Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Sumur BOR 50'M Ukuran 4'ml Tebal 1'ml, Menelan Anggaran DD 62 Jt

Kamis 26 Desember 2019| Editor : Warsito Nusantoro Pamungkas

Lampung Utara – Pemerintah Desa Tanjung Waras Kecamatan Bukit Kemuning,Kabupaten Lampung Utara, melaksanakan percepatan pembangunan di Desa setempat yang menpergunakan sumber Dana Desa tahun anggaran 2019.

Sebelumnya dilansir buananainformasi,mungkin ini hasil perjalanan Pemerintah Desa mengikuti Bimbingan Teknis BIMTEK Ke Bali,untuk segera melaksanakan pembangunan.

Namun menurut sumber informasi yang di jumpai awak media, pelaksanaan pembangunan Sumur BOR di Desa Tanjung Waras hanya berkedalaman 50’M dan mempergunakan viva ukuran 4’ml tebal 1’ml,yang menelan Fagou Anggaran mencapai 62 enam puluh dua juta rupiah,ujar sumber yang indentitasnya tidak ingin disebutkan dengan buanainformasi,25/12/19.

Sebut saja udin ” mengatakan mungkin ini wujud hasil Bimtek para oknum kades Ke Kuta Bali beberapa pekan silam,untuk menbangun Sumur BOR yang di duga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja RAB,dan di duga jauh dari harapan yang masyarakat inginkan.

“bayangkan saja mas,satu titik Sumur BOR di Desa kami ini bisa menelan Dana Angggaran 62 enam puluh dua juta lebih dan sangat mirisnya lagi jarak Sumur BOR dengan rumah warga setempat diperkirakan hampir 200 meter lebih kurang,sebut dia.

Senada di ungkap juga dari puluhan masyarakat Desa setempat, mereka sangat bersyukur dengan berbagai Kebijakan Pembangunan yang di Gelontorkan oleh Pemerintah Pusat maelalui Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi PDTT.

“yang sedianya untuk menpercepat semua kebutuhan masyarakat dimulainya dari sistem peningkatan Ekonomi, Kesehatan, Pendididikan dan Pembangunan dalam era kepeminpinan H.Ir Joko Widodo Presiden Republik Indonisia,untuk menciptakan Sumber Daya Manusia SDM yang berkualitas.

“Namun kami sayangkan Pihak Pelaksana Pengguna Anggaran Khususnya di Desa kami patut di duga lepas kontrol dan kendeli.

“sehingga pembangunan yang tidak mampu melihat kualitas kebutuhan masyarakat setempat yang dapat bermanfaat semaksimal mungkin,bebernya.

Masih dengan sumber yang sama, dia-red, juga mengatakan,inilah bentuk-bentuk-bentuk Kebocoran Anggaran Negara yang menimbulkan kerugian negara,bila mana setiap pembangunan, tidak dapat digunakan oleh masyarakat setempat secara maksimal dan bermanfaat,ujarnya.

Sebagai harapan kami meminta lembaga negara yang mempunyai hak untuk pengawasan dan auditor melakukan penelisikan kepada Pemerintah Desa kami ini, sebelum banyak lagi kerugian dan kebocoran anggaran negara,yang kami duga untuk kepentingan sendiri atau kosprasi di dalam pengelolaan keuangan Dana Desa Tanjung Waras.”tutupnya.

Sampai berita ini di terbitkan pihak Pemerintah Desa Tanjung Waras belum dapat di konfirmasi.(*).

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...