Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Polres Sragen Lamban Respon Laporan Suap Money Politik Pilkades Desa Majenang

Senin 16 Desember 2019| Editor : Warsito Nusantoro Pamungkas

SRAGEN,BERITAistana.com-Kasus laporan money politik kepolres Sragen yang terjadi di Desa Majenang, Kecamatan Sukodono ini terkesan lamban, sedangkan pada tanggal 27 Desember 2019 sudah dilantik seluruh kepala desa terpilih Sekabupaten Sragen terang salah satu mantan Cakades Surahman yang melaporkan kejadian Suap money politik ke polres sragen 11 Oktober 2019 dimana komitmen bersama yang bikin heboh Sragen bersih dari Suap dengan adanya SATGAS ANTI MONEY POLITIK.

BUKTI ADUAN SURAHMAN

Menyikapi politik uang (money politik), Polres Sragen Terkesan lamban dalam menangani terbukti aduan laporan pada tanggal 11 Oktober 2019 lalu sampai saat ini tak kunjung selesai ungkap surahman kepada awak media journalpolice.id sore itu.

Lebih jauh surahman menjelaskan bahwa Dalam proses pemanggilan saksi-saksi tidak hadir semua di karenakan Miskomunikasi surat panggilan datang terlambat.

Saat di konfirmasi oleh pihak polres bahwa hari senen tertanggal 2 Des 2019 kok gak pada datang surahman kaget karena merasa belum menerima surat panggilan, lalu surahman menjawab dan menghubungi semua saksi bahwa mereka belum dapat surat panggilan terangnya kepada awak media journalpolice.id sore itu.

Lebih lanjut menjelaskan bahwa Pihak polres sragen sudah mengirimkan surat pemanggilan pada hari Jum’at tertanggal 29 November 2019 berikut nama-nama yang mendapatkan surat panggilan dari polres Sragen.

1.Tono 2. Sukarno Hata 3. Ngatinem 4. Sri Purwanti semua warga desa majenang.

Sesampainya kepada 4 saksi, menerima pada hari selasa tanggal 3 desember 2019, dan ditolak penerima karena senin tanggal 2 Desember 2019 panggilannya kok selasa tanggal 3 Desember 2019 baru datang, entah di sengaja atau tidak yang jelas surat terlambat dilakukan pihak kantor POS.

BUKTI PENGIRIMAN KANTOR POS

Saat dikonfirmasi Surahman sebagai Pelapor menceritakan kronologi Saat hari senin 2 desember saksi saksi pelapor dipanggil kok gak pada datang pak, dalam hal ini mantan Cakades Surahman di telepon Pihak Polres dan WhatsApp kaget disebabkan tidak ada undangan, pada saat hari senin Sudah dipanggil semua terkait kasus Politik Uang.

Langsung 4(empat) orang ditanya surahman bahwa mereka tidak terima undangan saat itu langsung komfirmasi petugas Kantor POS hari senin katanya baru akan di distribusikan hari selasa kan aneh otomatis pada hari selasa itu juga para terpanggil menolak petugas pengirim dari kantor POS hari selasa sedang panggilannya hari senen tukasnya.

Padahal Komitmen bersama Muspida kabupaten sragen jika ada Laporan masyarakat akan ditampung Satgas Anti Politik Uang kemudian ditindaklanjuti Proses hukum namun sampai mendekati waktu pelantikan Kades Terpilih kok belum selasai ya ada apa ini gumam Surahman kepada wartawan journalpolice.id waktu dikonfirmasi.

Surahman sudah memenuhi aturan Prosedur melaporkan jika ada kejadian Suap MONEY POLITIK dalam Program Anty Money Politik.

Pertama laporan melalui WhatsApp pada tanggal 21 september 2019 dan laporan lisan tanggal 25 september 2019 lalu Laporan tertulis diterima tanggal 1 Oktober 2019 di kantor Camat Sukodono serta ke Polres pada tanggal 11 Oktober 2019
Direspon Tanggal 29 November 2019
Surat panggilan hari senen tanggal 2 Desember 2019 dan di terima tanggal 3 Desemver 2019 pungkasnya.

Sementara Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan ketika dihubungi beritaistana.com melalui WhatsApp Penyidik masih mendalami aduan tersebut, saksi- saksi yang diperlukan masih belum bisa memenuhi panggilan terimakasih,paparnya.

Terpisah Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati Atau Yang Akrab Dipanggil “Mbak Yuni” Saat Dikonfirmasi Melalui WhatsApp Jam 8: 10 WIB Belem Menjawab.

Saat berita di turun awak media akan mengkorfirmasi ke pihak pihak terkait terutama pencetus Satgas anti money politik (suprd).

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...