Tomas Desa Paringgonan Kecewa, Pemeriksaan BPK Di Proyek Irigasi Aek Paringgonan Tidak Maksimal

Kam, 6 Feb 2020 10:47:45am [update-viewer] author Berita Istana
IMG-20200205-WA0191

Tomas Desa Paringgonan Kecewa, Pemeriksaan BPK Di Proyek Irigasi Aek Paringgonan Tidak Maksimal

Kamis 6 Februari 2020|Penulis : Bonardon

BERITAistana.com Padang Lawas

Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Paringgonan Datuk Sojapa Kecewa Terhadap kinerja Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Sumatera Utara dalam memeriksa hasil pekerjaan proyek irigasi Aek Paringgonan, Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas, Selasa (4/2/20) kemarin.

BPK RI memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang Keuangan Negara terhadap proyek pembagunan irigasi yang mengunakan Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) TA. 2019 Dinas Pekerjaan Umum Palas Bidang Pengairan berbiaya 2,5 Milyar sesuai Nomor kontrak : 610/03/SPKK – PR/PML – WIL.IV /Dak/2019. kinerja CV. FADILAH JAYA dan Konsultan Pengawas CV. JASA PERSADA KONSULTAN di duga sebatas pemeriksaan srimoni.

Tomas Desa Paringgonan Kecewa, Pemeriksaan BPK Di Proyek Irigasi Aek Paringgonan Tidak Maksimal

Kepada BERITAistana.com di Areal Persawahan lokasi proyek pemeriksaan Datuk Sojapa menjelaskan, bahwa sesuai pantauan kami pemeriksaan yang dilakukan pihak BPK mulai dari pengukuran ketinggian, lebar dan panjang pasangan dek dan Bronjong serta melakukan pemahatan (pelobangan) pada beberapa bagian pasangan dinding irigasi sangat tidak maksimal.

Dikatakannya, pemeriksaan BPK hanya sebatas itu tanpa memeriksa kedalaman pondasi dan lebar pasangan pondasi , dan sangat jelas pemeriksaan itu seolah olah telah di atur sedemikian rupa dimana saat pemeriksaan seharusnya Air di irigasi tersebut di keringkan dulu sehingga bisa nampak jelas keadaan pondasi yang sangat mengkhawatirkan ketahanan bangunan dek.

” Ya jelas tidak kelihatan posisi Pondasi nya, airnya mengalir deras sehingga tidak kelihatan jelas pada bagian pondasi, pemeriksaan hanya terfokus pada bagian atas dek” bagai mana bisa terlaksana pemeriksaan yang maksimal, jelas Datuk.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PU bidang Pengairan Amirhan Hasibuan yang turut mendampingi BPK, ketika di konfirmasi BERITAistana.com di lokasi mejelaskan bahwa, adanya timbunan pasir dan bebatuan di Hulu irigasi tersebut akibat derasnya luapan air harus di bersihkan,

“Timbunan pasir dan bebatuan itu harus di bersihkan, karena tumpukan bebatuan tersebut sangat mengganggu aliran air dan perlu dilakukan normalisasi” jelasnya.

Sedangkan pihak BPK yang turun melakukan pemeriksaan di proyek irigasi Aek Paringgonan ketika di konfirmasi, Awak Media ini tidak banyak memberikan komentar ” Wah belum, saya belum bisa berikan komentar, kan ini saya belum rekapitulasi ini saya kerjakan dulu ” katanya singkat. ( Bonardon)

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

[bigthumb]
[bigthumb]

Diduga Putus Cinta, Pemuda Sayur Matua Cari Jalan Pintas

Sab, 22 Feb 2020 06:25:57pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Monitoring Komisi A DPRD Palas, Disambut Panitia SKD CPNS

Sab, 22 Feb 2020 03:30:44pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Ganjar Lepas Ekspor 10 Bus Tingkat ke Bangladesh

Sab, 22 Feb 2020 09:44:40am [myexcerpt]
[bigthumb]

Dankodiklatau Lantik 480 Bintara Baru TNI AU

Jum, 21 Feb 2020 01:21:46pm [myexcerpt]
[bigthumb]

Ini Pesan Dandim Solo di Acara Talk Show MTA TV

Jum, 21 Feb 2020 01:12:40pm [myexcerpt]
[bigthumb]

Berita Terbaru

International

Fokus

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Visitor