Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

ANAK-ANAKKU, SUATU HARI NANTI KETIKA KALIAN MELIHATKU TUA RENTA

Foto Oleh : Warsito Nusantoro Pamungkas

“Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh” Semoga Allah Melimpahkan keselamatan, Rahmat dan Keberkahan untukmu.

RENUNGAN MALAM— Suatu hari nanti, kalian akan melihatku tua renta, dengan pola yang tidak logis, jika hari itu datang, aku mohon berikan sebagian waktumu untuk memperhatikanku, berikan pula sebagian kesabaran kalian untuk memahamiku. Saat tanganku mulai bergetar-getar, sehingga seringkali makananku jatuh ke dadaku, saat aku tidak kuat lagi memakai bajuku sendiri, tidak bisa makan sendiri, maka hiasilah sikapmu dengan kesabaran mengurusku dengan penuh senyuman, jangan kalian memperlihatkan wajah kalain cemberut.

Warsito, Sumiyati , Tri widodo

“Ingatlah dulu ketika ibu dan ayah bertahun-tahun lamanya mengajarimu hal-hal yang tidak bisa kulakukan di hari ini. Jika aku tidak lagi rapi dan wangi; jangan salahkan aku. Tapi ingatlah di masa kecil kalian, bagaimana orang tua selalu berusaha menjadikan kalian rapi dan wangi. Jangan menertawakan orang tuamu bila kalian melihat orang tua tidak tahu atau tidak paham tentang perkembangan zamanmu saat ini.

Tapi jadilah kalian mata dan pikiran orang tua, agar orang tua bisa menutupi ketertinggalan kalian, ayah dan ibu dahulu yang telah mendidik kalain , ayah dan ibu dulu yang mengajari kalian bagaimana menghadapi hidup ini. Ayah dan ibu lah yang dulu mengajari kalian apa yang harus ayah ibu lakukan waktu itu, dan saat ini ayah dan ibu membutuhkan kalian saling rukun menjaga persaudaraan kalian bertiga.

Janganlah kalian bosan dengan lemahnya ingatan ayah dan ibu, lambatnya kata-kata dan pikiran ayah dan ibu saat berbicara dengan kalian. Karena yang membahagiaan ayah ibu saat ngobrol dengan kalian sekarang ini; adalah kebersamaan ayah ibu dengan kalian saja. Bantulah ayah ibu untuk mendapatkan keinginan kalian.

Saat kedua kakiku tidak patuh lagi untuk membawaku ke tempat yang kuinginkan; jadilah kamu seorang yang penyayang… Ingatlah bahwa aku dahulu menuntunmu berkali-kali agar engkau mampu berjalan, Maka jangan kalian malu menuntunku saat itu, karena nanti juga kamu akan mencari orang yang menuntunmu.

Ingatlah, di umurku ini aku tidaklah menginginkan kehidupan sepertimu, tapi simpelnya, aku hanya menunggu kematian. Maka, temanilah aku, jangan kau campakkan aku. Saat kamu ingat kesalahan-kesalahanku; ingatlah bahwa tidak ada yang kuinginkan darinya kecuali kebaikan untukmu.. maka, sesuatu yang paling baik kau lakukan untukku saat ini adalah memaaafku, menutupi aibku.. semoga Allah memaafkanmu dan menutupi aibmu.

“Sungguh tawa dan senyumanmu masih terus membuatku bahagia seperti dulu.. oleh karena itu, jangan halangi aku untuk menemanimu. Aku dahulu bersamamu saat kamu dilahirkan.

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia, dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu-bapakmu dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al-Israa` [17]: 23)

Bahkan, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa berbakti kepada kedua orangtua termasuk amaliah yang paling dicintai Allah swt.. Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud ra., dia berkata: “Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw.: ‘Amaliah apa yang paling dicintai Allah?’ Rasulullah menjawab: ‘Shalat pada waktunya.’ ‘Lalu apa lagi?’, tanyaku. Beliau menjawab: ‘Berbakti kepada kedua orangtua.’ ‘Lalu apa lagi?’, tanyaku. Beliau menjawab: ‘Jihad fii sabilillaah (di jalan Allah).’”

Rasul saw bersabda, “Jika seseorang mati, maka amalnya terputus, kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan dan anak shalih yang mendoakannya,” (HR Muslim, No. 3084).

“Maka, hendaklah kamu bersamaku saat aku mendekati kematian.

“Ya Rabb, ampunilah aku dan kedua orang tuaku…

“Sayangilah mereka berdua, sebagaimana mereka telah mendidikku (dengan kasih sayang) saat aku kecil.”

Ditulis Oleh ; Warsito Nusantor Pamungkas

Terkait

Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian Dengan Skala yang Lebih Luas

Januari 11, 2021

JAKARTA --| Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian dengan Skala yang Lebih Luas. Pada 11 Januari 2021 Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021, Senin...

BABINSA BERI WASBANG SECARA VIRTUAL

Oktober 26, 2020

Boyolali,- Mengingat pentingnya wawasan kebangsaan bagi siswa, juga kondisi yang tidak memungkinkan untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar dengan bertatap muka, saat ini Babinsa Koramil...

Dirlantas Polda Metro Jaya Siapkan Pos Pengamanan Saat Cuti Bersama

Oktober 25, 2020

Jakarta| Dirlantas Polda Metro Jaya siapkan Sebanyak 15 pos pengamanan disiapkan Polda Metro Jaya saat libur cuti bersama. Titik posko tersebar di jalan tol dan beberapa titik jalan...

Oknum Polri Berpangkat Kompol Jadi Kurir Narkotika

Oktober 25, 2020

Pekanbaru, |Dirresnarkoba Polda Riau Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu yang melibatkan anggota Polri dengan barang bukti sebanyak 16 kilogram, dan mengamankan dua tersangka, pengungkapan...

Pemdes Arse Simatorkis Tentukan Titik Rencana Pembangunan Jembatan Gantung

Oktober 24, 2020

Sabtu, 24 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas,-Pemerintahan Desa Arse (Pemdes) Simatorkis Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas) tentukan titik rencana pembangunan jembatan gantung...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments