Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Kasus Dugaan Dapat Setoran Fee DAK Sragen Rp. 1,5 Milyar 2 Tahun Masih Beku di Polda Jateng

Kasus Dugaan Dapat Setoran Fee DAK Sragen Rp. 1,5 Milyar 2 Tahun Masih Beku di Polda Jateng

BUKTI LAPORAN TANGGAL 28 DESEMBER 2017

Jum’at 3 Januari 2020 BERITAistana.com

SRAGEN,- Di duga dapat setoran dari penerima bantuan Dana Alokasi Khusus ( DAK ) , Kabid dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sragen yang resmi di laporkan ke polda jateng pada tanggal 28 Desember 2017 kasus tersebut sampai berita ini diterbitkan Jum’at 3 Januari 2020 masih beku di Polda Jawa tengah.

Disisi lain Warsito bersama kuasa hukum Raden Adnan S,H.M,H melaporkan ke Polda Jawa Tengah, mengatakan bahwa kepala dinas pendidikan dan kebudayaan sragen, di duga telah sengaja membiarkan pungutan fee penerima bantuan dana DAK dari sekolah melalui Kusmanto selaku kabid dinas pendidikan dan kebudayaan se-sragen, setelah dilaporkan pihak Polda sudah memanggil 75 kepala sekolah yang mendapatkan DAK, namun kasusnya hingga saat ini masih membeku dipolda Jateng.

Berdasarkan keterangan Kabid dinas kegiatan pekerjaan DAK di kabupaten sragen, Bahwa dinas gak mau tahu sekolah harus setor fee pada termin 2 sebesar Rp 15 jt / sekolahan se kabupaten sragen, di tambah Rp 4 juta untuk konsultan dan Rp 2 juta untuk UPT dikbud kecamatan, Jadi total untuk fee semua Rp 25 juta per sekolahan, hal ini di sampaikan di rumah makan wilayah gabukan Sragen .” ungkapnya.

Selain itu, informasi pungutan liar fee sudah berlangsung sejak 2015 sampai 2017, Untuk penerima program DAK bidang pendidikan sragen 200 sekolah setiap tahunnya.

Dengan adanya pungutan liar fee dana DAK di duga kerugian negara mencapai Rp 1,5 milyar ” paparnya.

Kuasa hukum warsito, Raden Adnan S,H M,H berharap agar Polda Jateng untuk segera bertindak tegas usut kasus korupsi yang pengemplang dana DAK bidang pendidikan di kabupaten sragen kasus ini sudah dua tahun lebih tetapi belum ada keputusan dari Polda Jawa tengah ” tegasnya.

Pada tanggal 31 Mei 2018 Polda Jateng telah melakukan keterangan terhadap pihak-pihak kepala sekolah penerima DAK sejumplah 75 orang.ucapnya.

 

Yang lebih menghebohkan lagi beberapa kepala sekolah menyampaikan terkait bantuan DAK tersebut bukan berdasarkan rusaknya gedung sekolah, bantuan DAK yang akan di alokasikan berdasarkan bisa memberikan uang sogok/suap atau tidak, kalau bisa memberikan uang sogok dipastikan mendapatkan bantuan DAK gedung.

Yang lebih mengejutkan dalam rencana anggaran belanja (RAB), pembelian atap/genting yang seharusnya 1500 biji, yang diganti hanya 91 biji, dan maleber/meja kursi yang seharusnya beli baru itu hanya dipoles cat, seperti SD Nglempung Tlogotirto kecamatan Sumberlawang yang seharusnya rehab berat namung satu batang kayu tidak ada yang diganti, tembok hanya dipoles, hal tersebut terjadi disetiap sekolah yang mendapatkan bantuan alokasi kusus DAK.

SDN JATI 2 SUMBERLAWANG YANG MENDAPTKAN DAK 2017

Disisi lain komite sekolah membenarkan adanya hal tersebut disekolah mereka, tahun kemarin sudah dapat bantuan DAK, tahun ini juga mendapatkan lagi, ujarnya.

 

Terpisah Drs. Suwardi, M.Pd. Selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sragen ketika dikonfirmasi melalui WhatApp kasus ini sudah selesai ya mas, nanti malah rame lagi, kalau bisa beritakan yang lain saja, Monggo bisa ditanyakan kepolda,balasnya.

Penulis:BW BI

Editor: TW BI

 

Terkait

Dana PKH Bu Toina Raib 5 Bulan, Pendamping PKH dan Aparat Desa Simojayan Kurang Responsif

September 12, 2021

Dana PKH Bu Toina Raib 5 Bulan, Pendamping PKH dan Aparat Desa Simojayan Kurang Responsif Malang - (beritaistana.id); Masih di Desa Simojayan RT 07/RW 04 Kecamatan Ampelgading, seorang penerima...

Danyonarmed 11 Kostrad Berikan Penghargaan Kepada Prajurit Berprestasi

September 11, 2021

Danyonarmed 11 Kostrad Berikan Penghargaan Kepada Prajurit Berprestasi Magelang - Brita Istana Negara.Dalam rangka mewujudkan dan mengembangkan semangat para Prajurit Guntur Geni, Danyonarmed...

Baru Dibangun Talud Desa Kletekan Sudah Mulai Retak Retak

September 10, 2021

Baru Dibangun Talud Desa Kletekan Sudah Mulai Retak Retak Berita istana Ngawi, berbekal informasi masyarakat yang menyebut proyek bangunan TPT atau talud penahan tanah di desa Kletekan kecamatan...

Disaat Pencairan Dana BPNT E-Warung Desa Simojayan Ampelgading Malang Menaikan Harga Berlebihan

September 9, 2021

Disaat Pencairan Dana BPNT E-Warung Desa Simojayan Ampelgading Malang Menaikan Harga Berlebihan MALANG,- Media beritaistana.id dan Anggota Reclasseering Indonesia mengklarifikasi terkait...

Presiden Minta Kredit UMKM Ditingkatkan hingga 30 Persen

September 9, 2021

JAKARTA,-Presiden Joko Widodo mengapresiasi penambahan penyaluran kredit bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) oleh perbankan yang terus mengalami peningkatan. Namun, Presiden berharap...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments