Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Diduga Oknum Polisi Pukuli Wartawan Sinar Pagi, Didampingi Penasehat Hukum PPWI, Lapor Propam Polri

Sekretariat PPWICurahan Hati.

Kamis 7 November 2019 | Editor : Warsito Nusantoro Pamungkas

KOPI, Jakarta – Hariyawan, wartawan media Sinar Pagi, yang dipukuli dan dianiaya sekelompok oknum polisi pada 30 September 2019 lalu, di Mapolda Metro Jaya, akhirnya mengadukan nasibnya ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri, Selasa, 5 November 2019.

Chanel YouTube PPWI PERSATUAN PEWARTA WARGA INDONESIA

Saat membuat Laporan Propam, Hariyawan yang sempat menjalani opname beberapa lama di RS Polri Kramat Jati akibat kepala bocor dan wajah luka-luka, memar, dan lebam di sana-sini, didampingi penasehat hukum PPWI, Dolfie Rompas, S.Sos, SH, MH, dan Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA.

Dalam keterangan pers-nya, Dolfie Rompas percaya bahwa Polri, melalui Divisi Propam, akan bersikap profesional dalam menangani kasus ini. Berikut pernyataan lengkapnya. Terima kasih.

Cerita Jurnalis Sinar Pagi Dipukuli Polisi Usai Demo 30 September

Reporter: 

Lani Diana Wijaya

Editor: 

Dwi Arjanto

Selasa, 1 Oktober 2019 15:37 WIB

Cerita Jurnalis Sinar Pagi Dipukuli Polisi Usai Demo 30 September
Salah satu pendemo membentangkan poster saat aksi unjuk rasa di Jalan Gatot Subroto dekat Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 30 September 2019. ANTARA

TEMPO.COJakarta – Di antara kerusuhan usai demo 30 September, jurnalis kembali jadi korban kekerasan aparat polisi. Polisi memukul seorang wartawan Koran Sinar Pagi bernama Haryawan di kompleks Polda Metro Jaya kemarin, 30 September 2019.

Haryawan menyebut, polisi mengeroyoknya ramai-ramai.

“Mukul dari belakang, jenggut rambut saya, tonjok kencang-kencang mata saya sebelah kanan sampai darah mengucur, begitu juga kepala belakang saya dihajar sampai bocor berdarah, sembari teriak-teriak telanjangi-telanjangi,” kata Haryawan saat dikonfirmasi, Selasa, 1 Oktober 2019.AdvertisingAdvertising

Menurut Haryawan, dirinya sedang melakukan kegiatan jurnalistik dengan mengambil video di depan Indomaret Polda Metro atau samping gedung Biro Sumber Daya Manusia (SDM). Kala itu, dia menuturkan, sedang ada polisi yang ramai di titik tersebut. Situasinya terdengar seperti terjadi keributan.

Haryawan pun merekam kejadian itu. Akan tetapi, polisi membentak dia beberapa saat sesudah mengambil video. Haryawan menjelaskan dirinya adalah wartawan Sinar Pagi dan sehari-harinya menjaga pos liputan di Polda Metro. Sayang, polisi tetap memintanya menghapus rekaman.

Polisi menembakkan gas air mata ke arah massa pendemo di Jalan Tentara Pelajar, Senayan, Jakarta, Senin, 30 September 2019. Kericuhan pecah saat polisi berusaha memukul mundur massa. TEMPO/M Taufan Rengganis

“Mereka maksa minta di hapus. Terpaksa saya hapus, tapi lagi berusaha menghapus, mereka memukul saya beramai-ramai!” jelas dia.

Haryawan menyebut kini mejalani visum di Rumah Sakit Sukanto. Pemimpin Redaksi Koran Sinar Pagi Bismar Ginting bakal menuntut keadilan untuk Haryawan. Bismar menyatakan telah memerintahkan Haryawan untuk visum dan membuat laporan polisi.

“Kami akan lakukan saluran hukum yang ada, baik pidana maupun etika profesi polisi bila ada oknum polisi yang melakukannya,” ujar Bismar saat dihubungi hari ini.

Kemarin demonstrasi massa berlangsung di sekitaran Gedung DPR, Jakarta Pusat. Kerusuhan massa di ujung demo 30 September itu mengular hingga Jalan Gatot Subroto dekat Polda Metro Jaya. Massa melempar batu ke arah aparat dan dibalas dengan tembakan gas air mata.

Terkait

Pangkostrad Memberikan Kuliah Umum Taruna -Taruni Jadilah Pemimpin Ing Ngarso Sung Tulodo

Januari 25, 2021

MAGELANG--Pangkostrad Memberikan Kuliah Umum Taruna -Taruni Jadilah Pemimpin Ing Ngarso Sung Tulodo, Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad)  Letnan Jenderal (Letjen) TNI Eko...

Diduga Rekayasa Kasus, JPU Budi Atmoko Dilaporkan ke Komisi Kejaksaan

Januari 22, 2021

Diduga Rekayasa Kasus, JPU Budi Atmoko Dilaporkan ke Komisi Kejaksaan

1
Please leave a feedback on thisx
Jakarta –...

Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian Dengan Skala yang Lebih Luas

Januari 11, 2021

JAKARTA --| Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian dengan Skala yang Lebih Luas. Pada 11 Januari 2021 Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021, Senin...

BABINSA BERI WASBANG SECARA VIRTUAL

Oktober 26, 2020

Boyolali,- Mengingat pentingnya wawasan kebangsaan bagi siswa, juga kondisi yang tidak memungkinkan untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar dengan bertatap muka, saat ini Babinsa Koramil...

Dirlantas Polda Metro Jaya Siapkan Pos Pengamanan Saat Cuti Bersama

Oktober 25, 2020

Jakarta| Dirlantas Polda Metro Jaya siapkan Sebanyak 15 pos pengamanan disiapkan Polda Metro Jaya saat libur cuti bersama. Titik posko tersebar di jalan tol dan beberapa titik jalan...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments