Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

Pemilik Rumah Berlantai 2 Belum Mau Mundur dari Penerima Bansos

Berita Jawa Tengah

Achmad Syauqi – detikNewsJumat, 20 Des 2019 15:50 WIB

Foto: Rumah berlantai dua di Klaten yang ditempeli stiker keluarga miskin (Achmad Syauqi/detikcom)
Foto: Rumah berlantai dua di Klaten yang ditempeli stiker keluarga miskin (Achmad Syauqi/detikcom)

Klaten – Rumah mewah berlantai dua di Klaten, Jawa Tengah, jadi sorotan karena ditempeli stiker keluarga miskin. Pemilik rumah Erna Musriyatun (36) mengaku belum akan mundur dari penerima bantuan pangan non tunai (BPNT). Apa alasannya?

“Belum mundur, sebab belum lama saya menerima dan yang lain sudah banyak sejak lama,” kata Erna saat ditemui detikcom di rumahnya, Dusun Telukan, Desa Wanglu, Kecamatan Trucuk, Klaten, Jumat (20/12/2019).

Baca juga:Duh, Rumah Berlantai 2 di Klaten Ditempeli Stiker Keluarga Miskin
Erna pun tak mempermasalahkan stiker tanda keluarga miskin itu ditempel di dinding rumahnya. Sebab, dia mengaku baru menerima bantuan beras dan telur sejak terdaftar sebagai penerima bantuan pangan non tunai itu.

“Yang bangun bapak (Marino) dari hasil klumpuk-klumpuk (menabung). Kami orang kecil,” tukasnya.

Erna mengaku rumah berlantai dua itu dia bangun dari hasil bekerja sebagai buruh tani dan buruh serabutan bersama suaminya Marino (36). Hingga saat ini dia mengaku belum menempati rumah mewah tersebut.

“Belum saya tempati. Ini nunggu di rumah ibu dulu,” ujar Erna seraya menunjukkan rumah ibunya Reso Sitik yang berada persis di samping rumahnya.

Foto: Rumah berlantai dua di Klaten yang ditempeli stiker keluarga miskin (Achmad Syauqi/detikcom)
Pantauan detikcom di lokasi, rumah milik Erna itu terlihat paling megah dibandingkan tetangga kanan-kirinya. Rumah berlantai dua itu dicat dengan warna hijau dengan hiasan keramik di dinding maupun lantainya.

Rumah itu juga memiliki beranda dengan hiasan pagar besi. Sementara rumah yang ditinggali ibu Erna, juga berkeramik dan terlihat ada dua sepeda motor terparkir di dalamnya.

Baca juga:Mensos Juliari: Akan Ada 10 Juta Penerima PKH Tahun Depan
Berbeda dengan Erna, di Dusun Posakan Timur, Kecamatan Cawas, ada rumah yang belum diplester dan masih beralaskan tanah yang tidak ditempeli stiker keluarga miskin. Rumah berukuran 4X7 meter itu dihuni Dwi Sularsih dan anaknya.

“Baru sekitar tiga tahun tinggal di dusun. Dulunya di kecamatan lain,” kata tetangga Dwi, Slamet Widodo.

Pemilik Rumah Berlantai 2 Belum Mau Mundur dari Penerima Bansos

Foto: Rumah belum berplester dan beralaskan tanah di Klaten tidak ditempeli stiker keluarga miskin (Achmad Syauqi/detikcom)
Slamet mengatakan rumah tetangganya itu belum terdata sebagai warga miskin. Diduga karena Dwi belum memiliki Kartu Keluarga (KK) sendiri usai pindahan.

“Namun kelihatannya sudah didata dan diajukan beberapa waktu lalu. Hanya mungkin belum selesai,” terangnya.

(ams/mbr)

Terkait

Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang

April 25, 2021

Jawa Timur, -Apresiasi Pemkab Malang, KD Menyebutkan Presiden Jokowi Akan Turun Langsung ke Lokasi Gempa Malang. Anggota DPR RI Dapil V Malang Raya Fraksi PDIP yang juga merupakan Diva Indonesia,...

Kapolri: Polri Beri Kekuatan Terbaik Bantu Cari KRI Nanggala 402

April 24, 2021

BALI- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri akan memberikan yang terbaik dalam upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. Saat ini, kata Sigit, Polri...

Terima Uang Sogokan Ratusan Juta Ditresnarkoba Bebaskan AMR Tumbalkan RUS

April 12, 2021

KALTENG - Penangkapan terhadap berinisial RUS oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalteng, disoal pihak keluarga karena dianggap janggal. ‎ Menurut Triyono, kepada media .........

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja

Maret 18, 2021

TORAJA_Dalam kesempatan yang sama, Presiden turut meresmikan secara virtual Bandara Pantar di Nusa Tenggara Timur_ Peningkatan aksesibilitas dan konektivitas transportasi penting artinya untuk...

Diduga Melakukan Selingkuh Oknum Lurah di Mangunan Bantul Digerebek Warganya 

Maret 7, 2021

BANTUL, – Merasa geram dengan perilaku Lurah yang diduga telah melakukan perselingkuhan dengan salah satu warga, malam tadi, Minggu (7/3/2021), sekitar 100 warga dari 6 dusun (cempluk, mangunan,...