Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Keluarga Pasien Kecewa Teterhadap Pelayanan RSUD CM

Rabu 27 Novembcer 2019|Editor :Warsito Nusantoro Pamungkas

Lhokseumawe – Yusnaidi (30), Warga Gampong Pandak, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireun, korban laka lantas yang di rawat di Ruang Bedah Jeumpa I, merasa kecewa dengan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Mutia milik pemerintah Aceh Utara, pasalnya setelah enam hari di rawat, pasien baru di rujuk ke RSUD ZA, dengan dalih tak memiliki alat medis memadai.

Informasi yang di himpun media, Yusnaidi masuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD CM pada Jum,at 20/11 Malam, jam 22:00 Wib, akibat kecelakaan, yang mengakibatkan kedua tulang pahanya patah, serta tulang lengan sebelah kanan juga patah, namun setelah korban menjadi pasien di rumah sakit tersebut Yusnaidi hanya mendapatkan perawatan biasa atau sama halnya dengan pasien umum lainnya, dan tidak mendapatkan perawatan medis Orthopedi (Bedah Tulang).

Menurut keterangan dari salah seorang keluarga pasien, lambannya penanganan di karenakan tidak masuknya dokter orthopedi di RS Cut Mutia dalam beberapa hari terakhir.” Hanya dokter bedah umum saja yang menangani dan memeriksa Yusnaidi” Kata keluarga pasien, kepada awak media ini, Rabu (27/11) sore.

“Dokter Orthopedi baru masuk ke ruangan hari ini, jam 11 pagi menjelang siang, dan menurut informasi yang kami Terima dari perawat, pasien akan merujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSU-ZA) Banda Aceh, dengan dalih RSUD ini tidak memiliki alat Medis yang memadai” Terangnya.

Keluarga mengaku sangat kecewa dengan pelayanan di RS Cut Mutia, apalagi setelah enam hari di rawat, pasien baru di rujuk ke RSU ZA Banda Aceh. Kalau memang tidak memiliki alat, kenapa tidak langsung di rujuk, kok di paksakan di rawat di sini, apalagi pasien tidak langsung mendapatkan pelayanan dari dokter spesialis. “kondisi kayak gini terkesan seperti diterlantarkan.” Ungkap Keluarga pasien.

Sementara itu, pada hari yang sama, Kabit Pelayanan Medik RSUD CM, dr Mukti, saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telp seluler, terkait hal tersebut, mengaku, pasien tidak langsung di rujuk karena belum jelas statusnya, apalagi kartu berobat belum di jelas, apakah dia pasien laka ataukah pasien umum. Begitu juga dengan dr Orthopedi, beberapa hari terakhir ini sedang masa cuti dan tidak berada di tempat, sementara pasien sudah mendapatkan pelayanan dari dokter bedah umum, untuk perbaikan KU.

“Pasien harus di tranfaksi dulu, dan penangan terhadap luka yang di deritanya agar tidak inpexsi” Ujar dr Mukti.

Pasca cuti, kata Mukti, dr Bayu baru masuk dinas kembali pada hari ini, dan setelah di periksa, pasien mengalami multi fraktur (banyak tulang patah), sehingga Yusnaidi harus di rujuk ke rumah sakit yang memiliki peralatan lengkap.” Jadi kalau KU nya sudah di perbaiki di rumah sakit rujukan nanti tidak lagi harus menjalani perbaikan KU” Demikian terang Mukti. (HS).

Penulis : Hasanudin

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments