Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Pernah Hidup Susah Jadi Kuli Bangunan, Sekarang Sukses Menjadi Pengusaha

INSPIRASI : TRI WIDODO | JUM’AD 1 NOVEMBER 2019

BERITAISTANA.COM

Memiliki penghasilan besar adalah keinginan setiap orang, tak terkecuali Mas Tri Widodo  (33). Pemuda asal Dukuh Rejosari, Desa Gilirejo Baru , Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen , Provinsi Jateng itu memilih mengadu nasib ke Kalteng, Kalimantan Tengah.

Mas Tri Widodo Sedang Muat Sawit

Mas Tri Widodo adalah tiga bersaudara dia adalah anak ketiga yang dilahirkan dari seorang ibu bernama wagiyem, bapak Supardi ,Anak pertama bernama: Sumiyati ,Kaka kedua bernama: Warsito

SRAGEN,.–Kisah hidup pengusaha sukses memang menarik buat disimak. Banyak dari mereka yang melewati perjuangan hidup yang berat buat berhasil seperti sekarang. Seperti kisah pengusaha sukses yang dulunya hanya seorang kuli bangunan.

Pastinya kita tidak menyangka, bukan? Ternyata ada kuli bangunan yang bisa menjadi pengusaha sukses. Sepertinya mereka juga gak menyangka kalau nasib mereka bisa berubah menjadi lebih baik.

Bagi orang-orang yang bekerja sebagai kuli bangunan, mendapatkan pekerjaan buat menghidupi kebutuhan sehari-hari saja sudah bersyukur banget. Tentu akan lebih membahagiakan kalau mereka jadi pengusaha sukses berpenghasilan melimpah.

Penasaran dengan perjalanan hidup kuli bangunan yang kini menyandang status sebagai pengusaha sukses? Simak yuk kisah hidupnya dalam ulasan di bawah ini.

TRI WIDODO: kuli Bangunan Yang Sekarang Menjadi Pengusaha Sawit & BRI – LINK

TRI WIDODO KANAN

Kegigihan Mas Tri Widodo mempelajari usaha berkebun sawit akhirnya mengubah nasibnya yang tadinya hanya kuli bangunan menjadi pengusaha kebun dan Replas sawit bahkan per hari Tri Widodo bisa membeli sawit 40/70 ton per hari, bukan hanya pengusaha sawit Mas Tri Widodo juga memiliki kebun sawit sekitar 45 hektar dan BRI LINK diwilayah pangkut arut utara kota waringin barat kalteng Omzet yang berhasil diraupnya dari usahanya ini sungguh luar biasa, bisa mencapai Rp 7-9 juta per hari.

Kesuksesan Mas Tri Widodo ini bukannya tanpa rintangan. Semuanya bermula saat ia menjalani pekerja sebagai kuli bangunan awal 2010 hingga 2011, dia bekerja menjadi kuli 11 bulan hanya diberi upah Rp,150,000 “Seratus lima puluh rupiah ” disaat makan siang Mas Tri Widodo ini memetik daun singkong diladang orang, direbus, buat lauk makan siang, setiap pulang kerja Mas Tri Widodo mencari ikan di kali untuk lauk makan malam, Tapi pekerjaan yang dilakukannya itu tidak bikin ia berhenti buat bermimpi. Mas Tri Widodo pengin hidupnya lebih maju dan sukses.

Mas Tri Widodo menceritakan saat menjadi kuli bangunan selama 11 bulan hanya diberi upah 150 ribu rupiah, saya mau pulang kampung uang tidak cukup, akhirnya saya bertahan hidup di Kalimantan bekerja apa saja yang penting saya bisa makan dan hidup, saya pernah bekerja menjadi Satpam, Nangkos, nyemprot dan buruh panen sawit milik orang, saya berfikir kalau pulang ke Jawa gak punya uang, gak enak kalau ketemu temen temen di kampung ,masak iya pulang kerja gak punya uang.

Saya juga tidak merasa ditipu oleh mandor yang mengajak saya kerja, semua yang saya alami adalah sudah saya ikhlaskan , memang kehidupan yang saya alami harus seperti ini , kalau saya tidak terlantar waktu menjadi kuli bangunan mungkin saya juga tidak sukses seperti sekarang.

Kebun sawit milik mas Tri widodo

Pekerjaan kuli bangunanpun dia tinggalkan dan dia mulai berkebun sawit, membeli Replas dan buka BRI LINK , Begitu panen, saya malah bingung hasilnya mau diapakan. saya pun belajar dari pengusaha sawit di wilayahnya pangkut sini bagimana caranya melakukan penjualan hasil sawit ? Pada akhirnya berjalan sudah tiga tahun saya pulang kampung dan mulai bangun rumah, meskipun sampai saat ini belum jadi.

Sore itu kami mampir kerumah Mas Tri Widodo yang sedang dibangun diwilayah Cepresan, Andong Boyolali, Banyak ide yang sangat masuk akal yang kami dengar dari pemuda yang hanya lulusan SMP ini. Memang benar adanya pendidikan tinggi tidak menjamin orang berfikir kritis. Sebaliknya orang yang berpendidikan rendah justru menginspirasi orang. Mendengar cerita yang sangat lugas dari mas Tri Widodo sampai kami lupa untuk menyantap suguhan diatas meja. Lemper hangat dan tahu susur dipadu dengan kopi hitam kental menambah riang suasana.

Rumah Mas Tri Widodo yang belum jadi dengan ukuran 9×12

Bagi pemuda ini walaupun dilahirkan di keluarga yang sederhana dengan kondisi alam yang kurang mendukung namun semangat meraih cita-citanya patut didukung. Pemuda ini sekarang mengadu nasip di kalimantan, sebaliknya sopan dan santun kepada masyarakat yang ia lakukan selama ini. Suasana menjelang sore riang warga menemani langkah kami menuju mobil, kali ini saya tindak injak gas namun duduk di jok depan sebelah kiri. Pikiran masih melayang, andaikata banyak pemuda berfikir seperti mas Tri widodo ini alangkah cepatnya kesuksesan pemuda Indonesia.

Jadi ingat kalimat Bung Karno” Berikan Aku sepuluh pemuda niscaya akan Ku guncang Dunia”. Memang benar, Pemuda harus berani menjadi agen perubahan, tentunya ini adalah Pemuda yang cerdas idealis dan siap berada di tengah-tengah rakyat.

Penulis : Warsito Nusantoro Pamungkas

Editor : Sri Uminah

Terkait

Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian Dengan Skala yang Lebih Luas

Januari 11, 2021

JAKARTA --| Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian dengan Skala yang Lebih Luas. Pada 11 Januari 2021 Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021, Senin...

BABINSA BERI WASBANG SECARA VIRTUAL

Oktober 26, 2020

Boyolali,- Mengingat pentingnya wawasan kebangsaan bagi siswa, juga kondisi yang tidak memungkinkan untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar dengan bertatap muka, saat ini Babinsa Koramil...

Dirlantas Polda Metro Jaya Siapkan Pos Pengamanan Saat Cuti Bersama

Oktober 25, 2020

Jakarta| Dirlantas Polda Metro Jaya siapkan Sebanyak 15 pos pengamanan disiapkan Polda Metro Jaya saat libur cuti bersama. Titik posko tersebar di jalan tol dan beberapa titik jalan...

Oknum Polri Berpangkat Kompol Jadi Kurir Narkotika

Oktober 25, 2020

Pekanbaru, |Dirresnarkoba Polda Riau Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu yang melibatkan anggota Polri dengan barang bukti sebanyak 16 kilogram, dan mengamankan dua tersangka, pengungkapan...

Pemdes Arse Simatorkis Tentukan Titik Rencana Pembangunan Jembatan Gantung

Oktober 24, 2020

Sabtu, 24 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas,-Pemerintahan Desa Arse (Pemdes) Simatorkis Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas) tentukan titik rencana pembangunan jembatan gantung...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments