Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Ancam Presiden Jokowi di Medsos, IRT di Batam Menangis Ditangkap Polisi

Ancam Presiden Jokowi di Medsos,
IRT di Batam Menangis Ditangkap Polisi

BATAM,-Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Batam, Kepulauan Riau ditangkap polisi lantaran menyebarkan ujaran kebencian di akun media sosial. Kepada polisi, pelaku Uun Nofri itu mengaku menyebarkan postingan orang lain yang berisi ujaran kebencian dan ancaman kepada Presiden Jokowi karena kecewa dengan kondisi ekonomi saat ini.

Uun kini hanya bisa menyesali perbuatannya setelah harus mendekam di Mapolda Kepri. Uun ditangkap petugas Subdit V Cyber Crime Ditriskrimsus Polda Kepri di rumahnya kawasan Bengkong, Batam dengan tuduhan menyebarkan ujaran kebencian dan melanggar Undang-Undang ITE.

Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kepri, Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan, tim cyber crime yang melakukan penyelidikan akhirnya bisa mengamankan Uun dengan barang bukti satu buah telepon seluler dan screenshot postingan.

“Pelaku pembuat video dan yang memposting ujaran kebencian tersebut diketahui berada di Provinsi Aceh. Saat ini, sedang dilakukan penyelidikan oleh Polda Aceh,” katanya, Selasa (16/6/2020).

Kepada polisi, tersangka mengaku menyebarkan postingan milik orang lain di akun media sosial Facebook. Pelaku Uun juga menyebarkan video yang berisi makian kepada Presiden Jokowi, Polri dan TNI ke berbagai grup media sosial lainnya.

“Saya hanya iseng saat menyebarkan video ucaran kebencian tersebut tanpa ada niat lain,” katanya.

Menurut tersangka, tindakan itu dilakukan secara spontan karena mengingat biaya hidup semangkin tinggi dan kecewa terhadap Presiden Jokowi. Tersangka Uun juga menangis dan meminta permohonan maaf kepada presiden dan insitusi yang terkait atas postingan video yang disebarnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka penyebar ujaran kebencian dan ancaman kepada presiden akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik UU ITE) serta hate speech dengan ancaman pidana enam tahun penjara serta denda Rp1 miliar.

 

Editor : Umy

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments