Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Banyak Terkuak Dugaan Proyek Desa di Sragen Mark Up Anggaran, Salah Satunya di Desa Jenar 

Banyak Terkuak Dugaan Proyek Desa di Sragen Mark Up Anggaran, Salah Satunya di Desa Jenar 

Berita Istana Sragen jumat 24 juli 2020

SRAGEN-Pemerintah Indonesia melalui program Nawa Cita Pemerintah RI telah menggelontorkan Dana Desa mulai Tahun 2015 sebagai implementasi dari UU Desa No.6 Tahun 2014. Dimana UU Desa telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Desa memiliki kewenangan penuh dalam mengelola potensi yang dimilikinnya guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dana Desa mulai banyak dirasakan manfaatnya di tahun keenam berjalan ini, selain nominal yang setiap tahun meningkat tetapi lebih pada tujuannya yang sangat bermanfaat untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Namun hal tersebut berbeda dengan yang terjadi di Desa Jenar Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen Bantuan Provinsi Tahun 2019 pada rabat beton jalan pekerjaannya diduga Mark Up anggaran. Pasalnya jika dihitung secara teknis rabat beton tersebut memiliki indeks harga diatas rata-rata.

Pada prasasti yang terpasang dilokasi, disebutkan bangunan rabat beton ini memiliki volume 750 x 2 (0,80 m) x 0,10 m dengan nilai anggaran Rp.200.000.000,-.

Warga setempat berinisial YN saat ditemui Wartawan mengatakan bahwa jalan itu memang dibangun dengan menggunakan dana yang berasal dari bantuan Provinsi pada Tahun 2019. Tetapi YN tidak mengetahui secara pasti teknis pada saat pengerjaannya.

“Kami sebagai warga tidak tahu secara rinci teknis pengerjaan maupun penggunaan anggarannya”. Singkatnya.

Sementara itu, Warsito salah satu tokoh masyarakat Sragen menyampaikan bahwa ada dugaan Mark Up pada penggunaan anggaran dalam pembangunan rabat beton jalan tersebut. Ia juga sempat menghitung secara teknis, melihat hasilnya harga satuan beton diketahui diatas harga pada umumnya.

“Setelah kami hitung, kami menduga ada selisih nominal yang sangat fantastis” papar Warsito dengan menunjukan kertas rincian dihadapan warga.

Sementara itu camat jenar ketika dihubungi awak media pihak kecamatan akan segera cek kelokasi.

“Iya mas sementara kita baru croscek dilapangan terkait dugaan proyek Banprov yang fiktif dan Mark up..🙏🏻”. Ucapnya. (Budiono) 

Editor : Arw

Terkait

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

Warganya Kesulitan Ekonomi Kepala Dusun Cuek Pengusaha Muda Turun Tangan Bantu Warga

Maret 1, 2021

  KOPI Jembrana – Kondisi Pandemi Covid-19 membuat banyak warga menjerit. Keadaan ekonomi yang sulit memunculkan tekanan psikologis masyarakat di mana-mana. Bencana kemanusiaan sedang...

Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif

Februari 28, 2021

SOLO, - Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif. Menhub Ir. Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di Kota Solo, Minggu...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments