Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Hingga Hari ke 3 Korban Banjir Bandang Di Kabupaten Labura Belum Berhasil di Temukan

Hingga Hari ke 3 Korban Banjir Bandang Di Kabupaten Labura

BERITAistana.com Sumatera Utara

Demikian penjelasan Pengurus Jaringan Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (JPRMI) Labura Eko S bersama JPRMI Labuhan Batu Darwin kepada Berita Intana Selasa 31/12. pukul 13.00 Wib dimana upaya pencarian terhadap korban dan juga upaya evakuasi lainnya masih tetap berjalan.

Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) menetapkan masa tanggap darurat bencana banjir bandang selama tujuh hari terhitung sejak Minggu (29/12) hingga Sabtu (4/1) melalui SK Nomor : 362/829/BPBD/2019 yang ditandatangani Bupati Labura, Khairuddin Syah Sitorus.

Data yang berhasil dihimpun hingga hari Senin (30/12) tercatat sedikitnya 99 unit rumah terdampak, 8 rumah hanyut dan 18 rumah rusak dan masih dalam pendataan.

Kemudian jalan besar di Desa Pematang terputus sepanjang 70 meter, jalan besar Padang Nabidang terputus sepanjang 150 meter. Beronjong Siolip Dusun Padang Nabidang longsor sepanjang 200 meter, Beronjong penahan Dusun Siria-ria A dan B longsor sepanjang 300 meter, Beronjong penahan tanah Aek Lupatan longsor dan Beronjong Irigasi Desa Pematang hanyut.

Selain itu Jembatan Aek Mardua dan Jembatan Lakuttapus terputus. Sebanyak dua tiang listrik Dusun Siria-ria roboh dan sebanyak 15 Titik jalan menuju Tempat Pemakaman Umum Tuan Guru longsor.

Adapun korban jiwa sebagaimana yang sebelumnya diberitakan ialah satu keluarga terdiri dari 5 anggota yang dinyatakan hilang diduga terseret banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (28/12) malam. Adapun data dari korban satu keluarga tersebut meliputi; Ahmad Albar Sipahutar (L/31), Cahaya Nasution (P/30), Reni Yana Sipahutar (P/7), Irul Sipahutar (L/5) dan Reja Sipahutar (L/1.5)

Hingga sejauh ini tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, relawan dan masyarakat masih berupaya melakukan pencarian dan pertolongan kepada para korban tersebut.

Selain itu, tim gabungan bersama Dinas Sosial dan Tagana telah mendirikan dapur umum bagi warga dan pengungsi serta menyalurkan bantuan berupa logistik dengan pendampingan dari tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Hingga saat ini kebutuhan mendesak yang masih dibutuhkan para penyintas adalah logistik dan kebutuhan dasar, jembatan darurat (belly), alat-alat pemotong kayu, cangkul dan sekop.

Sementara itu. Ketua JPRMI Kabupaten Padang Lawas Muhammad Idirisman Mandefa turut mengucapkan Duka Cita atas terjadinya Bencana Banjir Bandang di Labura.. moga seluruh keluarga disana mendapat ketabahan dan juga menyampaikan kepada seluruh warga Masyarakat khusus di Sumatera Utara untuk dapat saling tolong dan berbagi buat membantu keluarga kita yang kena musibah, ucapnya ( Bonardon Nst)

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments