Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Tega,!! Pemdes Watugede Kemusu Boyolali Hentikan Bantuan BPNT Warga Miskin

Pemdes Watugede Kemusu Boyolali Hentikan Bantuan BPNT Warga Miskin

Sabtu 19 September 2020 Oleh Berita Istana

Berita Istana| Boyolali,- Pencabutan atau pemberhentian sepihak penerima Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli bahan pangan di pedagang bahan pangan/e-warong yang bekerjasama dengan bank.

Kementerian Sosial (Kemensos) berencana menyalurkan kembali bantuan kepada masyarakat yakni Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp 500.000.

Menteri Sosial Juliari P Batubara menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19.

Bantuan tersebut ditargetkan bagi keluarga yang tergolong Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Lantas, apa syarat dan mekanisme penerima bantuan ini?

Juru Bicara Kemensos Adhy Karyono mengungkapkan, bantuan Rp 500.000 merupakan tambahan satu kali transfer untuk keluarga penerima kartu BNPT.

“Yang BST Rp 500.000 adalah tambahan satu kali transfer untuk keluarga penerima manfaat bansos BPNT yang bukan sebagai penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH),” ujar Adhy saat dihubungi awak media.

Namun sangat berbeda yang terjadi di Desa Watugede Kecamatan Kemusu Kabupaten Boyolali Jawa Tengah sangat disayangkan masyarakat. (19/9/20).

Pasalanya, pemberhentian yang dinilai sepihak tanpa konfirmasi dengan penerima bantuan terhadap kedua warga bedeg rt 15 Desa Watugede atas nama (Tinem 55 tahun) dan ( Sajinah 65 tahun ) adalah warga yang kurang mampu dan untuk kebutuhan sehari hari sajinah hanya mengandalkan kerja serabutan serta mengandalkan pemberian dari anaknya dan tetangga. Diketahui sajinah hanya hidup berdua dengan kakak nya Tuminem 70 tahun.

Sementara salah satu perangkat Desa Watugede ketika dikonfirmasi wartawan (19/9/2020) membenarkan atas kejadian tersebut dan sudah koordinasi dengan perangkat desa lainya, “saya kurang paham, sebab saya baru menjabat, akan tetapai saya sudah koordinasi dengan perangkat desa lainya terkait permasalahan itu dan nanti kita upayakan untuk di daftarkan sebagai penerima bantuan yang lain.” Kata salah satu perangkat desa.

Sebab, bantuan beras dari program BPNT kurang lebih 4 bulan terakhir sudah tidak diterima oleh kakak beradik Sarjinah dan Tuminem, padahal bantun tersebut sangat membantu bagi keduanya.

”saya juga sudah meminta keterangn ketua kelompok penerima PKH dan BPNT, dan ketua kelompok sudah mengusulkan ke pihak pengawas kecamatan dengan alasan di kira kedua penerima BPNT Tinem 55 dan Sajinah 65 tersebut masih dalam satu KK.” Padahal hanya tetangga Ungkap salah satu perangkat.

Lebih lanjut salah satu perangkat desa menjelaskan, saya sebagai perangkat desa yang punya tanggung jawab akan kesejahteraan warganya dan sudah meminta keterangan dari berbagai pihak, namun hasil tanggapan didapat masih nihil belum ada kejelasan. Saat berita ini diterbitkan akan memantau nasib warga tersebut.(adit)

Sumber :Jp
Editor : Umy

Terkait

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

Warganya Kesulitan Ekonomi Kepala Dusun Cuek Pengusaha Muda Turun Tangan Bantu Warga

Maret 1, 2021

  KOPI Jembrana – Kondisi Pandemi Covid-19 membuat banyak warga menjerit. Keadaan ekonomi yang sulit memunculkan tekanan psikologis masyarakat di mana-mana. Bencana kemanusiaan sedang...

Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif

Februari 28, 2021

SOLO, - Menhub Tinjau Tirtonadi, Gibran Tekankan Pembangunan Lantai 2 Terminal Akan Jadi Pusat Kegiatan Produktif. Menhub Ir. Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di Kota Solo, Minggu...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments