Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Setelah Kapolri, Jokowi Lantik Sembilan Anggota Komisi kejaksaan

Editor: Warsito Nusantoro Pamungkas |

BERITAISTANA.COM

JAKARTA,. Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik sembilan anggota Komisi Kejaksaan periode 2019-2023 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/11). Sembilan anggota komisi tersebut terdiri dari tiga unsur pemerintah dan enam lainnya berasal dari unsur masyarakat.

Sembilan anggota Komisi Kejaksaan tersebut, adalah Barita LH Simanjuntak, Babul Khoir, Witono, Sri Harijati, Apong Herlina, Resi Anna Napitupulu, Muhammad Ibnu Mazjah, Bambang Widarto, dan Bhatara Ibnu Reza.

Barita LH Simanjuntak dilantik menjadi Ketua Komisi Kejaksaan, sedangkan Babul Khoir didapuk sebagai Wakil Ketua Komisi Kejaksaan. Adapun tujuh orang lainnya menjadi anggota Komisi Kejaksaan. 

Prosesi pelantikan mereka diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 62 M tahun 2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Keanggotaan Komisi Kejaksaan Republik Indonesia tertanggal 1 November 2019. Selanjutnya, kesembilan anggota Komisi Kejaksaan tersebut diminta melakukan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Jokowi.

“Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia pada UUD 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada negara,” kata Jokowi diikuti sembilan anggota Komisi Kejaksaan.

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi tribrata,” lanjut mereka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara secara simbolis. Jokowi dan para tamu undangan yang hadir kemudian memberikan ucapan selamat kepada para anggota Komisi Kejaksaan.

Dalam kesempatan ini turut hadir Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju. Tampak pula para pimpinan partai politik dalam acara pelantikan ini.

Pagi tadi, Jokowi juga melantik Idham Azis sebagai Kapolri. Idham dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 97/Polri Tahun 2019 tentang Pengangkatan Kapolri tertanggal 1 November 2019.

Seiring dengan itu, Jokowi menaikkan pangkat Idham dari Komjen ke Jenderal. Kenaikan pangkat Idham didasari dengan Keputusan Presiden Nomor 98/Polri Tahun 2019 tertanggal 1 November 2019.

Jum’at 1 November 2019 11:02 WIB

Editor: Warsito Nusantoro Pamungkas | BERITAistana.com

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments