Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Cegah Buku Bajakan, E-Commerce Diimbau Tingkatkan Kurasi

Penulis: Ananda Astri Dianka -15 Oktober 2019

TrenAsia (TA) – Jakarta- Beberapa hari lalu, warga Twitter diramaikan dengan tagar #BersihkanShopeeDariBukuBajakan. Tagar ini bermula dari unggahan akun @BukuMojok berisi foto yang menunjukkan beberapa buku dijual sangat murah di salah satu e-commerce. Salah satunya buku Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer yang dijual seharga Rp 25.500.

Unggahan tersebut banyak mendapat komentar beragam. Hal ini sangat disayangkan oleh penggerak literasi, baik penulis, industri, dan penikmat buku. Buku bajakan yang dijual bebas dianggap menodai proses kreatif dari sebuah perjalanan karya intelektual. Barangkali banyak yang belum mengetahui bahwa sebuah buku hadir setelah melampaui proses panjang dan melibatkan banyak pihak.

doofinder.com
beritaistan.com

Fenomena buku murah di toko dalam jaringan (daring) adalah satu dari bukti kualitas produk yang luput dari kurasi. Padahal jelas dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta tertulis segala bentuk kekayaan intelektual di bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra dilindungi secara hukum dari segala pentuk pembajakan.

Regulasi tersebut sangat kontradiktif dengan keadaan di lapangan. Secara terbuka para pelapak tidak bertanggung jawab bisa bebas menjual barang bajakan di berbagai toko daring. Tidak hanya soal pembajakan, tapi juga soal kualitas barang yang dijual. Tidak sedikit banyak konsumen yang kecewa dengan barang yang diterima ternyata tidak sesuai dengan yang dipajang.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita meminta para pelaku e-commerce untuk melakukan kurasi demi menjaga kualitas barang yang dijual, seperti dilansir dari Antaranews (15/10).

Terlebih, saat ini tren belanja daring sudah meningkat pesat, otomatis jumlah pembeli akan semakin banyak. Apabila hal ini tidak diimbangi dengan kualitas penjual dan barang, dikhawatirkan akan mengikis kepercayaan konsumen berbelanja secara daring.

Sebagai pelaku industri, Handhika Jahja, Director Shopee Indonesia, mengatakan proses kurasi selama ini telah terjalankan. Pihaknya mengatakan selalu terbuka dengan para penjual dan konsumen yang didominasi oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Untuk kurasi kami ada tim merchandising, tim pengembangan sistem yang dapat memperlihatkan penjualan, rating, dan penjual itu sendiri,” katanya.

Dari sisi lain, konsumen diminta bijak dan teliti dalam membeli suatu barang. Jangan sampai silau dengan harga murah yang ternyata barang tersebut adalah barang bajakan yang merugikan banyak pihak.

Penulis Ananda Astri Dianka 

Selasa 15 Oktober 2019

Editor: Warsito (Wnp)

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments