Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

FORMASI RIAU : Penegak Hukum Tindak Tegas Perambah Hutan Mangrove

Sab, 14 Mar 2020 01:39:47pm Dilihat 25 kali author Berita Istana
IMG-20200314-WA0116

FORMASI RIAU : Penegak Hukum Tindak Tegas Perambah Hutan Mangrove

Sabtu 14 Maret 2020| Penulis : Romi

BENGKALIS, BERITAistana.com Ratusan Hektar Kawasan Hutan Manggrove sebagai benteng alam Pulau Bengkalis setiap waktu terus dirambah secara ilegal dan berubah fungsi menjadi tambak udang oleh ulah pengusaha Tambak Udang tanpa tersentuh hukum oleh Penegak Hukum.

Padahal dampak dari perusakan hutan mangrove sebelah utara, timur ,selatan pulau bengkalis membuat proses kehancuran pulau bengkalis makin dipercepat, mengingat selama ini pulau yang berhadapan langsung dengan selat malaka pembatas antara Indonesia dengan Negara Malaysia, sudah sejak lama dihantam abrasi Pantai. Bahkan pulau yang dulunya dijuluki kota terubuk, menurut Profesor Koichi Yamamoto, peneliti dari Universitas Yamaguchi, Jepang, mengatakan Pulau Bengkalis terancam tenggelam. Hal itu akibat tingkat abrasi yang cukup parah hingga mencapai 40 meter pertahun.

Lebih lanjut Yamamoto Ahli Enviromental Engineering dan Sediment Transport itu dalam diskusi ilmiah tentang ancaman Erosi dan Abrasi Lahan Pesisir Pulau Gambut yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Bencana (PSB) Universitas Riau beberapa waktu lalu, mengaku telah melakukan penelitian selama enam tahun terakhir di Pulau Bengkalis, salah satu pulau yang berada di pesisir Riau.

begitu parahnya kondisi abrasi yang menghantam pulau bengkalis, namun sangat disayangkan sekali masih tersisa sedikit benteng alami berupa hutan mangrove untuk dapat menahan lajunya proses kehancuran pulau bengkalis, itu terus dirambah oleh pengusaha tambak udang.

Bahkan secara terang-terangan Kepala Dinas Perikanan Bengkalis Herliawan mengatakan kepada wartawan, senin (03/02/2020) dilihat dari tambak yang ada hanya satu atau dua yang memiliki izin. “Setahu saya baru satu atau dua tambak udang yang memiliki izin saat ini. Sementara tambak lainnya belum memiliki izin karena terkendala status lahan pemilik usaha tambak ini masuk dalam hutan produksi terbatas (HPT),” Jelasnya

Sesuai data sementara diperolehi media ini, jumlah keseluruhan lokasi tambak udang sebanyak 60 lokasi, diperkirakan mencapai ratusan hektar Kawasan Hutan Mangrove menjadi korban yang dibabat secara ilegal berubah fungsi menjadi kolam udang yang tersebar di beberapa Kecamatan, terbanyak di lokasi Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan Pulau Bengkalis.

Hasil pantauan langsung Media ini ke lapangan dengan berpedoman dengan Peta sebagaimana tertuang pada lampiran Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor SK.903 /MENLHK/SETJEN/PLA.2/12/2016 Tentang Kawasan Hutan Provinsi Riau, terdeteksi lokasi-lokasi tambak uang yang diduga termasuk dalam kawasn hutan Mnagrove dan Kawasn Lindung Sepadan pantai yaitu lokasi Tambak Udang yang terletak di areal Desa Penampi dan Kelebuk, Desa Damai, Desa Tameran, Desa Penebal, Desa Pematang Duku, Desa Ketam Putih, Desa Sebauk, Desa Kelapapati Kecamatan Bengkalis. Kemudian untuk Kecamatan Bantan Pula lokasi-lokasi yang diduga masuk dalam Kawasan Hutan terletak diareal Desa Selat Baru, Desa Berancah , Desa Teluk Papal, Desa Suka Maju, Desa Pambang Baru, Desa Pambang, Desa Kembung Baru Desa Kembung Luar dan sejumlah areal Desa lainnya.

Sementara di tempat terpisah, Direktur Formasi Riau mengatakan, Penegak hukum sebaiknya jemput bola. Merambah manggrove itu tidak boleh kecuali ada izin. Saya pikir penegak hukum harus menindak dengan tegas. Apalagi itu digunakan untuk tambak udang. Rasanya tidak mungkin itu rakyat kecil yang berbuat, “terang Dr. Muhamad Nurul Huda SH, MH kepada media ini.

Tambanya, Sebaiknya Gakum, Kepolisian dan KLHK bisa turun untuk menginvestigasi. Jika memang benar-benar terjadi perbuatan melanggar hukum, ya harus ditindak sesuai dengan ketentuan UU yang berkaitan dengan Lingkungan, “tutupnya.(Romi)

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

Pemerintah Desa Gilirejo Baru Melakukan Penyemprotan di Perbatasan Boyolali

Sel, 31 Mar 2020 12:17:45pm

Pemerintah Desa Gilirejo Baru Melakukan Penyemprotan di Perbatasan Boyolali Selasa 31 Maret 2020 : Penulis : Sito DESA GILIREJO BARU MIRI...

Desa Sirigan Kerja Sama Dengan PSHT Semprot Corona Putus Rantai Covid 19

Sel, 31 Mar 2020 09:34:04am

Desa Sirigan Kerja Sama Dengan PSHT Semprot Corona Putus Rantai Covid 19 Selasa 31 Maret 2020 : Penulis : Budy Ngawi Berita istana, desa satu ini...

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut Memberikan Masker Kepada Masyarakat

Sen, 30 Mar 2020 03:54:44pm

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut Memberikan Masker Kepada Masyarakat Senin, 30 Maret 2020 | Penulis : Bonardon BERITA istana.com Padang...

Posko Bencana Covid 19 Kodim 0723, Polres dan Relawan Klaten Telah Distribusikan Logistik Kepada Warga

Sen, 30 Mar 2020 02:53:02pm

Posko Bencana Covid 19 Kodim 0723, Polres dan Relawan Klaten Telah Distribusikan Logistik Kepada Warga Senin 30 Maret 2020 | Penulis : Bowo Kodim...

Polres Palas Tempelkan Maklumat Kapolri di Tempat Strategis Hingga ke Pedesaan

Sen, 30 Mar 2020 11:55:30am

Polres Palas Tempelkan Maklumat Kapolri di Tempat Strategis Hingga ke Pedesaan. Senen, 30 Maret 2020 | Penulis : Bonardon. BERITAistana.com Padang...

Desa Begal Garap Pavingisasi Untuk Peningkatan Infrastruktur Desa

Ming, 29 Mar 2020 02:26:47pm

Desa Begal Garap Pavingisasi Untuk Peningkatan Infrastruktur Desa Minggu 29 Maret 2020 | Penulis : Penulis : Budi Ngawi Berita istana, Desa Begal...

Dua Polwan Sumut Menganiaya Wartawan dan Menunjukan Sikap Tak Baik di Masyarakat Umum

Ming, 29 Mar 2020 09:06:30am

Dua Polwan Sumut Menganiaya Wartawan dan Menunjukan Sikap Tak Baik di Masyarakat Umum Minggu, 29 Maret 2020 | Penulis : Bonardon BERITAistana.com...

Tanjungsari Sigap Perang Total Melawan Covid -19

Ming, 29 Mar 2020 08:41:44am

Tanjungsari Sigap Perang Total Melawan Covid -19 Minggu 29 Maret 2020 | Penulis ; Budi NGAWI,- BERITAistana.com. Ngawi Berita istana, tak mau diam...

Giat Desa Jogorogo lawan Corona virus Ling share Penyemprotan dan Segera Bangun Bilik Sterilisai

Ming, 29 Mar 2020 06:56:42am

Giat Desa Jogorogo lawan Corona virus Ling share Penyemprotan dan Segera Bangun Bilik Sterilisai Minggu 29 Maret 2020| Budi Ngawi Berita Istana,...

Cegah Covid-19, Desa Gilirejo Baru Menyemprot Warganya yang Pulang Kerja

Sab, 28 Mar 2020 10:15:57pm

Cegah Covid-19, Desa Gilirejo Baru Menyemprot Warganya yang Pulang Kerja Sabtu 28 Maret 2020 | Penulis : Tg SRAGEN,-Cegah Covid-19, Yunus Prasetyo...

Berita Terbaru

International

Fokus

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Visitor

error: Content is protected !!
Lewat ke baris perkakas