Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Polda Jateng Mandul Menangani Kasus Dugaan Pungli Rp.919 Juta Desa Bagor Miri, Sragen

Polda Jateng Mandul Menangani Kasus Dugaan Pungli Rp.919 Juta Desa Bagor Miri, Sragen

SRAGEN,-BERITAistana.ComWarsito warga masyarakat Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen mendatangi Polda Jateng bersama kuasa hukumnya R. Adnan SH MH terakhir pada hari Selasa, 6 Agustus 2019.

Setelah laporan dari 2017-2018 Polda Jateng atas kasus Dugaan pungutan liar (PUNGLI) yang diduga dilakukan oknum Kepala Desa Bagor Kecamatan Miri, kabupaten Sragen, tertanggal 28/12/2017 dan perkembangan laporan tertanggal 2 Mei 2018 dengan nomor 02/KHRA-Per/V/2018,/Selasa, 6 Agustus 2019 mendatangi Polda dengan dugaan kasus DiPeti ES-kan oleh Polda jateng Pelapor Warsito di dampingi kuasa hukum Raden Adnan SH. MH mendatangi Polda Jateng terkait perkembangan laporan kasus ke Reskrimsus Polda Jateng Jl. Pahlawan No. 1 Semarang, Selasa, 6 Agustus 2019.

Kedatangan Mereka untuk melaporkan Kepala Desa Bagor, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, yang di duga melakukan penarikan dana pembuatan sertifikat proyek operasi nasional ( prona ).

Warsito mengatakan , Kades Bagor Kukuh Riyanto diduga menarik biaya pembuatan prona pada masyarakat sebesar Rp 850 ribu / sertifikat , Sementara total masyarakat yang dimintai biaya pembuatan sertifikat sebanyak 803 orang.

Masyarakat di tarik biaya prona karena ketidak tahuan warga pembuatan sertifikat prona yang seharus nya gratis. Masyarakat terpaksa membayar sesuai permintaan tersebut.

Selain prona, Warsito juga melaporkan tentang pemotongan dana bantuan seperti RTLH , bantuan pembangunan 2 masjid tahun 2016/2017 dan bantuan keuangan khusus ( Bkk ) . Dengan total keseluruhan diduga kerugian negara sebesar Rp 919.405 ribu” papar nya.

Sementara Kuasa hukum warsito Raden adnan sh,mh, Mengatakan apa yang di lakukan oknum kepala desa tersebut merupakan perbuatan melawan hukum sesuai undang undang pemberantasan tindak pidana Korupsi ( Tipikor ).

Ia akan mengawal kasus tersebut hingga proses berakhir. Dia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus tersebut sebagai bentuk pemberantasan terhadap korupsi dan untuk barang bukti juga sudah kita lampirkan waktu kita mendatangi polda.” ucapnya.

Penulis:Tiam BI/FL

Editor: Baharudin

Kamis 2 Januari 2020

Terkait

Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian Dengan Skala yang Lebih Luas

Januari 11, 2021

JAKARTA --| Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian dengan Skala yang Lebih Luas. Pada 11 Januari 2021 Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021, Senin...

BABINSA BERI WASBANG SECARA VIRTUAL

Oktober 26, 2020

Boyolali,- Mengingat pentingnya wawasan kebangsaan bagi siswa, juga kondisi yang tidak memungkinkan untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar dengan bertatap muka, saat ini Babinsa Koramil...

Dirlantas Polda Metro Jaya Siapkan Pos Pengamanan Saat Cuti Bersama

Oktober 25, 2020

Jakarta| Dirlantas Polda Metro Jaya siapkan Sebanyak 15 pos pengamanan disiapkan Polda Metro Jaya saat libur cuti bersama. Titik posko tersebar di jalan tol dan beberapa titik jalan...

Oknum Polri Berpangkat Kompol Jadi Kurir Narkotika

Oktober 25, 2020

Pekanbaru, |Dirresnarkoba Polda Riau Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu yang melibatkan anggota Polri dengan barang bukti sebanyak 16 kilogram, dan mengamankan dua tersangka, pengungkapan...

Pemdes Arse Simatorkis Tentukan Titik Rencana Pembangunan Jembatan Gantung

Oktober 24, 2020

Sabtu, 24 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas,-Pemerintahan Desa Arse (Pemdes) Simatorkis Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas) tentukan titik rencana pembangunan jembatan gantung...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Anonymous
Anonymous
1 year ago

sekdes ds knir masih lanjut bos,,,,?

Anonymous
Anonymous
1 year ago

tolong mas, kasus sekdes kunir tuntaskan biar sekdes kunir jera, saya berharap kasusnya diproses secara hukum