Berita Istana - Berita Terbaru dan Terpercaya

1 ORANG PEKERJA TAMBANG PT-MITRA MAKMUR KARYATAMA TERTIMBUN TANAH

Rabu 4 Desember 2019| Editor ; Warsito Nusantoro Pamungkas

KLATEN,-Akibat lalai dan kurangnya pengawasan dari dinas terkait 1 orang oprator excavator meninggal dunia.

Satu orang pekerja tewas akibat kecelakaan kerja di lokasi tambang yang ada di Dusun Krasak, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jumat malam (29/11/2019).

Korban tewas diketahui bernama Bowo yang merupakan warga situ. Rumahnya berada di dekat kawasan penambangan.

Kronologis kejadian kecelakaan kerja ini, menurut Investigasi Ketua. LSM penggiat Lingkungan. Hidup bapak HARI, korban yang bekerja mengambil matrial pasir dibawah dengan ketinggian tebing kurang lebih 11 meter penambang tertimpa sebuah batu-batu dan. Tanah berukuran besar.

“Longsor tersebut bisa terjadi karena tingginya dinding tebing oprator hanya mengambil matrialnya di sisih bawa akibat itu bisa longsor dan menurut saya kejadian ini bukan kejadian baru kejadian ini sudah pernah terjadi pada pertengahan tahun lalu kalau dulu yang tertimpa penambang manual kalau sekarang menggunakan alat berat jenis Kobelco diduga milik Lido Jln Kaliurang, Jogjakarta. Dengan beberapa kejadian ini dinas terkait diharap untuk selalu mengawasi berjalannya tambang atau mengkaji ulang izin nya supaya tidak ada lagi korban jiwa setiap tahunnya katanya saat dihubungi jurnalis media ini cetusnya.

Saat Kapolsek Kemalang, Polres Klaten. AKP Edi dihubungi media ini melalui pesan singkat WhatsApp. Membenarkan dengan adanya kecelakaan kerja di Dusun Krasak Desa Tegalmulyo kecamatan Kemalang, izin milik pak Dianto dan korban baru dimintakan visumnya pungkasnya.

KECELAKAAN KERJA DI PT. MITRA MAKMUR KARYATAMA, DLHK JUGA DIUNDANG POLRES

Aktivitas penambangan yang dilakukan dalam berbagai bentuk Usaha dan/atau Kegiatan pada dasarnya akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Dengan diterapkannya prinsip berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dalam proses pelaksanaan penambangan, dampak terhadap lingkungan yang diakibatkan oleh berbagai aktivitas penambangan tersebut dianalisis sejak awal perencanaannya, sehingga langkah pengendalian dampak negatif dan penambangan dampak positif dapat disiapkan sedini mungkin.

Perangkat atau instrumen yang dapat digunakan untuk melakukan hal tersebut. masih dengan berita yang sama berita ke lima (5) media Berita Istana (BI) terkait kecelakaan kerja yang menelan korban jiwa di PT. Mitra Makmur Karyatama yang terletak di Bantaran sungai kali Krasak, Desa Tegalmulyo kecamatan Kemalang Kabupaten Klaten.

Usaha atau kegiatan dilihat dari perspektif lingkungan hidup terbagi tiga tingkatan Indrawiyana selaku Aktivis Penggiat Lingkungan Hidup, menjelaskan saat di jumpai media ini, 4/12/2019.


Usaha atau kegiatan Wajib AMDAL;
Usaha atau kegiatan Wajib UKL UPL;
Usaha atau kegiatan Wajib SPPL. Usaha atau kegiatan yang mana yang wajib Izin lingkungan menurut
Pasal 36 ayat (1) Undang Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) menyebutkan “Setiap usaha dan/atau kegiatan yang wajib memiliki amdal atau UKL-UPL wajib memiliki izin lingkungan”.
Dengan demikian usaha atau kegiatan yang wajib memiliki izin lingkungan adalah:


Usaha dan/atau Kegiatan yang wajib memiliki AMDAL atau
Usaha dan/atau Kegiatan yang wajib memiliki UKL-UPL
izin lingkungan tambahnya Indrawiyana. karena ini kita belum tau proses nya PT. MITRA MAKMUR KARYATAMA, ini kan dasar awalnya Izin Perkebunan kok terus menjadi tambang dan keluar UKL UPL, itu dasarnya apa pungkasnya.

Saat media ini meng hubungi bapak Bondan selaki Kasi BLH 4/12/2019 Siap Mas, terima kasih infonya. Kemarin kami sudah chek lokasi atas perintah kadis dan sudah melaporkan secara lisan, atas kejadian tersebut tinjut dari LH kami menunggu instruksi kadis. Untuk lebih jelasnya dan tidak bisa informasi silahkan untuk langsung interview kadis mas, saya tidak punya kewenangan untuk menyampaikan, tutupnya.

Sementra saat media ini menghubungi Kadis DLHK Kabupaten Klaten, bapak Srihadi 4/12/2019 Terima kasih mas atas informasinya PT. Mitra Makmur Karyatama sudah mempunyai Ijin lingkungan berupa dokumen UKL UPL. Hari ini dari DLHk juga diundang ke Polres terkait kejadian tersebut
Ijin penjualan dikeluarkan oleh ESDM provinsi, dan terkait hal tersebut yang berwenang memberikan sanksi ya ESDM karena PT. Mitra Makmur Karyatama sudah mendapatkan izin usaha penjualan operasi produksi ( IUP OP ) dan ini kegiatan tambang di PT. MITRA MAKMUR KARYATAMA belum berjalan karena dipasang garis polisi tutupnya.

Penulis : Tim Biro Klaten

Terkait

Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian Dengan Skala yang Lebih Luas

Januari 11, 2021

JAKARTA --| Presiden: Lakukan Pembangunan Pertanian dengan Skala yang Lebih Luas. Pada 11 Januari 2021 Presiden Jokowi saat meresmikan Pembukaan Rakernas Pembangunan Pertanian Tahun 2021, Senin...

BABINSA BERI WASBANG SECARA VIRTUAL

Oktober 26, 2020

Boyolali,- Mengingat pentingnya wawasan kebangsaan bagi siswa, juga kondisi yang tidak memungkinkan untuk melangsungkan kegiatan belajar mengajar dengan bertatap muka, saat ini Babinsa Koramil...

Dirlantas Polda Metro Jaya Siapkan Pos Pengamanan Saat Cuti Bersama

Oktober 25, 2020

Jakarta| Dirlantas Polda Metro Jaya siapkan Sebanyak 15 pos pengamanan disiapkan Polda Metro Jaya saat libur cuti bersama. Titik posko tersebar di jalan tol dan beberapa titik jalan...

Oknum Polri Berpangkat Kompol Jadi Kurir Narkotika

Oktober 25, 2020

Pekanbaru, |Dirresnarkoba Polda Riau Pengungkapan kasus narkoba jenis sabu yang melibatkan anggota Polri dengan barang bukti sebanyak 16 kilogram, dan mengamankan dua tersangka, pengungkapan...

Pemdes Arse Simatorkis Tentukan Titik Rencana Pembangunan Jembatan Gantung

Oktober 24, 2020

Sabtu, 24 Okt 2020 | Penulis : Bonardon Padang Lawas,-Pemerintahan Desa Arse (Pemdes) Simatorkis Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas (Palas) tentukan titik rencana pembangunan jembatan gantung...

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments