Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

IZIN YANG KURANG KAJIAN MENELAN KORBAN JIWA

Minggu 1 Desember 2019| Editor : Warsito Nusantoro Pamungkas

KLATEN,–Pengeluaran izin yang ugal-ugalan di daerah kemalang tanpa ada monitoring dari dinas terkait memberikan dampak negatif, kerusakan yang siknifikan lebih lagi musim hujan yang mengakibatkan longsor rawan terjadi terbukti sudah ada korban lagi di PT. MITRA MAKMUR KARYATAMA operator EXCAVATOR jenis Kobelco. warga asal Tempel Sleman tertimpa longsor yang meninggal ditempat ujar Indrawiyana Ketua PKN sekaligus aktivis penggiat pemerhati lingkungan hidup, saat hubungi media ini 30/11/2019

Indyawiana menambahkan bahwa Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
Undang-Undang ini mengatur dengan jelas tentang kewajiban pimpinan tempat kerja dan pekerja dalam melaksanakan keselamatan kerja.

Undang-undang nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan.
Undang- Undang ini menyatakan bahwa secara khusus perusahaan berkewajiban memeriksakan kesehatan badan, kondisi mental dan kemampuan fisik pekerja yang baru maupun yang akan dipindahkan ke tempat kerja baru, sesuai dengan sifat-sifat pekerjaan yang diberikan kepada pekerja, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sebaliknya para pekerja juga berkewajiban memakai alat pelindung diri (APD) dengan tepat dan benar serta mematuhi semua syarat keselamatan dan kesehatan kerja yang diwajibkan. nah disini para pemilik izin pada kurang mengedepankan tentang Keselamatan Kerjanya ( K3 ) dan tidak ada pekerja Ahli yang berkerja di PT. MITRA MAKMUR KARYATAMA. kalau ada pekerja ahli mungkin tidak ada korban jiwa lagi dan disini dinas terkait harus mengaji ulang izin yang didapatkan PT tersebut supaya tidak ada lagi korban jiwa dan saya akan segera kirim kan surat ke ESDM dan DPTSP untuk mengkaji ulang izin PT. MITRA MAKMUR KARYATAMA pungkasnya.

Selanjutnya Arsat selaku perental excavator saat dihubungi media ini. Mungkin nanti ketemuan saja ya karena ini baru beresin jenazahnya dulu njih, 08 : 36 WIB 30/11/2/2019, untuk pertanyaan yang lain. Itu bukan hak saya untuk menjawab pertanyaan itu karena sudah ada bagian-bagiannya cetusnya.

Saat Kapolsek Kemalang AKP Edi dijumpai media ini seusai pulang ngaji. di Mapolsek Kemalang menerangkan kasus ini sudah kita tangani dengan gabungan anggotan Reskrim Polsek dan Polres. sementara sudah di tangi pak Umar Mustofa selaku penyidik tipiter Polres Klaten. korban hanya satu belum ada info masuk yang lebih dari satu yang, dan kasus ini masih tahap penyelidikan hasilnya nanti ditunggu ya mas tutupnya.

Sumber : Tiem (BI)

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...