Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Pembangunan Rp.3,5 Miliar Abudment Jambatan di Pertanyakan? Ketua DPRD Palas Akan Bawa Hasil Monitoring ke RDP

Pembangunan Rp.3,5 Miliar Abudment Jambatan di Pertanyakan Ketua DPRD Palas Akan Bawa Hasil Monitoring ke RDP

Minggu 19 Januari 2020 | Penulis ; Bonardon Nasution | Editor : Umy

BERITAistana.com. Padang Lawas.

Ketua DPRD Padang Lawas Amran Pikal Siregar beserta Komisi C tinjau hasil pengerjaan pembangunan abudment Jembatan di Desa Sibualbuali Kecamatan Ulu Barumun, Sabtu (18/01/2020).

Monitoring ini langsung dipimpin Ketua DPRD Amran Pikal Siregar dan didampingi Ketua Komisi C Raja Parlindungan Nasution berserta anggota lainnya, Elfin Hamonangan, Erwin Harahap, Puli Parisan Lubis serta dan Ir. Ike Taken Hasibuan.

Kepada BERITAistana.com Amran menyatakan, hasil monitoring hari ini akan kita bawa ke Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR).

“Kita tidak ingin mendapat kesan yang kurang baik, seolah Anggota DPRD tidak pecus dalam mengawasi jalannya pembangunan di Palas ini, apabila ada pelaksanaan pekerjaan pembangunan yang tidak sesuai dengan ketentuan akan kita suruh bongkar”, tegas Amran.

Anggota Komisi C Ir. Ike Taken Hasibuan dengan tegas mengatakan, jika benar ada rongga pada dinding beton yang di cor, maka bangunan tersebut terancam korosi pada pembesiannya. Kalau sudah demikian, maka harus dibongkar.

“Persoalannya, sekarang ini kita tidak tahu apakah benar ada rongga didalam hasil cor beton, mengingat sudah ada tambalan tambalan, nampak jelas telah dipoles”, ucap Ike.

“Karena itu, Kita akan bawa persoalan ini ke Rapat Dengar Pendapat (RDP), agar jelas duduk persoalannya”, tegasnya.

Senada dengan itu ketua komisi C Raja Parlindungan Nasution mengatakan bahwa sejumlah proyek strategis yang dikerjakan akan terus ditinjau sesuai aturan yang berlaku.

“Kita manfaatkan waktu yang ada untuk menjalankan tugas dengan melakukan monitoring dan tinjauan langsung ke lapangan. Monitoring ini penting dilakukan untuk melihat secara langsung kualitas proyek,” jelas Raja.

Sebelumnya pada pemberitaan BERITAistana.com, Jum’at (17/01/2020), pejabat pengawas Dinas PUPR Palas dan kontraktor mengakui bahwa hasil pengerjaan Abudment jembatan tersebut masih terdapat rongga atau bolong bolong pada dinding beton.

Bahkan dengan gamblangnya pihak pelaksana mengatakan, hasil pengerjaan yang berongga dan berlobang akan kita perbaiki dengan mengunakan dana jaminan pemeliharaan (Retensi), saat ini masih tahap pemeliharaan, kita tanggung jawab atas pekerjaan itu, cetusnya.

Namun pengawas DPUPR Palas Syahrial Siregar membantah pemberitaan tersebut bahwa pengecoran tidak menggunakan mesin penggetar beton (Vibrator Beton) sambil memperlihakan Video bukti pengerjaan.

Sementara pengakuan warga yang setiap harinya melintasi tidak melihat adanya Mesin penggetar beton (Vibrator Beton) yang kami lihat hanya beberapa mesin cor. Dan pengerjaan dilakukan dengan bertahap, hari ini ngecor besoknya istirahat, lusa baru dilanjutkan lagi, sehingga pelaksanaannya sambung menyambung ini juga sangat berpotensi dinding beton berongga dan berlubang karena hasil cor tidak sebadan atau putus putus pengerjaannya.

Diketahui pengerjaan pembagunan abutment jembatan di Desa Sibualbuali dikerjakan CV Sultan Jaya Mulia dengan harga penawaran terkoreksi senilai 3,8 milyar lebih bernomor kontrak 630/17/WIL I – BM/SPKKBS/X/2019, bersumber dari dana alokasi umum (DAU) tahun anggaran 2019, dan PT. Pelita Buana selaku Konsultan pengawas.

Lain hal dengan Kepala desa Sibual Buali Ali Soman Hasibuan menyampaikan ucapan terima kasih dan memberi apresiasi kepada komisi C DPRD Palas atas kunjungan kerja di pembangunan Abudment tersebut.

Rencana pembagunan jembatan ini disambut gembira oleh warga yang bermukim di seberang sungai barumun (Desa Sibualbuali) yang berjumlah sekitar 500 kelapa keluarga.

”Sudah sejak lama mereka menantikan pembangunan jembatan permanen, selama ini kami seperti terpisah, namun kalau sudah ada jembatan, tidak lagi,” ucap Ali Soman.

Dipaparkan, pada tahun 2019, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Palas telah menggelontorkan dana hampir Rp 3,8 miliar untuk pembangunan abutment tersebut. Rencananya pengerjaan pelantaian jembatan akan dilanjutkan tahun ini.

 

Terkait

Pangkostrad Memberikan Kuliah Umum Taruna -Taruni Jadilah Pemimpin Ing Ngarso Sung Tulodo

Januari 25, 2021

MAGELANG--Pangkostrad Memberikan Kuliah Umum Taruna -Taruni Jadilah Pemimpin Ing Ngarso Sung Tulodo, Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad)  Letnan Jenderal (Letjen) TNI Eko...

Diduga Rekayasa Kasus, JPU Budi Atmoko Dilaporkan ke Komisi Kejaksaan

Januari 22, 2021

Diduga Rekayasa Kasus, JPU Budi Atmoko Dilaporkan ke Komisi Kejaksaan

1
Please leave a feedback on thisx
Jakarta –...

Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian Dengan Skala yang Lebih Luas

Januari 11, 2021

JAKARTA --| Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian dengan Skala yang Lebih Luas. Pada 11 Januari 2021 Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021, Senin...

BABINSA BERI WASBANG SECARA VIRTUAL

Oktober 26, 2020

Boyolali,- Mengingat pentingnya wawasan kebangsaan bagi siswa, juga kondisi yang tidak memungkinkan untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar dengan bertatap muka, saat ini Babinsa Koramil...

Dirlantas Polda Metro Jaya Siapkan Pos Pengamanan Saat Cuti Bersama

Oktober 25, 2020

Jakarta| Dirlantas Polda Metro Jaya siapkan Sebanyak 15 pos pengamanan disiapkan Polda Metro Jaya saat libur cuti bersama. Titik posko tersebar di jalan tol dan beberapa titik jalan...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments