Aksi Dorong Massa Dengan Pihak Kepolisian Depan Gedung KPK Akhirnya di Propamkan

Sen, 13 Jan 2020 10:00:01pm [update-viewer] author Berita Istana
IMG-20200113-WA0212

Aksi Dorong Mendorong Massa Dengan Pihak Kepolisian Depan Gedung KPK Akhirnya di Propamkan

Senin 13 Januari 2020| Penulis : Bonardon Nasution | Editor ; Warsito Nusantoro Pamungkas

BERITAistana.com

JAKARTA– Aksi Unjuk Rasa dari FORMASU (Forum Mahasiswa Sumatera Utara) Jakarta & Sekitarnya bersama GERMAPA-PALAS (Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Padang Lawas) Jakarta Sekitar, Koordinator Lapangan M. Zulsaddam Nasution Via pesan WhatsApp nya kepada BERITAistana.com awalnya mereka melakukan aksi Unjuk rasa perihal Tuntunan “Usut Tuntas Dugaan Keterlibatan Bupati Padang Lawas Pada Kasus dugaan Suap dan Gratifikasi oleh Eks. Sekretaris MA Nurhadi” pada tanggal (13/01/2020) Senin siang, di depan gedung KPK RI.

Kronologis Kejadian:

Awalnya aksi yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 13 Januari 2020 dimulai sekitar Pukul 13.00 Wib berjalan lancar dan tertib. Berjalan 10 menit kemudian sekitar Pukul 13.10 Wib setelah saya ambil alih massa aksi kemudian terjadilah sedikit gesekan antara kami massa aksi dengan pihak Kepolisian, yaitu bermula ketika massa aksi berkehendak ingin membakar Ban di depan halaman gedung KPK RI. Melihat hal tersebut tanpa sebab/alasan yang jelas dilarang oleh pihak kepolisian. Padahal sudah kita tahu bersama bahwa itu adalah hal yang lumrah bagian dari komponen media penyampaian Aspirasi.

Kemudian sekitar Pukul 13.30 Wib tarik menarik dorong mendorong antara kami massa aksi dengan pihak Kepolisian. Oleh karena saya selaku Koorlap ditariklah oleh salah satu oknum anggota Polsek Setiabudi Jakarta Selatan dan sengaja menjatuhkan saya ke Aspal Jalan dengan memegang kedua Pundak saya yang mengakibatkan saya jatuh kelempar hingga terjadilah pendarahan di kening atas saya sebelah kanan. Selain dari kesengajaan Oknum Polisi menjatuhkan saya, mereka juga menendang dan memukul wajah saya sekali dengan sangat keras. Hingga setelah kejadian tersebut kami langsung membubarkan diri dan membuat laporan ke Div. Propam Mabes Polri (Video terlampir)

*HARAPAN:*

– Saya meminta kepada Bapak Kapolri Jend. Idham Azis agar mengevaluasi oknum-oknum Polisi yang bertindak represif. Karena kejadian ini sudah banyak sekali dialami oleh kawan-kawan mahasiswa sebelumnya, tidak hanya saya tapi di daerah seluruh Indonesia.
– Oknum Polisi yang sengaja menjatuhkan saya hingga menyebabkan luka/kecelakaan agar diberikan sanksi hukum dengan sepantasnya dan juga dengan Kapolsek setia Budi supaya dicopot dari jabatannya karena dianggap tidak bisa membereskan anggotanya.
– Saya selaku korban atas tindakan represif ini berharap mendapat keadilan dari pihak yang berwajib.

Demikian surat pengaduan yang saya buat dengan harapan Bapak Kadivpropam bisa menindaklanjuti pengaduan saya dan dapat memberikan Sanki kepada oknum tersebut dengan sepantasnya jelas Saddam Berharap. (Bonardon)

Share this :

Baja Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed

[bigthumb]

Orang yang Pintar dan Hebat Sering Kalah Dengan Orang Penjilat

Sel, 21 Jan 2020 07:17:29pm [myexcerpt]
[bigthumb]

Ganjar Larang Rumah Sakit Tolak Pasien Miskin

Sel, 21 Jan 2020 06:03:29pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Ganjar Lantik 14 Pejabat, Setahun Tidak Perform Langsung Copot

Sen, 20 Jan 2020 09:19:57pm [myexcerpt]
[bigthumb]
[bigthumb]

Anggota DPRD Jabar Kunjungi Ganjar, Saling Lempar Pujian

Sen, 20 Jan 2020 07:41:03pm [myexcerpt]
[bigthumb]

Berita Terbaru

International

Fokus

Sorry, we couldn't find any posts. Please try a different search.

Visitor