Ganjar Minta Perangkat Desa Perbaiki Data Kemiskinan

Sab, 8 Feb 2020 07:46:24pm [update-viewer] author Berita Istana
IMG-20200208-WA0078

Ganjar Minta Perangkat Desa Perbaiki Data Kemiskinan

Sabtu 8 Februari 2020| Sumber ; Pemprov ; Jateng BERITAistana.com

BOYOLALI-BERITA ISTANA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh perangkat desa di Indonesia melakukan perbaikan data, terutama menyangkut kemiskinan. Sebab selama ini program bantuan pemerintah sering salah sasaran karena data yang kacau.

Hal itu disampaikan Ganjar saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perkumpulan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu (8/2). Hadir dalam kesempatan itu, ratusan perangkat desa dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ganjar Minta Perangkat Desa Perbaiki Data Kemiskinan

“Desa harus bisa membangun sistem pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik itu basisnya harus data. Maka saya minta, perangkat dan kepala desa bekerjasama memperbaiki data desa masing-masing,” kata dia.

Dengan data terupdate dan dipadukan dengan elektronik, Ganjar yang juga menjabat Dewan Penasihat PPDI ini memastikan pembangunan akan semakin terarah.

“Itu pasti akan mempermudah, jadi ketahuan ada berapa orang miskin, orang hamil, disabilitas, anak sekolah, luasan sawah dan sebagainya. Dengan data itu, kebijakan yang diambil akan lebih mengena,” tambahnya.

Setelah data diperbaiki, langkah kedua lanjut Ganjar yang harus dilakukan adalah meningkatkan integritas, kejujuran dan profesionalitas. Pelayanan dengan mudah, murah dan cepat adalah tujuan utamanya.

“Kalau bisa semua perangkat dan kepala desa punya medsos. Tiru saya saja, jadi bisa melayani masyarakat dengan baik. Selama ini, masyarakat kebingungan mau melapor pada siapa, akhirnya semuanya melapor ke saya. Masa gubernur ngurusi soal sertifikat tanah,” pungkasnya sambil tertawa.

Ganjar Minta Perangkat Desa Perbaiki Data Kemiskinan

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Nasional PPDI, Widhi Hartono mengatakan, Rakernas digelar untuk menyusun program kerja dan isu-isu strategis. Diharapkan, dengan Rakernas itu muncul ide dan usulan untuk mempercepat pembangunan di desa.

“Beberapa persoalan di desa diharapkan dapat diselesaikan dengan Rakernas ini. Selain itu, inovasi dan kreasi juga diharapkan muncul untuk meningkatkan potensi desa masing-masing,” kata Widhi.

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

[bigthumb]
[bigthumb]

Diduga Putus Cinta, Pemuda Sayur Matua Cari Jalan Pintas

Sab, 22 Feb 2020 06:25:57pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Monitoring Komisi A DPRD Palas, Disambut Panitia SKD CPNS

Sab, 22 Feb 2020 03:30:44pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Ganjar Lepas Ekspor 10 Bus Tingkat ke Bangladesh

Sab, 22 Feb 2020 09:44:40am [myexcerpt]
[bigthumb]

Dankodiklatau Lantik 480 Bintara Baru TNI AU

Jum, 21 Feb 2020 01:21:46pm [myexcerpt]
[bigthumb]

Ini Pesan Dandim Solo di Acara Talk Show MTA TV

Jum, 21 Feb 2020 01:12:40pm [myexcerpt]
[bigthumb]

Berita Terbaru

International

Fokus

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Visitor