampai sekarang masih belum maksimal pekerjaannya. Hal itu terlihat dari material pembangunan gedung sesuai RAB untuk batu batanya tidak sesuai, besi untuk atap yang seharusnya dikerjakan dengan jarak 3 meter, dibuat 6 meter, termasuk lantai gedung yang seharusnya dikerjakan rabat beton, namun sampai sekarang masih dibuat tanah plester.

“Proyek itu tahun 2018, dan Informasinya untuk anggarannya sekitar Rp 700 juta lebih, tapi sampai sekarang tidak bisa tuntas,”Ungkap warga semampir Jumat (14/8/2020)

Ditemui Terpisah, Kepala Desa Semampir Parmono ketika dikonfirmasi mengaku sering mendapat laporan dari masyarakat soal kelanjutan pembangunan gedung serbaguna yang hingga kini tidak ada kelanjutan. Warga juga geram lantaran gedung yang dikerjakan dari anggaran DD itu sejak 2018 hanya terbengkalai dan tidak bisa difungsikan.

“Masyarakat sering mananyakan ke Pemerintah Desa kapan dilanjutkan pembangunan gedung itu, hanya saja kita tidak bisa memberikan keputusan lantaran belum ada rekomendasi hasil audit dari inspektorat,”Ujarnya Parmono.

Dijelaskan Parmono, Proyek pembangunan gedung serbaguna itu sesuai fungsi akan digunakan untuk gedung pertemuan, dan gedung olahraga. Gedung itu juga sudah mengahabiskan anggaran sebesar Rp 638 juta yang bersumber dari DD dan Rp 143 juta dari PADes tahun 2018, hanya saja apabila harus dilanjutkan pihak desa tidak berani lantaran belum ada hasil audit dari inapektorat.

“Pihak kepolisian juga sebelumnya sudah berkoordinasi dengan pihak desa, dan kami juga sudah tunjukkan fisiknya soal informasi terbengkalainya gedung itu yang ramai di media sosial, hanya saja sudah hampir 6 bulan ini tidak ada tindak lanjut,”Katanya.

Pihak Desa, Tambah Promono, Tidak akan melanjutkan proses pembangunan gedung tersebut, sebelum ada langkah hukum dari pihak kepolisian maupun rekomendasi dari inspektorat bahwa pembangunan gedung itu tidak ada masalah.

“Kami tidak berani melanjutkan, karena ini adalah uang rakyat, jadi harus jelas penggunaannya, dan gedung itu saya pastikan apabila tidak dilanjutkan maka pasti akan roboh, karena hanya dibiarkan terbengkalai,”Pungkasnya. ( suf )

Editor : Arw

Terkait

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

Warganya Kesulitan Ekonomi Kepala Dusun Cuek Pengusaha Muda Turun Tangan Bantu Warga

Maret 1, 2021

  KOPI Jembrana – Kondisi Pandemi Covid-19 membuat banyak warga menjerit. Keadaan ekonomi yang sulit memunculkan tekanan psikologis masyarakat di mana-mana. Bencana kemanusiaan sedang...

Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif

Februari 28, 2021

SOLO, - Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif. Menhub Ir. Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di Kota Solo, Minggu...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Jiwasuci
Jiwasuci
8 months ago

Harus diaudit dana yg sumbernya dari rakyat yg dikelola negara melalui instansi lembaga pemerintahan diseluruh tingkatan yg dipercayakan untuk kemajuan negara maka wajib adanya kroscek dari laporan tulisan dengan cek bukti dilapangan dg info masyarakat sekitarnya serta bukti otentik sebelum dan hasil kerja