Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

BIMA CABANG PRAMBANAN BERKEDOK KOPRASI TAPI TIDAK PUNYA HATI

Banyak masalah rumah tangga yang timbul akibat terjerat oknum koperasi nakal. Tak jarang ibu rumah tangga pinjam uang dikoprasi tanpa izin suaminya dan timbul permasalahan keluarga berujung pertengkaran.

“Biasanya terjadi di masyarakat terutama ibu-ibu nih, yang pinjam di luar sepengetahuan suaminya. Begitu bunganya (tinggi) terjadi penagihan akan berakibat kepada kepada permasalahan keluarga. Ini yang harus diwaspadai,”

Seperti contoh ibu AR ini yang pinjam di Koprasi BIMA Cabang Prambanan, tanpa sepengetahuan suami bisa acc. dengan bermodal BPKB Motor nya ibu AR meminjam uang ke Koprasi BIMA sebesar Rp. 3.000.000 ( Tiga Juta Rupiah ) dan hanya menerima Rp. 2.500.000 ( dua juta lima ribu rupiah ) dengan jangka waktu 12 bulan dan perbulan angsurannya Rp. 401.000 ( empat ratus seribu rupiah ) dan ibu AR sudah mengangsur 7 x angsuran dengan lancar dan pada pertengahan tahun usaha ibu AR bangkrut sehingga mengakibatkan keterlambatan 4 mau ke 5 angsuran, dengan jatuh tempo tanggal 20 Desember 2019 akan tetapi belum sampai dengan jatuh tempo Koprasi BIMA Cabang Prambanan, sudah mengeluarkan surat tugas dari Minto Agung Mulyono selaku BRANCH MANEGER, ke Dian Yulianto selaku COLLECTOR/REMEDIAL yang intinya untuk menarik 1 unit sepeda motor Honda REVO,

Saat media ini mendatangi kantor koperasi BIMA 3 Desember 2019 kebetulan bersama ibu AR yang ingin melunasi hutang-hutangnya di Koperasi BIMA tersebut tetapi sangat disayangkan tanggapan dari pihak PT. BIMA MULTIFINANCE kurang mengenakkan dan cetus ibu AR ingin bertemu meneger PT. BIMA tidak bisa yang menemui hanya lah Dian Yulianto selaku COLLECTOR, yang mana hutang tersebut bila di lunasi ibu AR harus membayarkan uang sebesar Rp. 3.093.500 ( tiga juta sembilan puluh tiga ribu lima ratus rupiah ) dan BPKB baru bisa diambil setelah 3hari pelunasan, ibu AR ingin meminta keringan itu pun tidak bisa sedikitpun dan ibu AR harus di suruh ke kantor pusat nya di Jl Mayor Kusmantoro Bareng Lor, Klaten Selatan.

Saat ibu AR menjelaskan ke media ini saya awalnya usaha tembakau mas ini kan para petani dan pengeranjang tembakau pada rugi, dan saya juga kena rugi dan bisa sampai macet kreditnya lah saya sudah bayar secara lancar selama 7bulan dan semenjak musim tembakau memang saya belum ngangsur karena tidak punya uang mas, dan ini saya dapat uang dari jual kayu dan bambu di kebun sama pinjam uang tetangga yang rencananya mau ambil melunasi BPKB saya di PT. Bima Multifinance, padahal hutang pokok saya tinggal 1.851.588 ( satu juta delapan ratus lima puluh satu ribu lima ratus delapan puluh delapan rupiah ) ini menjadi Rp. 3.093.500 ( tiga juta sembilan puluh tiga ribu lima ratus rupiah ) kalau menjadi segitu kan uang saya kurang mas ini saya cuman punya uang Rp. 2.300.000 ( dua juta tiga ratus ribu rupiah ) sedangkan pak Dian Yulianto tidak bisa di nego untuk minta keringanan sedikit pun, pungkasnya.

Saat Dian Yulianto selaku COLLECTOR REMEDIAL PT. Bima Multifinance ditemui media ini dengan nada cetus dia menyampaikan tidak bisa dinego karena ini sudah menjadi ketentuan, dan ibu AR ini saya bingung di bantu cari pinjaman tanpa sepengetahuan suami bisa cair kok malah seperti ini saya sudah ngomong ke ibu AR untuk kasih angsuranya jangan blong 4bulan kaya gini nanti bunganya tak nego kan dengan kantor tapi gak di angsur-angsur dan kamu menunjukkan kartu PERS ke saya maksudnya apa mau nya apa kalau mau nego ya sana nego dikantor pusat Klaten, ketemu pak Didik karena ini sudah tidak bisa nego lagi ini sudah pengamanan unit cetusnya dengan nada marah dan tinggi.

Sementara Warsito Menjelaskan apabila pihak koprasi mempersulit kita langsung ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga Negara yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan baik di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank seperti Asuransi, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya.

Secara lebih lengkap, OJK adalah lembaga independen dan bebas dari campur tangan pihak lain yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 21 tersebut,pungkasnya.

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments