Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Terlibat Penganiayaan, 4 Orang Warga Kecamatan Medan Tuntungan Ditangkap Polsek Delitua

Terlibat Penganiayaan, 4 Orang Warga Kecamatan Medan Tuntungan Ditangkap Polsek Delitua

Jum’at, 11Sept 2020 | Penulis : Bonardon

MEDAN.-Perjalanan Panjang ke empat pelaku penganiayaan terhadap Johanes Pasaribu (19) berkhir setelah dibekuk unit Reskrim Polsek Delitua yang dimpimpin Oleh Iptu Martua Manik,SH,MH kemaren Kamis (10/9/2020). Para pelaku menganiaya korban diduga karena masalah urusan perempuan (cemburu).

‪Kapolsek Delitua AKP Zulkipli Harahap,SH melalui Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu Martua Manik ,SH,MH menjelaskan bahwa Korban yang merupakan warga Jl. Bunga Raya Blok C No. 25, Perumnas Griya Asam Kumbang, Kec. Medan Tuntungan dianiaya ketika sedang begadang dengan seorang perempuan yang disebut-sebut sebagai pacar salah satu pelaku. Insiden penganiayaan itu terjadi, Minggu (10/5/2020) silam sekira pukul 03.00 WIB.‬

‪Lanjut Kanit Reskrim Delitua , “Adapun ke 4 pelaku yang diamankan masing-masing Regi Ginting (24), Ginta Ginting (21), Brema Surbakti (19) dan Ade Tarigan (17) yang kesemuanya merupakan warga Kecamatan Medan Tuntungan.

Iptu Martua Manik,SH,MH juga menuturkan bahwa berdasarkan laporan dari korban dengan No LP /540/K /V/ 2020/ SPKT/ Sek Delta, tgl 10 Mei 2020, ke 4 pelaku diamankan berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang dimiliki. Mereka (para pelaku) diamankan di salah satu rumah makan di Jl. Kapten Purba, Kel. Mangga, Kec. Medan Tuntungan,” .

‪”Motif dalam insiden ini, sambungnya, menurut hasil pemeriksaan sementara adalah masalah pacar. Dimana korban diduga begadang dengan pacar salah satu pelaku hingga membuat pelaku cemburu, sehingga pelaku utama menyusun rencana untuk melakukan penganiayaan,.
‪”Saat itu korban bersama dengan temannya sedang begadang atau manggang-manggang di Jl. Bunga Encole Gg. Surbakti, Kel. Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan. Korban terlihat pelaku sedang bersama wanita, kemudian salah satu pelaku mendatangi korban sambil mengatakan jangan ambil pacarku. Kemudian ke-empatnya melakukan penganiayaan kepada korban sampai berlumuran darah,” ucapnya.‬

‪Beruntung, insiden itu dapat dilerai oleh warga dan para pelaku melarikan diri. Sementara korban dibawa oleh teman-temannya ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.‬

‪”Jadi, ke-empat pelaku masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Mereka dipersangkakan melanggar pasal tentang penganiayaan secara bersama-sama,” Ungkap Mantan Kasat Reskrim Polres Nias tersebut. (Leodepari)

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments