KORNAS TRC PA SANGAT KECEWA PEJABAT PEMPROV PAPUA PERKOSA SISWI SMA

Sel, 11 Feb 2020 08:45:52pm [update-viewer] author Berita Istana
IMG-20200211-WA0303

KORNAS TRC PA SANGAT KECEWA
PEJABAT PEMPROV PAPUA PERKOSA
SISWI SMA

Begini kronologinya Selasa 11 Februari 2020

Pionline Jayapura,BERITAistana.comPionline Jayapura,BERITAistana.com– Sungguh bejat perbuatan dari seseorang Oknum Pegawai Negeri Sipil yang bekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Papua.

Pasalnya, Seorang ibu berinisial An yang tak terima perbuatan bejat Oknum PNS ini melaporkan perbuatan bejat tersangka A ke Polda Metro Jakarta Selatan.

Dimana An melaporkan pejabat tersebut, lantaran A telah memperkosa anaknya yang masih duduk di bangku SMA.

Selanjutnya An menceritakan, oknum PNS berinisial A tersebut merupakan teman dekat suaminya bahkan sedari kecil.

Karena itu, ia tidak curiga saat oknum PNS tersebut meminta nomor ponsel sang anak.

“Saya pikir masih (oknum) di Jayapura. Waktu saya kerja saya enggak tahu kalau si A ini telepon anak saya di sekolah,” kata An saat dihubungi media pada Sabtu (1/2/2020).

Tepat pada 28 Januari lalu, oknum PNS itu menghubungi korban dengan maksud untuk memintanya bertemu di sebuah hotel di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Lantaran sudah kenal dari kecil ,Korban pun menurutinya dan menuju Hotel tersebut , Sesampainya di Hotel pelaku pun mengajak makan korban , Namun setelah korban setuju untuk diajak makan bersama ,Dengan niatan yang busuk A berpura – pura tidak enak dilihat orang kalau makan di luar karena dirinya adalah seorang pejabat dan mengajak korban untuk makan di dalam kamar.

Tanpa menaruh rasa curiga, korbanpun menuruti kemauan A dimana selanjutnya perbuatan bejat A yang merenggut masa depan dari Anak An inilah terjadi

Menyikapi kasus tersebut ,Naumi Supriadi Kornas TRC PA-Team Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak kepada media mengatakan, ” Saya sangat mengutuk perbuatan bejat,amoral yang dilakukan oknum tersebut.

Sebagai seorang ibu,aktivis perempuan saya meminta kepada penegak hukum,segera tangkap pelaku .Pelaku harus dipecat .Perbuatan tercela yang dilakukannya itu harus mendapat hukuman seberat-beratnya.

Penulis : Team Riau

Sumber: Naumi Supriadi
Kornas TRC PA

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

[bigthumb]

Diduga Putus Cinta, Pemuda Sayur Matua Cari Jalan Pintas

Sab, 22 Feb 2020 06:25:57pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Monitoring Komisi A DPRD Palas, Disambut Panitia SKD CPNS

Sab, 22 Feb 2020 03:30:44pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Ganjar Lepas Ekspor 10 Bus Tingkat ke Bangladesh

Sab, 22 Feb 2020 09:44:40am [myexcerpt]
[bigthumb]

Dankodiklatau Lantik 480 Bintara Baru TNI AU

Jum, 21 Feb 2020 01:21:46pm [myexcerpt]
[bigthumb]

Ini Pesan Dandim Solo di Acara Talk Show MTA TV

Jum, 21 Feb 2020 01:12:40pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Berita Terbaru

International

Fokus

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Visitor