Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Gara Gara PDAM..!! Sumur Warga Kragilan Pucangan Sukoharjo Kering dan Warga Bersihkan Kali Untuk Mandi

Gara Gara PDAM..!! Sumur Warga Kragilan Pucangan Sukoharjo Kering dan Warga Bersihkan Kali Untuk Mandi

Jumat 21 Agustus 2020 Oleh Tim Berita Istana 

SUKOHARJO – Ratusan Warga Dusun Kragilan, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura menuding penyebab mengeringnya sumur-sumur di dusun mereka akibat beroperasinya sumur dalam milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Makmur Sukoharjo di Dusun Patahan, Desa Kertonatan, Kartasura sejak Desember 2018 lalu.

Ketua RW 15 dusun setempat Sudarsono mengatakan, sumur di dusunnya mengering sejak satu setengah bulan terakhir. “Kami warga Kragilan sudah berhari-hari kekurangan air. Sumur-sumur pada kering. Kalau pun masih ada air, sudah di bawah normal. Dari nenek moyang belum ada sejarahnya diwilayah kami kekeringan air ,” (21/8/20).

Lebih lanjut ketua RW menegaskan.! PDAM tersebut harus ditutup, karena dengan adanya PDAM warga kekeringan air sehingga warga membersihkan kali untuk mandi, untuk air minum warga kragilan sudah di bantu air dari paguyuban wargo ageng karosuro (PAWARTOS)., tegasnya kemarin.

Terpisah Rocik menjelaskan Kondisi tersebut sudah disampaikan kepada Kepala Desa Pucangan Budiyono. Warga mengaku kesal karena pembangunan sumur dalam PDAM di Dusun Patahan, Kertonatan yang dipisahkan oleh sungai dengan Dusun Kragilan, Pucangan tidak berkoordinasi dengan penduduk Kragilan.

Puncaknya, warga Kragilan mendatangi salah seorang ketua RT Patahan dengan membawa ember kosong sebagai bentuk protes. Aksi berlanjut ke sumur dalam milik PDAM. Warga meminta PDAM menghentikan aktivitas penyedotan air di sumur dalam tersebut.

“Warga mengeluhkan tentang air sumur yang berkurang. Sebelumnya belum pernah mengalami penyusutan air. Namun setelah adanya PDAM, terjadi penyusutan air sumur,” jelas dia.

Sementara Suradi Cokro Ismoyo selaku ketua paguyuban wargo ageng kartosuro (PAWARTOS) saat di konfirmasi awak media berita istana melalui telfon, diri nya menjelaskan mendengar keluh kesah warga setempat yang terkena dampak yang terjadi pengeboran PDAM sukoharjo, baru kita mulai hari ini untuk droping air untuk warga, hari ini baru kita kirim dua tengki 12,000 liter. “Kita juga akan kirimkan surat ke Bupati Sukoharjo , PDAM dan Ketua DPRD”, tutupnya. (Arw)

Editor : Umy

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments